Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

HAIII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ****


Silvia yang sudah berada dalam kelasnya, terlihat sangat gelisah. Bagaimana tidak sahabat sekaligus kakaknya dari tadi pagi, tidak mengabari nya sama sekali.


"Kak Avin kemana sih, tega sekali lihat aku seperti ini.Awas saja nanti ya, aku bakalan balas dendam dengan nggak mau angkat telfon dari dia". Kesal Silvia

__ADS_1


Dengan malas ia mengikuti mata kuliah, Sarah yang melihat tingkah Silvia hanya tersenyum menggeleng kan kepalanya.


Ia sebenarnya senang karena akhirnya Silvia menyadari, jika ia sebenarnya menyukai Davin tapi hanya gengsi nya nggak ketulungan.


Sedangkan Davin yang masih berada di dalam pesawat,hanya termenung memikirkan wanita yang di cintanya.


" Kenapa aku jadi kepikiran Vivin ya,jangan sampai dia kerumah terus tanyain aku ke Mama papa"?Gumam Davin cemas


Tapi jika sampai itu terjadi ,ia akan merasa bersyukur karena bisa menjadi bagian penting dari Silvia. Mencintai Bukan berarti harus selalu bersama ,mencintai adalah suatu hal yang bisa membuat mu mengerti tentang artinya memiliki.


Karena perjalanan ke Amerika memakan waktu yang lama,Davin pun mengistirahatkan tubuhnya sebentar.


"Woii tuh muka kenapa sih,di lipet melulu apa nggak bosan apa? Aku yang lihatnya saja jadi kesal,rasanya pengen ku ulek jadi sambal terasi tau nggak "? Sindir Sarah


"Lha kenapa jadi kamu yang marah,yang punya muka kan aku.Mau di lipat,atau di uwek juga kan seterah".Sahut Silvia tak mau kalah.


"Haha yang lagi patah hati ,bawaannya kesal mulu.sudahlah siapa suruh waktu si doi nya ada di sini jual mahal,nah kapok kan sekarang sudah nggak ada kabar baru rasa kehilangan ". Ejek Sarah

__ADS_1


" Ishh sudahlah jangan banyak bicara ,aku kan lagi mikir soal pelajaran tadi bukan mikir yang lain". Ucap Silvia mencoba berkilah.


Sarah hanya tersenyum ,melihat Silvia yang salah tingkah. Ia tahu jika sekarang sahabat karib nya itu lagi berbohong.


" Iya deh aku percaya kok sama kamu ,kalau lagi nggak mikirin yang lain.Ayo hari ini kita bakalan puas puasin jalan jalanya.sekaligus cuci maya jangan sampai ada pucuk tunas muda,kan enak buat manjain mata". ujar Sarah


" Yaps benar sekali sobat,ayo kita let's go,biar nggak belanja yang penting buat nunjukin ke orang orang kalau kita habis dari Mall".Sahut Silvia


Keduanya memang selalu jalan jalan di Mall,bukan ingin berbelanja tapi hanya sekedar cuci mata.Padahal kalau bisa di bilang ,keduanya adalah anak orang kaya.


Tapi setiap orang kan punya pemikiran berbeda ,biarpun orang tua kita kaya.Tapi setiap kekayaan itu tak pernah di dapatkan dengan instan,butuh kerja keras dan perjuangan.


Karena Tuhan sudah menggariskan ,bahwa manusia adalah makhluk yang sempurna tapi harus melalui perjuangan. Untuk makan harus lah bekerja ,untuk tidur pun dirimu tak bisa mendapatkan secara cuma cuma.


Silvia dan Sarah adalah tipe anak perempuan yang belanja sesuai kebutuhan bukan berlebihan.


Keduanya hanya sekali kali menawar barang, jika pedagang bersikeras tak mau.Ya sudah mereka pergi saja, lagian hanya untuk melepas suntuk doang.

__ADS_1


Setelah puas berputar putar tak jelas, karena merasakan lapar memutuskan untuk makan.Namun karena terlalu asyik bercerita, Silvia tak melihat jalan hingga akhirnya ia pun menubruk dada bidang seseorang.


Brugh..


__ADS_2