
Haiii readerku tersayang, jangan lupa like n
vote nya ya..Karena dukungan kamu semangat untuk ku...
lope u full
LANJUT....
Alan memandang sendu punggung Yuli.Ia merasa sangat sedih kerena Yuli akan menikah dengan Dika.Alan tahu kalau selama ini Yuli sangat tersiksa.
Apalagi saat Dika kecelakaan, Yuli seperti tak punya semangat hidup.Alan juga tahu setiap hari Yuli selalu mengunjungi sungai tempat Dika kecelakaan.
nAlan ingin menjadi sandaran Yuli, namun keadaan terpaksa membuat nya harus menjauh.Ia harus pergi amerika untuk merawat ibunya.
Dan sekarang setelah mereka berjumpa, Alan harus kembali merasakan kecewa.Karena wanita yang dicintai nya, akan menikah dengan pria lain.
Mungkin Alan lupa, kalau mencintai tak harus memiliki.Mencintai tak harus bersama, mencintai tak harus menua bersama. Karena hakiki nya jodoh, maut, semua sudah di atur yang kuasa.Tinggal bagaimana kita manusia, menyikapinya saja.
Kali ini Tuhan telah menentukan jodoh untuk Alan.Tinggal bagaimana Alan berdoa dan berusaha, bertemu dengan jodohnya.
Skippp
Dika dan Yuli saat ini berada di dalam jet pribadi mereka.Untuk membawa kembali kedua sejoli tersebut kenegara tercintanya.
Sepanjang perjalanan yang memakan waktu, Dika selalu menggodaYuli.Mulai dari mencium nya, memeluk bahkan mengangkat Yuli ke tempat tidur..
Yuli berusaha berontak sekuat tenaga, namun apalah daya nya.Kekuatan Dika sangat lah besar tak mampu di tolak Yuli.Mau tak mau Yuli pasrah dengan semua tingkah konyol Dika.
__ADS_1
"Sayang, kalau sikap kamu seperti ini terus, aku jadi takut nikah sama kamu, bisa bisa aku tak kan tidur semalaman"..ujar Yuli sambil bergidik ngeri membayangkan.
" Haha sayang, apa aku separah itu ya, sampai belum terjadi saja kamu sudah menyerah". ujar Dika sambil tersenyum..
" emang kamu nggak sadar sama sifat mesum kamu itu"? tanya yuli kesal
" nggak malah menurut aku itu semua masih kurang". sahut Dika santai.
" oh my god, please help me". gumam yuli
" Astaga sayang, sampe segitu nya, kamu takut"? ujar Dika yang merasa lucu melihat wajah frustasi Yuli sekarang.
" Ya iyalah, ngebayangin aja udah stres, apalagi di jalani bisa keok". sahut Yuli
" Iya tapi aku yakin, 90 persen pasti di tempat tidur kan"? selidik yuli
" ihhh sayang, kamu kok pintar banget sih aku suka". balas dika sambil menarik hidung Yuli.
" idih Yuli, dosa apa yang kamu perbuat, sampe punya calon suami mesum banget". lirih Yuli
" sayang lihat saja, kalau udah ngelakuain 1 kali pasti kamu bakalan minta terus". balas Dika
"Mesum mulu tuh otak, aku bosan dengar nya". ujar yuli sambil menepuk cukup keras kepala Dika.
" awww sayang, kamu kok jadi bar bar sih, tunggu di ranjang dulu ya, biar tambah seru". Dika masih dengan mode menggoda Yuli.
Yuli memilih malas meladeni otak mesum Dika.Jika berdebat tak kan ada habis nya.Dan akhirnya yuli memilih tidur, sambil mendengar kan lagu BTS.
Sementara Dika yang merasa di abaikan Yuli, ikut berbaring disamping Yuli.sambil memeluk pinggang nya, dan mencium tengkuk yuli, dan menghirup aroma yang membuat nya tak bisa menjauh.
__ADS_1
Tak terasa hari telah beranjak malam, jet pribadi yang ditumpangi mereka, telah mendarat dengan sempurna.
Sebelum pulang, Dika mengajak yuli untuk makan malam dulu.Mereka memutuskan pergi ke kafe tempat Yuli bekerja dulu.Dan sekarang tempat itu sudah menjadi milik yuli.
Sesampainya disana, yuli dan Dika memlih tempat kosong dan memesan makanan.Para pegawai histeris melihat tuan nona hadiwinata tersebut.
" malam tuan dan nona, silahkan mau pesan apa"? ujar Toni manajer kafe tersebut.
" Ton, nggak perlu selebay itu deh, aku jadi nggak nyaman ni". ujar Yuli.
" mmm, maaf tapi sepertinya itu keharusan". ujar Toni tak ingin dibantah
" seterah kamu". balas yuli jengah
" sayang kok jadi cemberut sih, ayo pesan makan, aku udah lapar banget nih". ucap Dika yang mencoba mengembalikan mood Yuli.
Saat yuli mengangkat wajah nya, ia melihat Jason dan Hesti berjalan memasuki kafe tersebut.
" sayang, itu bukan nya kak Jason sama hesti ya"? ujar Yuli sambil menunjuk kearah depan.
Dika pun mengikuti kemana arah pandang Yuli.netra nya membulat melihat Jason dan Hesti.
" Iya sayang, kamu benar itu mereka berdua"..balas dika
" gimana kalau aku panggil biar mereka bergabung"? tanya Yuli
" nggak usaj deh yang, mungkin mereka butuh privasi untuk berdua". ujar Dika menolak.
Padahal alasan nya, hanya karena Dika tak ingin satu meja dengan Jason dan Hesti.Ia tak ingin terlalu dekat dengan orang di masa lalu.Apalagi Jason, yang selama ia tak ada sudah sangat dekat dengan Yuli.
" kamu kok gitu sih,emang kenapa kamu nggak mau mereka makan disini"? tanya Yuli yang menyadari gelagat aneh dari Dika.
__ADS_1