Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 192 s2


__ADS_3

HAIII JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA YA...


MAMPIR JUGA DI KARYA TERBARUKU...


AKU WANITA TERHEBAT...


LANJUT...


Riani langsung keluar dari ruang rawat Mamanya Alan.Ia menyusuri koridor rumah sakit, dengan berlari kecil.Air matanya tak dapat di bendung lagi, ia juga tak mempedulikan tatapan semua orang yang menatap heran kearah nya.


Ia seperti orang yang bingung, bagaimana tidak.Putri yang baru di tinggal beberapa hari yang lalu.Kini di culik dan di bawah entah kemana.


" Ya ampun nak, kamu sebenar nya dimana"? Gumam Riani dalam hati.Ia segera menuju parkiran, untuk menemui suaminya di kantor nya.Ia sebenarnya bisa menelpon nya, namun ia ingin mendapatkan solusi segera.


Alan yang berada di dalam ruangan mama nya, bersama dengan Sinta.Ia terlihat cemas, bahkan ia sama sekali tak peduli dengan Sinta yang sedang menahan tangisnya sekarang.


" Sin, kamu tolong jagain mama ya, aku keluar sebentar" Ujar Alan langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari Sinta.


Sinta memandang sendu punggun Alan, yang sudah keluar dari ruangan tersebut.Hatinya terasa perih, semua orang mengkhawatirkan Yuli, tanpa memikirkan perasaan nya sedikit pun.


" Apa aku tak bisa merasa bahagia, apa aku tak pantas di cintai". Batin Sinta.


Sementara mama nya Alan menatap iba kearah Sinta.


" Sin, sini duduk di sebelah mama". Panggil Mama nya Alan.


Sinta pun mendekat kearah Mama nya Alan.

__ADS_1


" Kamu nggak perlu takut cerita sesuatu sama mama, dulu orang bilang mama gila.Padahal itu semua tak benar,mama hanya sedikit depresi tapi mama masih bisa bedakan yang mana baik dan tidak.Kalau boleh, mama saran kan hidup lah sesuai alur yang sudah Tuhan kasih, karena Tuhan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umat nya". Nasihat mama nya Alan


" Tapi ma, aku merasa Tuhan tak adil, aku merasa sepertinya kehadiran ku di dunia ini tak diharapkan sama sekali"Lirih Sinta


" Jangan bicara seperti itu nak, karena Tuhan pasti sudah menyiapkan kebahagiaan untuk mu.Tinggal bagaimana kamu menyikapi semua ini, ingat jangan pernah merasa sendiri ".Sahut Mamanya Alan.


" Makasih ma". Ujar Sinta


" Ya sudah kamu istirahat, sini tidur di samping mama.Lagian tempat tidurnya besar kok, muat kalau berdua". Ajak Mama nya Alan.


Sinta pun langsung naik dan tidur di samping Mama nya Alan.Ia memeluk nya seakan,Memeluk mama nya.


" Ma Sinta kangen, apa mama tak merindukan Sinta sedikit pun".Lirih Sinta dalam hati, ia mencoba menahan Tangis nya.


Sementara itu di parkiran rumah sakit, Alan berhasil mengejar Riani.


" Tante, boleh aku tahu sebenarnya apa yang terjadi sama Yuli"? Tanya Alan


" Tadi mertuanya nelpon, katanya Yuli di culik.Dan sampai sekarang belum ditemukan". Sahut Riani sendu


" Tante mau ke kantornya papi nya Yuli, mau ajak dia kembali ke indonesia". Ujar Riani dan langsung menuju kedalam mobil nya.


" Tante boleh saya ikut, karena saya sangat mengkhawatirkan Yuli".Pinta Alan memelas


" Ok baiklah, nanti tante kabari, kapan kita berangkat" Sahut Riani dan langsung pergi


Sementara itu, Alan kembali ke ruangan mama nya.Saat ia masuk, dirinya sangat terkejut karena melihat Sinta tidur sambil memeluk mama nya.


Pemandangan yang sangat menyejukan mata, Alan sangat bersyukur karena mama nya mau menerima Sinta.


Sinta yang terkejut, karena mendengar bunyi pintu.Ia langsung bangun perlahan, takut mengganggu mama nya Alan.

__ADS_1


Alan memberi tanda, agar Sinta turun.Karena ada yang ingin ia bicarakan.Setelah Sinta sudah turun, ia menyuruh Sinta untuk duduk di sofa di ruangan tersebut.


" Sin, ada hal penting yang ingin aku bicarakan". Ucap Alan sambil memandang Wajah Sinta.


Sinta Pun jadi kikuk, karena malu ia dipandangi Alan sebegitu intens nya.


" Iya Lan, memang nya kamu mau ngomongin apa"? Tanya Sinta


" Aku mau kembali ke indonesia, mau bantuin tante Riani nyariin Yuli.Soalnya Yuli di culik, dan Sampai sekarang belum di temukan". Jelas Alan..


degg


jantung Sinta seakan bergetar, mengikuti kata hatinya kini.Wanita mana yang tak merasa sakit hati, jika pria yang sangat di harapkan tapi masih memikirkan wanita lain.


"Memang nya harus ya , kamu ikut kesana"? Tanya Sinta yang sedang menahan kesedihan nya


" Kamu tahu kan Sin, perasaan aku ke Yuli bagaimana? Aku tak mungkin tinggal diam, jika itu menyangkut Yuli.Apa pun akan kulakukan demi dia". Lirih Alan


" Apa sebegitu berartinya Yuli dalam hidup kamu, sehingga kamu rela kembali kesana". Tanya Sinta yang mencoba tersenyum, di tengah kegundahan hatinya.


" Kamu tahu kan, sebelum menjadi istrinya Dika, bagaimana perasaan aku ke Yuli.Aku tak pernah merasa jatuh Cinta selain kepada dia.Aku juga tak bisa menampik, kalau perasaan itu masih ada sampai sekarang.Kalau di tanya berarti nya dia dalam kehidupan aku, ya dia sangat berarti".Ujar Alan sambil tersemyum


" Hanya ada dua wanita yang ingin ku lindungi, yaitu mama dan Yuli.Memang terdengar egois, karena Yuli sudah ada yang punya, tapi bukan nya perasaan tak bisa di paksakan dan di pungkiri"? Sambung Alan lagi.


" Ternyata Yuli sangat beruntung di cintai, sampai sebegitunya oleh pria hebat seperti kalian". Puji Sinta, namun menahan sakit hatinya.


" Tapi sayang nya, aku yang tak beruntung, karena tak bisa mendapat kan cinta itu" Sahut Alan.


" Aku doakan semoga kamu dapat penggantinya, wanita yang baik seperti Yuli"Ujar Sinta


" Oiya Sin, aku hampir lupa.Kamu tolong jagain mama ya selama aku pergi". Pinta Alan

__ADS_1


" Kamu tenang saja, pasti bakalan aku jagain sepenuh hati setulus jiwa" Sahut Sinta


" Memang kamu sahabat aku yang paling The best". Ujar Alan sambil menunjukan jari jempolnya.


__ADS_2