Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

VOTE NYA DONGG


AUTHOR JANJI DEH BULAN INI BAKALAN BIKIN SAMPE SUKSES N TAMAT CERITA CINTA BABANG DAVIN DENGAN SILVIA..


TOLONG BANTUIN YA..


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Mencintai seseorang terkadang harus butuh perjuangan ekstra sobat,banyak kendala yang akan di temukan. Tapi percayalah jika hal tersebut ,yang menjadi tolak ukur,seberapa besar kamu mencintai dan dicintai.


Silvia memilih turun menemui orang tuanya ,toh ngapain juga malu.kalau memang jodoh nya adalah Davin ,ya ia pasrah kalau pun tidak juga tak masalah.


Sesampainya di bawah ,tak di temukan Tuan dan Nyonya Andrew. Ia yakin mereka pasti di kamar,Silvia pun memilih nonton acara tv.


Sementara itu di dalam kamar mereka ,Alan kini tengah melancarkan aksi menggoda istri cantiknya itu.Alan mencoba untuk merayu Lika ,agar mau mandi bareng.


" Ayolah Yang,kamu mah tega biarkan Alan junior meronta minta di carikan tempat bermain ". Bujuk Alan sedramatis mungkin.


Lika menatap jengah kearahnya ,padahal baru semalam Juniornya berpetualang masa sekarang minta lagi. Sebenarnya orang itu makin tua,kenapa makin parahnya.


Mungkin ini yang di namakan puber kedua,bisa keok Lika harus meladeni kemauan suaminya yang tak ada capeknya.


" Kamu solo karier saja dulu Yang,malah lebih nikmat lho". Sahut Lika dari dalam.


" Lha mana bisa begitu ,terus kamu gunanya untuk apa? Percuma dong punya rekan duet,malah akhirnya bermain solo lagi". Ucap Alan tak mau kalah


" Aku hanya bantu kasih semangat buat kamu,seperti begini lho yang suaranya. Ohh ahhh terus yanggg ahhh it's so hot". Ujar Lika dari dalam menirukan suara desahan ,bukannya membuat Alan reda.


Malahan kini ada yang tegak ,tapi bukan tongkat. Ada yang berdiri tapi bukan tentara melainkan .....Maaf masih polos 😂😂😂😂😂😂


" Sekali lagi kamu tak mau buka pintu Yang,jangan menyesal jika besok lusa kamu bakalan mandi tanpa ada pintu lagi". Ancam Alan


Dan sukses membuat Lika bergidik ngeri,membayangkan saja sudah tak bisa apalagi beneran terjadi.Dengan wajah di tekuk Lika pun membuka pintu kamar mandi,tapi sebelumnya sudah antisipasi memakai handuk.


" Hemm puas kan sekarang ,sudah sana masuk aku sudah nggak mood buat mandi ". Ujar Lika ketus dan hendak keluar dari kamar mandi,tapi langsung di cekal oleh Alan.


" Kamu mau kemana hemm,enak saja sudah penuh perjuangan dan keringat kamu mau keluar begitu saja.Oh Maaf nyonya itu tak kan pernah terjadi ,karena yang sudah bangkit berdiri harus di bujuk biar tidur lagi". Ujar Alan sambil menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


Lika pun akhirnya pasrah mengikuti kemauan suaminya ,yang selalu tak ada capek nya.Entah terbuat dari apa kekuatannya ,sudah seperti monster saja.


Alan mulai melepaskan handuk yang melilit tubuh istri nya itu,dan kini pemandangan di hadapannya membuat ia susah payah menelan salivanya.


Lika meskipun pernah hamil dan melahirkan ,tapi tubuhnya masih padat dan seksi. Hal tersebut yang membuat Alan tak berhenti untuk menggerayangi tubuhnya ,bahkan bisa di bilang sudah menjadi candu untuknya.


Lika yang melihat tatapan Alan seperti singa kelaparan ,langsung menutup area dada dan bagian bawahnya.


" Dasar suami mesum,mata itu bisa di kondisikan tidak "? Ucap Lika sambil menatap tajam


" Hoho sepertinya tak bisa deh yang ,masa ada pemandangan menggugah selera begini di anggurin kan sayang ". Sahut Alan sambil tersenyum Devil.


Ia pun mulai mendekati Lika,dan meremas bokong padat istri nya itu.Yang membuat sang pemilik nya langsung terkejut ,Setelah itu Alan langsung melancarkan aksinya dengan melu***at habis bi**r istrinya itu.


Ia bahkan hanya memberi waktu sedikit ,untuk Lika meraup oksigen setelah itu kembali menyerang nya.


Keduanya bahkan tak peduli ,jika di bawah putri mereka tengah menunggu keduanya dengan kesal.Pasalnya sudah hampir sejam ,Silvia menunggu keduanya namun tak ada tanda jika akan turun.


