Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episoden162 s2


__ADS_3

HAII AKU BALIK LAGI NIH...


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, COMMENT AND RATE NYA YA...


TIP NYA JUGA KALAU BOLEH


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


"Anak kurang ajar, ini semua gara gara kamu.Kalau tadi nggak ngajak mama kamu berdebat, pasti ini semua nggak bakal terjadi". Umpat dion


" Haha,Papa selamat berjuang.Aku bantu lewat doa saja ya"..Ujar Dika sambil memeluk pinggang yuli.Mereka menuju kedalam kamar, untuk mengambil tas.


Sedangkan Dika ia tak jadi naik, karena ia hanya menunggu yuli mengambil tas nya saja.


Yuli memoles make up tipis di wajah nya, dan memakai lipstik warna natural.Selesai itu ia turun menghampiri Dika.Dika sangat terpesona dengan kecantikan istrinya itu.



" Ya ampun sayang kamu cantik banget, kita nggak usah jalan ya".Ujar Dika memelas


" lho kamu kenapa sih, kok berubah pikiran"..Tanya Yuli heran


" Habis nya disana kan ada Alan, aku takut nanti dia lirik lirik kamu lagi"..Ujar Dika.


Yuli menepuk jidat nya, ia tak habis pikir dengan jalan pikiran dika.


"Astaga sayang, kamu tuh jadi gemas deh.Ada saja yang kamu pikirkan, lama lama aku bakalan keluar pake topeng nih". Sungut Yuli


" Kaya nya itu ide bagus deh sayang, kamu pake topeng kan biar nggak ada yang bakalan lihat kamu". Sahut Dika antusias.


Yuli memutar bola matanya jengah, ia sudah tak tahu harus jawab apa lagi.

__ADS_1


" seterah kamu, semau kamu sesuka kamu seingin kamu". Ujar yuli dan berlalu meninggal kan Dika.menuju ke mobil yang sudah menunggu mereka.


Dika berlari menyusul yuli dan menggenggam tangan nya.Ia menarik yuli dan memeluk nya, tak peduli jika para maid dan pengawal melihat.


Ia mengecup mesra puncak kepala yuli.


" Maafin aku sayang ku, aku seperti ini karena cintaku berat sama kamu". Dika menggoda Yuli


Yuli membalas pelukan nya, dan menghirup aroma tubuh suaminya tersebut.


" Maafin aku juga ya suamiku tercinta, karena kurang peka"..Ujar yuli di dalam pelukan Dika.


" Iya sayang, kamu tahu nggak? kalau aku lihat cowo nyebelin itu ngelihatin kamu, aku pengen cungkil bola matanya". Sahut Dika


" Astaga yang, kamu bisa di bilang posesif aku nanti.Emang kamu nggak malu apa"? Tanya yuli yang tak habis pikiran dengan jalan pikiran Dika.


" Habis gimana, aku cinta mati nggak bisa di nego". Sahut dika


Yuli tak bisa berkata lagi, otak seakan menjadi lemot.Kalau soal berdebat dengan dika yang jawaban nya pasti nyeleneh semua nya.Memang kepribadian dika dan mama nya sangat mirip.


" Iya ayo, tapi ingat jangan ngobrol sama Alan, apalagi melihat dia". Dika mengultimatum Yuli


Yuli sudah tak tahu harus berkata apa, karena pasti ujung ujung nya lari kesitu.


Akhirnya setelah melalui perdebatan yang menguras pikiran emosi dan kelebay an.Akhirnya kedua anak manusia itu pun pergi.


Mereka langsung menuju ke bandara dan langsung mencari keberadaan riani dan Bram.


" Hei nak, kalian baru datang mami tungguin kalian dari tadi". Ujar Riani ke yuli.


"Iya mi maaf, kami tadi baru menonton drama klasik"..Ujar yuli sekenanya.


Dika tersenyum mendengar alasan yuli.Ia sangat tahu dan betul drama klasik yang di maksud yuli.


Sedangkan Riani sangat tak paham maksud nya Yuli.Drama klasik itu apa drama korea atau drama turki.

__ADS_1


"wow, drama klasik judul nya apa sih, nanti mami juga pengen nonton". Balas Riani


" Drama nya tak punya judul mi, udah kok malas ngebahas hal itu.Papi mana mi, kok nggak kelihatan"? Tanya yuli


" oh iya papi lagi sama Alan dan teman nya". Ujar riani


" Alan sama teman nya, siapa mi"? Tanya Dika penasaran


" Ayo kita kesana nemuin mereka". Ajak Riani


Mereka bertiga menuju ke ruang tunggu.Dan Dika dan Yuli sangat terkejut.Karena melihat sesuatu yang tak pernah mereka duga sama sekali.


Alan melihat kedatangan mereka tersenyum kecut.Karena melihat kemesraan mereka yang saling menggenggam tangan.


Sinta pun sangat terkejut karena melihat dika dan Yuli.


" Pagi semua nya". Sapa yuli


" Pagi juga". Alan menjawab


Sedangkan sinta hanya membalas dengan senyuman.


" Eh pengantin baru, kok baru datang ya"? Goda Dion


" Ah papi biasa saja".Sahut Dika


" Biasa pi, yang lagi panas panas nya". Riani menimpali.


Alan memandang Yuli tanpa berkedip.Karena yuli hari ini tampil sangat cantik.Ia tak peduli dengan tatapan tajam nya Dika kepadanya.


Alan berpikir bukan nya sesuatu yang indah harus dipandang.Bukan nya di anggurin kan sayang.


Sementara itu Yuli terlihat canggung, namun ia memperhatikan Sinta.Yang terlihat dari tadi hanya menundukan kepala nya saja.Karena hati Yuli yang tak pernah menaruh dendam, ia pun mencoba mendekati Sinta.


" Hai sin, boleh aku duduk di samping mu"? Tanya yuli sambil tersenyum

__ADS_1


" Eh boleh, silahkan duduk disini". Ujar Sinta dan menepuk kursi di samping nya.


__ADS_2