
HAII READERKU TERSAYANG...JANGAN LUPA LIKE, KOMMEN, VOTE NYA YA YA KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
LOPE U FULLL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT...
" Ya ampun yang, sejak kapan aku mendua". Ucap Dika sambil mendekati istrinya.
" Tau ah". Sahut Yuli sambil meletak kan ponsel di nakas dan langsung tidur memunggungi Yuli.
Dika yang karena masih mempertahan kan egonya, ikut tidur membelakangi Yuli.Yuli pun masa bodo, ia hanya ingin Dika sadar.Kalau ia selama ini tak seperti Yang Dika pikirkan sebab terlalu curiga berlebihan dengan Alan dan Jason.
Dika tak bisa memejam kan mata nya, ia sebenar nya ingin minta maaf.Namun ia urungkan karena menurut nya kali ini Yuli yang salah.
Karena bosan dan tak dapat memejamkan mata nya .Yuli bangun dari tempat tidur, dan berlalu keluar kamar.Karena ia ingin menonton drakor bareng wanita cantik lain nya.
" Aku boleh gabung nggak"? Tanya Yuli tiba tiba.
Rika dan Riani terkejut, mereka kira Yuli sudah tidur ternyata belum.
" Ah akhirnya personil kita sudah lengkap". Sahut Rika
" sini sayang". Ajak Riani.
Sementara Dika yang belum tidur, mendengar kalau Yuli keluar dari kamar.Ia pun membuka pintu kamar sedikit, hanya untuk mengecek istrinya itu.Ia melihat Yuli duduk nonton dengan mama dan mertuanya.
Dika tampak sangat kesal kepada istrinya itu, bukan nya membujuk dirinya ini malah di tinggal.
"Punya istri kok gini amat ya, bukan nya di sayang sayang, eh ini malah di tinggal".Ucap Dika sambil mengacak rambut nya frustasi.
Ia pun tak bisa tidur dan memutuskan memainkan ponsel nya.Sambil menunggu istrinya di tempat tidur, ia ingin membahas masalah mereka.Dika tak sanggup jika harus bertengkar dengan istrinya itu.
" Ayo kita tidur yuk, udah ngantuk". Ajak Rika
" Iya ayo aku juga sama, Yul kamu juga tidur sana nak". Suruh Riani.
"Iya mami sama mama lebih dahulu, aku mau putar teh dulu deh kayanya". Yuli memberi alasan.
Akhirnya tinggalah Yuli sendiri di ruang nonton tersebut.Ia nonton sambil berbaring di karpet bulu, hingga tak sadar karena matanya juga sudah tak bisa di kompromi lagi.
Dika yang dari tadi menunggu istrinya itu, namun tak kunjung datang.Padahal jam sudah menunjukan pukul 23:45, namun tanda tanda kehadiran Yuli tak ada.
Karena bosan menunggu, Dika membuka pintu kamar dan mengecek keadaan di bawah .Ia melihat televisi masih menyala, namun tak ada orang.Karena penasaran Dika mendekati tempat tersebut, ia terkejut karena istri cantik nya itu tertidur di bawah lantai dengan televisi masih menyala.
" Ya ampun sayang, kok bisa sampe tertidur di sini sih". Ucap Dika sambil menggeleng kepala.
Karena tak ingin menggangu bobo syantik istrinya itu, Dika pun memutuskan menggendong nya ke kamar.Ia berjalan perlahan takut istrinya terbangun, ia tersenyum melihat wajah polos istri nya itu.
" Aduh cantik nya istri ku ini, pantasan banyak mata pria mesum naksir kepadanya". Gumam Dika
__ADS_1
Alan yang hendak keluar mengambil air, terkejut karena Dika menggendong Yuli kekamar mereka.
" tuh pengantin baru ngapain pake gendongan segala, kan tadi sudah di kamar.Ya Tuhan semoga esok lusa aku nggak gila seperti mereka".Gumam Alan sambil menggeleng kepala.
Dika menidurkan Yuli diranjang lalu menyelimuti dirinya.Ia mengecup kepala istrinya itu.
" Sayang maafin aku ya, jika perbuatan ku dulu masih membekas di hati kamu.Tapi kamu kan tahu alasan nya, lagian nggak terjadi apa apa antara aku sama dia". Gumam Dika sambil menatap wajah polos Yuli.
Dika pov
"Hei cewe sialan kenapa sih, kamu selalu dekat sinta.Asal kamu tahu aku paling tak suka jika kekasih ku dekat dengan wanita seperti mu". Sarkas ku kepada Yuli.
Aku melihat air mata menggenang di pelupuk matanya.Aku sebenar nya merasa sakit melihat kesedihan yang aku berikan kepadanya, namun demi menjaganya aku rela menyakiti hatinya.
Aku kesal jika ada pria lain yang memberi perhatian padanya, apalagi jika itu sahabat ku sendiri Alan.
Namun apa daya ku bukan membahagiakan nya, aku malah menyakiti hatinya berulang ulang kali.
Kadang aku menunjukan kemesraan ku dengan Sinta, agar ia cemburu.Dan benar terlihat dari wajah nya, ia sedih namun sebisa mungkin untuk tersenyum.
Aku sadar jika cara yang ku pakai salah, aku takut ia akan semakin menjauh dari ku.Aku tak ingin itu semua terjadi, aku pun memberanikan diri untuk menyatakan cinta padanya.Dan ia pun mau menerima menerima diriku.
Aku berhubungan dengan Sinta karena ingin menjaga Yuli dari sikap arogan nya Sinta.Dengan berhubungan dengan Sinta, aku pikir bisa menjaga Sinta namun ternyata aku salah.