Setelah melakukan foreplay dengan posisi berdiri ,Alan pun membalikkan tubuh Lika dan mulai melancarkan aksinya. Hingga terjadilah tanam jagung di tempatnya ☺☺☺


Selesai mendapatkan pelepasan ,Alan pun menyalahkan shower untuk membasahi tubuh keduanya. Alan tersenyum puas tapi ,ia tak menyadari jika singa betina seperti nya hendak mengeluarkan taringnya.


" Katanya sebentar doang,malah sampe kram nih kaki .Kalau begini terus ,lebih baik buat 1 ranjang lagi disini biar kemauan kamu itu sampai sukses ". Ketus Lika sambil menggosok sabun cair di badanya.


Lika yang sudah sangat kesal,memilih membasuh busa sabun di tubuhnya dan langsung keluar dari kamar mandi. Bahkan saking kesal nya,ia keluar dalam keadaan polos tanpa sehelai benang yang melekat.


" Sayang,,,


" Apaaa?


" Kamu godain aku ya"?


" Idihh kepedean kamu"


" Tuh Lihat kenapa kamu keluar tanpa pake handuk,kalau bukan mau godain aku"? Tanya Alan


" Hemm terserah kau saja,bosan meladeni suami gesrek seperti kamu". Ujar Lika jengah.


Ia pun memilih pergi mengambil pakaian nya,setelah itu menyiapkan pakaian suaminya. Setelah itu ia keluar dan menuju ke putri nya yang sedang menonton ,tapi wajahnya kelihatan kesal.


Lika mendekati Silvia dan mencium pipinya ,ia heran kenapa wajahnya ditekuk seperti itu.


" Heii Nak kamu kenapa,kok mukanya kusut amat seperti pakaian belum di setrika "? Tanya Lika

__ADS_1


" Mams aku tuh duduk disini sudah sejam lebih lho,bokong aku juga sudah keram nih.Aku kan kesepian duduk sendirian ,nggak ada teman untuk mengobrol ". Ketus Silvia


" Haha makanya buruan nikah Non,biar ada teman buat ajak duet". Goda Lika


" Ishh Mama nih ngomongnya apa jawabannya apa"? Ucap Silvia


"Haha iya sudah jangan marah dong,anak mama nanti cantik nya luntur lho". Rayu Lika


" Ohh jadi anak kamu saja,bukan anak Papa juga"? Tanya Alan.


Alan mendekati keduanya ,sambil mencium puncak kepala putrinya lalu beralih kepipi istrinya. Ia sangat menyayangi keduanya ,wanita yang selalu mengisi hari nya.


" Gimana kuliahnya Nak,ada cowok yang tebar pesona nggak sama kamu"? Tanya Alan


Begitu lah kebiasaan Lika dan Alan selalu ,menyempatkan waktu untuk menanyakan kabar putri semata wayang mereka.


Meskipun keduanya sibuk dengan pekerjaan ,tapi tak pernah melupakan tentang anak.Karena percuma memberikan segala kebutuhan nya,tapi tak ada kasih sayang yang di curahkan.


" Biasa Pa anak kalian ini kan The Most Wanted nya kampus,jadi soal melihat hal hal begituan Mah biasa saja". Ujar Silvia santai


" Terus pria yang kamu bilang cowok kamu itu,gimana keadaannya "? Tanya Alan lagi


" Ahh sudahlah Pa,jangan bahas dia lagi.Mungkin selama ini hanya ingin mempermainkan perasaan Via kali,lagian masih banyak cowok keren di luaran sana"Sahut Silvia lagi


" Nah gitu dong ,itu baru anak Papa". Ujar Alan sambil tersenyum.


" Ayo kita makan ,kampung tengah sudah ngamuk dari tadi ". Ajak Lika


Ketiga nya menuju meja makan ,dan langsung memulai ritual makan mereka. Sesekali di selingi oleh obrolan kecil dan canda tawa.


Davin kini sedang dalam pesawat menuju ke negaranya ,ia bersama Rino yang katanya ingin tinggal dan cari jodoh orang Asia.


" Aku penasaran deh Vin,memangnya secantik apa sih wanita yang kamu cintai itu.Bahkan sampai bisa menolak pesona seorang Isabela walker,yang kita tahu bodynya bak gitar spanyol ". ? Tanya Rino.


" hemm wanitaku lebih dari segala galanya,bahkan senyuman nya bisa membuat ku tak bisa berpaling pada yang lain.Aku sudah bersama dengannya saat ia masih orok,bahkan aku sering menggendong nya ". Ujar Davin sambil tersenyum menerawang jauh memikirkan Silvia.


" Ehemm susahnya orang kalau lagi bucin ,serasa dunia milik berdua ". Sindir Rino


" Haha itu tau ,jadi nggak perlu protes". Ujar Davin sambil tersenyum


" Ehh kalau begitu bisa tidak lihat fotonya kakak ipar,supaya saat ketemu kan sudah kenal". Pinta Rino


Davin mengeryitkan keningnya ,ia sepertinya tak terima jika ada yang ingin mengenal dekat dengan Silvianya.

__ADS_1


__ADS_2