
HAIII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Yuli masih dalam mode menjahili putranya itu, yang sedang memberenggut kesal karena perkataannya. Ia sebenarnya ingin tertawa melihat wajah kesal Rino,tapi ia urungkan niatnya itu.
"Sudah sana ahh ,hobi nya ganggu terus jangan sampai yang tadi Mama omong jadi kenyataan ". Sindir Yuli.
" Ah Mama jangan dong ,apa nggak kasihan anak bujang nya Jomblo lagi". Pinta Rino memelas.
" Sayang ku sudah sana ya ,aku nggak bakalan kemana mana kok.Masih setia menunggu kamu dan tak kan pernah berpaling kepada yang lain.Jadi kesana ya daripada apa yang Mama bicarakan tadi jadi kenyataan ,emangnya kamu mau".Bujuk Sarah sambil tersenyum.
Rino akhirnya pasrah maklumlah si pawang sudah bertindak ,pasti akan langsung luluh juga.Rino akhirnya pergi menuju ke kamar Davin ,tapi sebelum itu mencuri ciuman di pipi Sarah.
Membuat wanita cantik itu langsung terdiam di tempat ,sudah tak bisa berkata apa apalagi karena malu.Wajah nya memerah karena sudah tak mampu mengangkat wajahnya lagi ,belum lagi wajah garangnya Yuli.
Sementara itu Rino sudah berlari ke kamarnya Davin ,sebelum terkena amukan dari sang Mama.Namun dalam hati kecilnya ,ia sangat senang karena akhirnya bisa mencuri ciuman dari kekasihnya itu.
" Ahh rasanya sungguh sangat membahagiakan ,sungguh beda dengan yang lain nya. Semoga cepat di halal kan ,biar bisa cepat rasakan yang lebih". Gumam Rino sambil tersenyum sendiri.
Davin yang melihat hal tersebut langsung merasa heran ,karena saudaranya itu seperti orang stres.Dalam hatinya berpikir ,jangan jangan Rino stres karena cintanya di tolak oleh Sarah.
" Ya ampun malang kali nasib mu brother,cinta mu memang harus penuh perjuangan seperti ku". Gumam Davin sambil mendekati Rino yang sudah duduk di sofa dalam kamarnya.
" Hoii No kamu nggak papa kan,kenapa senyum senyum sendiri"?,Tanya Davin heran.
Sedangkan Rino hanya menatap kearahnya ,sambil mengangkat Alisnya sebelah. Ia merasa heran melihat wajah cemas saudaranya itu,padahal dirinya sedang merasa bahagia.
__ADS_1
" Muka kamu kenapa kok seperti itu,bukan nya bahagia karena mau nikah .Eh malah pasang tampang begitu ,ayolah bung santai saja". Ledek Rino sambil tertawa kecil.
Melihat Rino yang tertawa seperti itu,membuat Davin semakin yakin kalau Rino stres. Ia merasa iba melihat pemuda tersebut ,Davin pun mendekati Rino dan menepuk pelan bahunya.
" Sudah lah No mungkin dia bukan jodoh kamu ,masih banyak wanita cantik dan seksi di luaran sana.Bukan kah seorang Rino Hadiwinata,terkenal dengan Rayuan maut nya itu". Bujuk Davin.
Rino mengerutkan keningnya ia heran dengan maksud dan tujuan perkataan Davin ,maksud dari wanita cantik dan seksi itu apa.
" Maksudnya gimana"?.Tanya Rino dengan menampakkan ekspresi keheranan.
" Ya maksudnya kamu cari wanita lain selain Sarah kan,masa sudah di tolak kamu masih mempertahankan nya.Lagian ini Indonesia ,banyak wanita cantik dan seksi yang bisa kamu dapatkan ".Sahut Davin serius.
" Jadi yang sebenarnya terjadi di rumah ini,kamu belum tahu sama sekali begitu "? Tanya Rino lagi.
" Ya jelas aku tahu lah orang aku lebih dulu sampai baru kamu,sudah ya pertimbangkan maksud ku tadi ". Pinta Davin.
" Dulu waktu Silvia nolak kamu kenapa nggak cari wanita lain ,malahan Isabella dengan suka rela menawarkan dirinya ke kamu.Padahal body nya tak di ragukan lagi,sungguh sangat memanjakan mata"..Tanya Rino.
" Ohh itu mah beda ceritanya ,aku sama Silvia sudah di takdirkan bersama sejak masih Embrio. Jadi tinggal bagaimana aku nya berusaha untuk mendapatkan dirinya,jangan khawatir soal itu ".,Ucap Davin yang tak mau dirinya di salahkan.
" Yap kalau begitu aku juga akan seperti itu,memperjuangkan cintaku sampai titik darah penghabisan. Tak kan ada kata menyerah jika itu berkaitan dengan cinta,lagian aku nggak mau selingkuh darinya". Sahut Rino semangat.
" Oh jadi kamu nggak percaya ,tuh lihat di bawah dapur Mama sama siapa sekarang "? Perintah Rino karena kesal Davin seakan meremehkan dirinya.
" hemm bukannya seperti itu juga,tapi ah aku penasaran sih sebenarnya siapa yang ada dibawah.Ingat ya No kalau lagi halu,jangan terlalu kentara nanti malu nya tak ada yang mau nolongin". Ejek Davin lalu keluar dari kamarnya.
