Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 280


__ADS_3

HAII HELLLO SEYENG KU...JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA DONG.


MACAM SEPI SEKALI EHH


KASIHANI DIRIKU INI MY LOPE LOPE


AKU SAKIT HATII...


AKU LAGI GALAU...


AKU LAGI PUSING...


HAHA BERCANDA KALIII🤗🤗🤗💖🤗


SO HAPPY READING YA GUYS..


LANJUT...


Yuli sangat kesal, karena Dika tak pernah berpikiran yang jauh jauh dari hal mesum.


"ah sudah lah Syukur tadi kamu lupa, kalau tidak apa kata dokter sarah tadi.Bisa habis harga diriku di gadaikan oleh tingkah konyol mu itu". Ujar Yuli yang kesal


"Hehe sayang biar konyol begini,tapi yang bisa tampung rindumu lho". Canda Dika


" hemm mau bilang tapi biar sudah, dari pada pembahasan nya melebar kemana mana.Dan akhir nya mulut ku capek, karena ngoceh terus". Ujar Yuli mengalah dan memilih untuk berbaring


Dika heran dengan sikap Yuli,biasanya kata orang kalau hamil muda biasa nya minta nya aneh aneh atau yang biasa di sebut ngidam.Namun istrinya ini sangat beda, bahkan bersikap layak nya orang lagi tak hamil.


" Sayang, kamu nggak mau minta sesuatu gitu, seperti makanan atau apa saja"? Tanya Dika antusias yang ingin merasakan melayani istri yang lagi ngidam.


" Hah kamu kenapa kok tanya aneh seperti itu"? Jawab Yuli heran


"lho kok aneh, aku kan pengen melayani kamu" Sahut Dika

__ADS_1


" Hemmm maaf aku bukan emak emak lebay, yang ngorbanin nama anak nya demi menyuruh nyuruh suaminya.Dan aku juga tak mungkin ngidam yang aneh aneh, apalagi membuat kamu kalang kabut karena mencari apa yang aku mau". Sahut Yuli sambil tersenyum kearah suami nya itu.


"oh gitu ya,tapi kalau lain kali kamu ingin sesuatu, ingat jangan lupa untuk kasih kabar ke aku ya"! Pinta Dika sambil ikut tidur di samping Yuli.


Kedua nya mengobrol sambil berbicang soal hari esok, dan solusi terbaik untuk hari esok untuk Lika.


" Yang kamu mau nggak bantuin Lika , meraih kembali kebahagiaan nya"? Tanya Yuli


" memang nya bantuin apa yang"? Tanya Dika kembali


" Aku pengen Lika jadian sama Alan, biar bagaimana pun Alan orang yang tepat membantu Lika bangkit dari keterpurukan.Kamu lihat kan tadi saat Lika berbicara dengan Alan, seketika senyum nya kembali kan"? Tanya Yuli yang hanya ingin memastikan penglihatan nya.


" Iya juga sih, tapi sebenarnya aku keberatan lho sayang". Ucap Dika yang sebenar nya ingin jujur dari pada pendam dalam hati kan rasanya berat.


" Memang nya mau jujur apa sih yang"? Tanya Yuli penasaran dan sambil memeluk pinggang Dika ia menatap wajah tampan suaminya itu.


" Aku nggak suka kamu dekat sama Alan, aku juga nggak suka jika kamu bahas dia saat di depan aku". Sahut Dika sambil menatap manik mata istrinya.


" Hah sayang kamu aneh deh, kamu memang nya nggak konek apa tadi yang aku sedang bicarakan.Aku tadi kan bilang kalau mau jodohin Lika sama Alan dan itu artinya kamu nggak akan ada teman debat tentang aku". Jelas Yuli


" Huft sudah tua tapi sikap nya seperti bocah,yang marah nya nggak jelas nggak tahu malu.Aku yakin pasti urat malu kamu sudah putus semua".Kesal Yuli


Dika hanya cengengesan, karena jika menyangkut istri tercintanya ia tak mau jika ada yang mendekatinya.


Tak lama kedua nya terlelap, karena memag keduanya kurang tidur selama beberapa hari ini.


Sementara itu Lika yang sudah merasa kelelahan, ia pun menuju ke kamar Jason.Ia hendak mengistirahat kan tubuh nya.Ketika ia masuk kedalam kamar tersebut, tujuan awal nya adalah mengecek ponsel nya.


Ia sangat terkejut karena ada panggilan tak terjawab dari Alan.Ia pun memutuskan menghubungi balik sahabat gesrek nya itu.


Tut tut tut


" Hallo,

__ADS_1


" Haii Lan tadi kamu menghubungi aku ya, maaf aku nggak dengar."Ujar Lika


" Nggak papa kok cantik ku, aku nggak tahu kalau kamu sibuk.Apa sekarang aku ganggu waktu kamu"? Tanya Alan yang tak enak hati.


" Hoo ganggu banget". Lika menggoda Alan.


" Ya gitu ya, aku minta maaf ya kalau begitu aku matikan saja panggilan nya". ujar Alan lemas.


" Hemm coba saja kalau kamu matikan aku bakalan gigit kamu". Sinis Lika


" What memang nya kamu berani gigit aku, yang ada aku yang akan gigit balik kamu". Sahut Alan.


" masa sih, aku jadi pengen deh rasain"?ucap Lika


Alan pun tersenyum, ternyata sahabat nya tersebut tak merasa canggung padanya.Tapi bagaimana jika Lika tahu kalau Alan menyukai nya, akan kah sikap nya tetap seperti ini atau berubah.


" Gimana perasaan kamu sekarang Ka".Tanya Alan cemas.Lika tersenyum ternyata Alan menelpon nya tadi karena begitu khawatir dengan keadaan nya.


" Aku baik, tapi lebih baik jika ada kamu disini". Lirih Lika


" Heii nggak boleh mewek dong, aku janji besok aku akan balik ke Indonesia dengan mama". Ujar Alan.


" Kamu mau kesini, tapi kamu nggak akan balik lagi kesana kan"? Tanya Lika yang sedang bahagia.


"Aku nggak akan balik kesani lagi, jika ada yang mau nikah sama aku di indonesia". Alan mulai memancing Lika.


" Hemm awas saja kamu kalau sampai nikah sama orang lain.Aku bakalan kasih racun sianida ke kamu". Ancam Lika


"hehe si doi ngambek, jelek tahu lihat nya". Ejek Alan


" Hem au ah, udah aku matiin mau bobo syantik biar bisa mimpiin ayang Jason nya aku". Ujar Lika sambil langsung mematikan panggilan tersebut.


Alan merasakan sakit hati,ketika Lika menyebut nama Jason.Namun ia harus tetap berpikir positiv, karena bukan nya Jason sudah meninggal.Jadi untuk apa ia cemburu, bukan kah jason memang orang yang berharga dalam hidup Lika, jika Jason tak meninggal mungkin keduanya akan dengan bahagia mengurus pernikahan keduanya.

__ADS_1


" Tunggu aku sahabat cempreng ku, aku akan mengejar dan mendapat kan cinta mu". Gumam Alan


__ADS_2