Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

VOTE VOTE VOTE NYA TERSEYENG


TERIMA KASIH!!!!!


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Kini mereka sudah selesai makan,Lika dan Silvia hendak pulang .tapi harus terhenti karena permintaan Davin ,yang kekeh ingin mengantarkan Silvia pulang.


"Tante mau ya aku anterin pulang,pliss aku mohon tante". Pinta Davin memelas.


" Ya ampun nak kamu itu baru melakukan perjalanan jauh,lebih baik istirahat dahulu. Kasihan lho kalau di paksakan terus ,apa tak sayang badannya di paksa terus". Sahut Lika memberi pengertian.


" Kalau untuk Vivin aku mau melakukan apa saja,Sayang mau ya aku anterin "! Pinta Davin kepada Silvia.


Namun Silvia jadi bingung sendiri ,ia tadi bawa mobil masa harus di antar pulang lagi.Memang betul kata orang ya ,jika sedang jatuh cinta bawaan nya ingin nempel terus layak prangko.


" Kak aku tadi bawa mobil lho,masa harus pulang di anterin nanti mobil aku nya gimana"? Tanya Silvia bingung.

__ADS_1


" Ya di tinggalkan saja disini,jadi pulang nya aku yang anterin kalian". Sahut Davin


" Aishhh astaga Kak kenapa jadi lebay begini sih,sudah ah aku pulang dulu ribet banget sih jadi orang". Ketus Silvia dan langsung menuju mobilnya ,namun Davin langsung menarik tangannya.


Lika yang jengah dengan drama di hadapannya ,langsung mengeluarkan suaranya yang sangat kesal.


" Heii besok kau nikahi saja anak gadis ku,biar bisa kau antar kemana saja sesuka hati mu.Daripada harus melihat kelakuan dan permintaan konyol tak jelas mu itu,ingat paham dan dengar itu baik baik". Kesal Lika


Davin yang melihat wajah kesal Lika ,ia hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya. Dalam hati sangat senang karena akhirnya di suruh nikah malah besok memang,ah bahagia nya punya mertua pengertian seperti ini.


" Memang Tante beneran ijinkan besok aku nikahi Silvia ,kalau begitu makasih ya Tante".Tanya Davin sambil tersenyum


" Ayo Via kita pulang Nak,Mama bisa kumat darah tingginya Mama". Kesal Lika sambil menarik tangan Silvia.


Silvia menoleh kearah Davin lalu melambaikan tangannya ,ia tersenyum kearahnya yang entah kenapa hari ini sikapnya berubah jadi aneh.


" Aku pulang dulu ya Kak,"Pamit Silvia lalu masuk kedalam mobil nya.


"Iya Sayang hati hati di jalan ,awas jangan ngebut jaga mata jaga hati". Sahut Davin yang masih sempat di dengar Silvia.


Silvia hanya tertawa kecil Mendengar perkataan Davin ,ada saja pesan aneh yang selalu di ucapkan nya.


"Astaga Yuli kok bisa ya punya anak gantengnya kebangetan ,tapi lebay tak bisa di kompromi.Siap siap saja nak ,besok lusa bakalan di pepet terus layak seorang tawanan ". Ejek Lika kepada Silvia.

__ADS_1


" Ihh beneran bakal seperti itu Ma,tapi sepertinya aku bakalan terhibur karena selalu di perhatikan ". Sahut Silvia sambil terkekeh.


" Ya iyalah Nak,rasanya di sayang di perhatikan bakal lebih terasa sebuah hubungan itu ketika dijalani.Kamu setia lah kepada Davin ,karena Mama lihat di begitu mencintai kamu dengan tulus". Ujar Lika.


" Iya Ma aku nggak akan ulangi kesalahan yang dahulu lagi ,sudah cukup aku melakukan sesuatu yang nanti bisa membuat kak Davin menjauh lagi ". Ucap Silvia serius.


Keduanya sudah dalam perjalanan menuju kediaman mereka. Di kediaman Hadiwinata ,Rino tengah mengejek sohib nya karena meruntuhkan kesan Cool dan berwibawa.


" Vin kamu memang keterlaluan tau tidak ,masa sampe begitu lebay nya kamu itu seakan murahan.Sadar tidak apa yang kamu lakukan tadi,kalau aku jadi Silvia bakalan,nggak akan napsu sama kamu meskipun kamu telanjang sekalipun ". Ejek Rino.


Davin mendelik kesal mendengar perkataan Rino,sejak kapan ia menjadi murahan. Memang nya tadi apa yang Ia lakukan,sampai sahabatnya berpikiran seperti itu.


" Memang nya apa yang telah aku lakukan ,sampai kamu bisa punya pikiran seperti itu.Padahal yang kulakukan hanya memberikan perhatian ,karena selama ini aku tak pernah melakukan hal itu ".Sahut Davin


" Iya Bro tak masalah tapi kesan nya gimana gitu,padahal selama dua tahun ini sikapnya cool dan terkesan cuek." Ujar Rino mencoba menjelaskan.


" Haha kalau aku tidak bersikap begitu ,apa kamu yakin tak kan hamil tuh anak orang karena setiap hari berhasil menggoda ku"? Tanya Davin balik


" Hehe iya juga sih ,aku lupa ya kalau selama ini kamu jadi incaran wanita nakal". Sahut Rino


Keduanya tertawa senang karena membahas tentang kehidupan selama di USA,selalu penuh dengan candaan dan juga emosional.


Dika dan Yuli mendekati kedua pemuda yang tengah berbincang ,mereka ingin mengobrol serius .Ingin membahas soal hubungan Silvia dan Davin,karena sepertinya anak pemuda mereka sudah bucin akut dengan Silvia.

__ADS_1


__ADS_2