Perbuatan ku di masa lalu ternyata masih membekas sampai sekarang.Sampai malam ini aku mendengar langsung dari bibir nya.
Aku yang kesal karena keras kepalanya, aku pun tak sadar dan membentak nya Dan oh Tuhan aku menyakiti hatinya.
" oh jadi gara gara dia kamu berani marah kepadaku, dengan sikap kamu begini aku jadi ingat perbuatan mu dulu padaku". Ucap nya sambil menatap ke arah ku.
Ya Tuhan apa yang telah ku lakukan dulu, sehingga luka itu masih membekas di memori istri ku.
" Sayang aku minta maaf bukan seperti itu". Ucap ku lirih yang menyesali perkataan ku kepadanya tadi.
" Hemm kamu pikir aku tak punya mantan terindah". Ucap nya santai.
Jujur hati ku tak terima, karena ia pernah menyukai orang lain selain diriku.Apalagi saat aku menghilang selama lima tahun.
padahal kalau di pikir, ia melakukan tanpa aku tahu.Namun aku melakukan dengan Sinta di hadapan nya.
Ya Tuhan, aku memang pria yang tak tahu bersyukur, bahkan aku tak suka jika ia tersenyum pada pria lain.Sedangkan aku dulu memeluk bahkan mencium Sinta di hadapan nya.
Aku tak tahu apa besok, ketika dirinya bangun .Apakah ia akan memaafkan suaminya yang tak tahu bersyukur ini.
Ya Tuhan, ampunilah diriku yang tak tahu bersyukur ini, jangan pisah kan aku dari istri ku.
(Maaf author tak kan pernah menceritakan soal pelakor dan pebinor.Karena author paling benci dengan dua kata itu)
Dika pov end...
Author pov..
__ADS_1
Dika yang sudah tak bisa menahan kantuk, ikut terlelap di samping istrinya itu.Dika memeluk erat tubuh istrinya itu, karena jujur Dika tak bisa jauh dari nya.
Yuli yang sebenar nya sudah sadar, karena ia terbangun saat Dika menggendong tubuh nya tadi.Namun ia masih kesal dengan suami yang membentak tadi
Yuli tak membalas pelukan Dika, bahkan ia membelakangi nya.Ia kesal kepada suami nya karena hal yang tak ia lakukan namun menurut Dika ia lakukan.
" kenapa semua kaum pria tega ya,jika mereka lakukan dengan cepat pasti di maafkan, tapi jangan coba jika wanita biar pun tidak sekalipun pasti selalu salah".Batin Yuli dalam hati.
Di tempat Lain Lika tak bisa tidur, pasal nya malam ini kupu kupu sedang berterbangan di kepalanya.Ia masih mengingat saat tadi Jason dan orang tuanya datang melamar dirinya.
Flash back on...
Di kediaman Handoyo mereka kedatangan tamu yang hendak melamar anak gadis satu satunya Lika Handoyo.
" Selamat malam". Sapa Samuel
" Selamat malam Tuan dan nyonya Erlangga selamat datang di kediaman Handoyo.Ayo Silahkan masuk". Sahut Ella bundanya Lika
Mereka pun masuk dan duduk di ruangan tamu yang sangat nyaman dan minimalis.Sementara Jason celingak celinguk mencari belahan jiwanya.
Dina tersenyum melihat tingkah anak nya itu.
" Jangan di cariin, dikit lagi pasti nongol orang nya". Goda Dina
Wajah Jason memerah, pasal nya mama nya menggoda langsung di depan camer nya.
" Eh mama apaan sih".Sahut Jason setengah berbisik.Ia kesal dengan mulut mama nya yang kelewat jujur, sampe sampe membuat nya malu di hadapan mertuanya itu.
Ella tersenyum, melihat wajah Jason yang malu kepadanya.
" Malam semuanya". Sapa seorang gadis cantik
" Lho sayang wajah kamu kok seperti itu"? Tanya Dina heran.
" Hemm Lika gugup ma". Ucap Lika manja.
" Aduh gemesin banget sih calon mantu ku, ayo duduk di samping mama.Hei Jason , cepat kau cari tempat aku ingin duduk di samping menantuku".Ujar Dina sambil mengibaskan tangan nya agar Jason menjauh.
"Bunda aku duduk nya sama Bunda saja, boleh". Ujar Jason memelas.
Ella tertawa melihat wajah Jason yang sok imut.Ella pun menganggukan kepala, pertanda menyetujuinya.
" Sini duduk di samping Bunda, kalian tuh ya udah gede tingkah nya masih kaya bocah.Kalau gitu lebih baik jangan dulu minta kawin". Ejek Ella.
" Eits jangan dong Bun". Sanggah Jason cepat.
Sedangkan Samuel hanya tertawa, melihat tingkah anak anak nya itu.
" Mmm, mohon maaf sebelum nya, nyonya Handoyo jika kami sekeluarga mengganggu waktu anda". Ucap samuel.
" Emm nggak papa kok tuan erlangga, saya senang jika anda semua sudah bersedia datang ke sini". Ujar Ella.
__ADS_1
" Iya jadi maksud dan tujuan kami kesini, untuk melamar putri anda Lika untuk Jason anak kami". Ujar Samuel serius.
" Ini murni kemauan mereka berdua, tanpa campur tangan siapapun.Jadi kita sebagai orang tua tinggal melanjutkan niat baik mereka,sebelum terjadi hal yang tak di ingin kan". Sambung samuel lagi.