
VOTE GUYS...
TERIMA KASIH TERSEYENG
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
" Jadi gimana Yang,masih mau pulang atau tetap disini dulu"? Tanya Davin memastikan
" Emm aku sih tergantung Mama saja,kalau Mama pulang ya aku juga dong". Sahut Silvia
" Ayo semuanya kita makan dulu Yuk."Ajak Lika dan Yuli yang ternyata sedang menyusun makanan di atas meja.
Kini mereka semua menuju meja makan ,Rino yang baru pertama melihat masakan indonesia. Terlihat paling antusias,ia pun langsung duduk tanpa ada rasa sungkan dan malu.
Semua di ruangan itu,hanya bisa geleng kepala.Sedangkan Lika mengajak Silvia duduk di sampingnya ,hanya karena Davin yang ingin menempel layak nya prangko.
Ia memaksa Silvia untuk duduk di samping nya,semua orang diruangan itu hanya menggelengkan kepalanya.
"Vivin duduk dekat aku ya,lagi pengen di samping kamu". Pinta Davin.
""Ishhh enak saja kamu ya Vin,Via kan anak tante ya duduk nya bareng tante dong masa sama kamu".Ejek Lika
" Ya Tante mah tega ,sekali kali mengalah sama yang muda dikit apa nggak bisa tante "? Tanya Davin memelas
" Enak saja kalau ngomong,dia itu anak tante milik tante bukan punya kamu paham"? Tanya Lika
" Aisssh tante sudah lah mengalah ya ya plis". Davin memohon.
__ADS_1
" Ya Ampun sayang itu beneran anak kita,kenapa bisa memalukan seperti itu". Tanya Yuli kepada Dika sambil menatap kearah Davin.
" Iya sayang benar tak salah itu memang anak kita,aku jadi menyesal lho ijinkan dia ke Amerika.Karena saat pulang dari sana otaknya langsung bengkok ,aduh nak kamu sudah menjatuhkan harga diri keluarga Hadiwinata ". Ujar Dika sedramatis mungkin.
" Hemm nasib kita Yang,jadi ya pasrah saja". Yuli menimpali.
Sedangkan Davin masih saja memohon untuk duduk di samping Silvia ,namun Lika masih tetap pada pendiriannya. Rino yang dari tadi sudah tak bisa menahan lapar,dan ingin mencoba makanan lezat di hadapannya.
Namun apalah daya dirinya yang hanya menumpang ,jika sang empunya rumah belum suruh kita mah bisa apa.
" Ishh bisa tidak makan dulu ribet sekali sih jadi orang ,aku makannya sama Kak ini saja deh". Ujar Silvia sambil mendekati Rino.
Silvia belum tahu nama panggilan Rino ,yang ia tahu pria tersebut datang bersama dengan Davin.Rino yang di dekati Silvia tersenyum senang ,kapan lagi bisa dekat dengan wanita yang buat Davin Hadiwinata klepek klepek.
" Sini saja Kakak ipar,aku orang tidak ribet seperti yang lain kok". Rino membanggakan dirinya ,yang mana membuat Davin meradang.
Davin kesal karena Rino sepertinya sedang tebar pesona ,kepada Silvia dan ia sangat tak menyukainya. Dengan tatapan mematikan ia memandang kearah Rino,seolah menyiratkan jika lebih baik menghindari daripada nanti bahaya.
Rino yang sadar dengan kekesalan Davin ,memilih menggedikan bahunya seakan tak peduli. Bukankah Davin tak kan bisa mengamuk ,jika ada Silvia di dekatnya.
Dika yang tadi ada urusan sebentar ,telah kembali dan langsung menuju meja makan. Di mana semua orang duduk untuk makan,ia langsung mengambil tempat yang seperti biasa.