Ia bergegas kedapur melihat siapa kira kira yang di bawah Rino,ia masih belum percaya jika itu Sarah. Mengingat bagaimana ketusnya Sarah kepadanya ,bahkan tak ada waktu tanpa untuk tidak berdebat.
Saat Davin sampai Sarah sedang berada dalam toilet jadi tinggal Yuli sendiri,ia langsung menoleh kearah Rino yang kini juga sedang memasang wajah terkejut nya.
" Ya ampun Sayang kenapa kamu pergi tanpa pamit,apa aku memang tak ada artinya untuk kamu. Sampai hati melakukan semua ini,siap siap saja deh di jadikan bahan ejekan ". Gumam Rino lemas.
" Woii katanya ada kejutan untuk ku,kira kira di mana bro barang nya aku kepo nih.Kasihan sekali sih kamu ,hobinya halu terus awas lama lama bisa stres". Ejek Davin.
Saat Rino hendak menjawab panggilan dari wanita yang sangat di kenal nya,membuat senyum nya langsung terbit di wajah tampan nya itu.
" Sayang kamu sudah disini ,aku pikir masih dalam kamar Kak Davin"? Tanya Sarah.
__ADS_1
Rino langsung memeluknya tanpa peduli dua pasang mata yang sedang menatap kesal kearah nya ,baginya dengan Sarah masih tetap tinggal adalah kebahagiaan tersendiri untuknya.
"Woii ingat tuh anak orang,jangan asal nyosor saja bikin malu kamu tuh ya".Kesal Yuli.
Sedangkan Davin jadi bingung ,karena ternyata pemikiran nya dari tadi salah besar. Bahkan Sarah pun tanpa sungkan memanggil Rino dengan sebutan sayang,ternyata Rino memang rajanya kalau soal beginian.
Setelah melepaskan pelukannya Rino menatap kearah Davin,yang dari tadi hanya berdiri kebingungan. Ia tahu apa yang ada di pikiran Davin kini,pasti merasa heran kepadanya.
"Ada yang ingin di tanyakan sekarang ,dengan senang hati pasti akan ku jawab berhubung suasana hati ku sedang berbunga bunga ". Ujar Rino sambil tersenyum smirk.
" Kok bisa"? Tanya Davin singkat.
" Bisa apa nya"? Tanya Rino pura pura.
Davin menunjukkan tangannya kearah Sarah dan Rino,yang sedang berdiri bersisian. Mendengar pertanyaan Davin,Rino memegang tangan sarah dan mengecupnya.
Sarah menjadi sangat malu karena perbuatan Rino,yang tanpa malu menunjukkan kemesraan kepada mereka.
" Ihh kamu nih apaan sih malu tau nggak sihh kamu, lihat tempat dulu dong". Kesal Sarah sambil berbisik ke Rino.
"Milik ku jadi terima saja ya,lagian sepertinya kamu menyukainya kan"? Goda Rino.
" Stopp bertingkah aneh depan Maka,kenapa nggak malu kalian di depan Mama.Dan kamu Davin ,mulai sekarang kamu harus sadar kalau Sarah adalah menantu keluarga ini.Nanti setelah urusan kamu sama Silvia beres,kami akan mengurus keduanya agar nih boca tengik jangan main nyosor saja".Sindir Yuli.
Sementara itu Rino terkejut mendengar perkataan Mama nya itu ,sedangkan Sarah melihat wajah judes nya Yuli memilih mendekati nya.
" Ma jangan marah ya tuh salahkan anak Mama,yang hobinya nyosor saja. Aku mah nggak ngerti soal begituan ,kan aku masih polos melintir ". Bujuk Sarah sambil memasang tatapan memelas..
" Ehh jangan ngomong gitu Sayangku,tenang saja mana mungkin Mama marah sama kamu.Sudah ya ayo kekamar Mama,mau lihat pakaian yang cocok untuk menantu cantik ku ini"..Ajak Yuli sambil menarik tangan Sarah.
" Aku ikut Ya". Pinta Rino yang sudah berada di belakang Sarah dan Yuli.
" Maju satu langkah lagi ,kaki kamu bakal mama bikin keseleo ". Ancam Yuli tanpa berhenti jalan,ia yakin pasti Rino sudah berhenti mengikuti mereka.
" Ya elah punya emak satu saja ,tapi ribetnya minta ampun kalau begini kapan bisa nempel nya."Kesal Rino.
" Bisa di jelaskan soalnya aku belum konek,kok bisa Sarah panggil kamu Sayang?Padahal tadi pagi sampai siang kalian berantem terus ,masa sekarang jadi mesraan begitu "?.Tanya Davin heran.
__ADS_1
" Kita sudah jadian dan sekarang hubungan kita sudah resmi ,tinggal aku menghadap kedua orang tua nya. Karena jujur aku ingin merasakan menikah ,kemudian ada orang yang harus kita jaga".. Sahut Rino.
" Wahh kamu memang tokcer bro ,soal nya pesona kamu bisa langsung meluluh kan gadis judes itu.kalau aku Mah butuh perjuangan seumur hidup,baru bisa Sold out". Ucap Davin.