" Lho kok belum pada makan sih,memang nya belum pada lapar atau gimana? Terus Via kok malah duduk di situ nak,ayo pindah duduk du samping Davin. Kasihan lho anak om yang tampan ,di anggurin om kan nggak tega". Pinta Dika kepada Silvia
Mendengar permintaan Dika,Silvia hanya pasrah karena tak mungkin membantah. Jadilah sekarang Silvia sudah duduk disamping Davin,kalian pasti tahulah siapa yang paling berbahagia saat ini.
" Ahh Papa ku memang yang terbaik ,nggak nyesel tadi pasang wajah dramatis akhirnya ayang bebep kembali ke tempatnya ". Gumam Davin dalam hati
Dika memang terpaksa menyuruh Silvia pindah ,karena melihat wajah Davin yang sedih. Sebagai seorang Ayah selalu ingin terbaik untuk anaknya ,jadi Dika pun langsung mengambil keputusan yang tentunya Davin menang banyak.
Silvia menyodorkan piring yang sudah berisi makanan kearah Davin ,yang di kasih seperti ini membuatnya jadi seperti orang yang baru habis menang lotre.
Bagaimana tidak belum jadi istri saja ,sudah di layan seperti ini.Apalagi di depan semua orang ,bahkan dari tadi kedua nya sudah menjadi bahan untuk di ejek.
__ADS_1
"Makasih banyak Sayang". Ujar Davin sambil tersenyum
" Sama sama Kak,ayo kita makan semua ". Pamit Silvia
Sedangkan Rino yang juga ingin di layan Silvia,tapi ternyata harapan tak sesuai kenyataan. Akhinya kini ia sendiri mengambil makanan nya,Lika yang melihat wajah Rino yang penuh harap hanya menggelengkan kepalanya.
" Heii Nak makanya jangan betah jadi jomblo ,kenapa nggak cari pacar saja biar jangan jadi obat nyamuk. "Ejek Lika
" Iya betul Nak ,jomblo itu rasanya sangat tal mengenakan apalagi seperti saat ini yang hanya kamu jomblo seorang diri". Yuli menimpali.
" Ya elah tante makanya aku minta di carikan jodoh ,yang penting sebelas duabelas sama Silvia ". Rino mengajukan persyaratan nya.
" Idih ogah deh yang jomblo siapa ,yang harus cari jodoh siapa"? Ucap Lika menolak
" Haha bercanda kali Tante,jangan langsung marah ya". Bujuk Rino
Semua hanya tertawa melihat kekonyolan Rino dan mulut cerewet Lika,hanya seorang yang dari tadi tak banyak bicara yaitu Silvia.
Ia sedang gugup karena sedari tadi Davin terus menggenggam tangan nya, yang berada dibawah meja.Wajah nya menahan kegugupan ,ingin rasanya menolak tapi entah mengapa ia seperti tak sanggup melakukan itu semua.
" Aduh Kak Avin mah tega,mau buat aku olahraga jantung sepertinya. Sudah begitu pegangan tak mau di lepas lagi,nanti kalau ketahuan lebih baik aku nyemplung di kali saja ah". Gumam Silvia dalam hati.
"Nak mau tambah lagi nggak ,sini mama ambilkan supaya badan kamu sehat ". Tanya Yuli
" makasih Ma,tapi yang diambil Vivin sudah banyak .Nanti perut ku bisa meledak nih ,karena nggak mampu tampung '. Sahut Davin sambil menatap kearah Mamanya ,lalu pandangan nya tertuju kepada Rino.
Yang sepertinya sangat menikmati makanannya ,bahkan seolah tak peduli dengan sekitarnya.
" Heii Bro makan nya bisa pelan pelan tidak ,seperti mau di kejar utang saja". Ledek Davin
Sedangkan Rino hanya mengangkat bahunya pertanda tak peduli ,ia sepertinya memang tak ingin acara makan nya di ganggu.
"Apa sangat enak makanya ,sampe kamu seperti tak ingin mengobrol atau apa"?.Tanya Yuli penasaran
__ADS_1
" Sumpah tante ini enak banget lho ,apalagi ini pertama kali aku injak negara ini". Sahut Rino