
HAI READERKU TERSAYOYENG...
JANGAN LUPA LIKE N VOTE NYA.. YA..
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU..
MAAF AUTHOR TAK BISA CRAZY UP KARENA TUBUH AUTHOR TAK MENDUKUNG...
MUNGKIN UP NYA BAKALAN TELAT, KARENA HARI INI JADWAL KONTROL KERUMAH SAKIT LAGI....
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT....
Yuli keluar dari kamar meninggal kan Dika yang sedang kesal.Sepanjang di dalam kamar mandi Dika tak ada hentinya, bersungut sungut.
Dika sangat kesal, karena harus gagal melakukan malam pertama.Bahkan sempat sempat nya yuli tadi menggoda nya.
" Aduh, junior ku bersabar ya..Kalau sudah tiba waktunya, kamu akan langsung tancap gas.
Yuli yang melihat kedua mertuanya, yang sudah di anggap orang tuanya tengah duduk di meja makan.
" pagi pa ma, maaf kita bangun nya telat". Ujar Yuli yang tampak malu malu.
Rika memperhatikan Yuli, ia tak melihat yuli keramas.Ia merasa heran sendiri, sebenarnya apa yang terjadi semalam.
"Santai saja nak, ayo gabung.Trus suami kamu mana"? Tanya dion bingung..
" oh dika nya nyusul, dia lagi mandi tadi". Ujar yuli biasa saja.Ia memainkan ponsel nya sembari menunggu dika.
" Yul, ayo sarapan nak".Ajak rika
__ADS_1
" nanti saja deh mah, aku nungguin dika saja"..Jawab Yuli
" oh iya mama lupa ya, sekarang udah ada gandengan nya"..Canda rika
Yuli hanya tersenyum mendengar perkataan mama nya.Karena ia tahu mulut rika selalu tak berhenti komentar.
Selesai mandi, dika keluar dari kamar mandi.Dan melihat Yuli telah menyiapkan pakaian nya.Mukanya yang kusut, langsung tersenyum.Ia merasa senang, karena sekarang ada yang mengurus nya.
"Ah bahagia hati ini, kalau ada yang urusin kaya gini". Gumam dika.
Selesai berpakaian, ia turun kebawa untuk sarapan.Ia menuju ke mereka, dengan wajah yang datar tanpa senyuman.
Rika yang melihat gelagat aneh putra nya.Jiwa kepo nya pun meminta untuk bertindak.
" pagi yang udah jadi suami.Mukanya di tekuk saja, kaya semalam nggak di kasih jatah"..Ujar rika menyindir dika.
" Emang"..Jawab dika asal.Yang tak peduli, karena mendapat pelototan dari yuli.
Yuli menanggapi dengan tersenyum,karena mulut mama nya yang tak bisa di sensor dikit.
Sedangkan Dika menatap kesal ke arah mama nya.Bukan nya mengajari yuli yang baik, ini malah mengajari yang bukan bukan.
" ma, aduh mulut nya kenapa sih, harus sepedas itu.Bukan nya ngomong yang baik eh ini malah yang aneh aneh saja"..Gerutu dika kesal.
Sedangkan rika hanya mengangkat bahunya.Ia tak peduli, karena menurut nya membuat putra nya kesal, adalah suatu kesenangan baginya.
Yuli mengambil piring dika, dan menaruh makanan di piring nya.
" Sayang kamu mau minum apa"? Tanya yuli
" emm kopi saja deh yang". Sahut dika sambil tersenyum ke yuli.Ia tak mungkin lama lama kesal ke yuli.Karena ia sangat mencintai istrinya terssebut.Lagian datang bulan adalah kodrat semua wanita, pertanda ia wanita normal.
Setelah memberikan makanan nya dika.Yuli menuju kedapur untuk membuat kan dika kopi.Selesai dari itu, ia memberikan ke dika.
__ADS_1
" ini yang kopinya". Ujar yuli
" Makasih istri ku tercinta, kamu juga sarapan, nanti kita telat antar papi dan mami ke bandara". Ujar dika
" iya,
"Aduh yang lagi panas panas nya, kita bisa jadi nyamuk ni pa". Sindir rika
Sedangkan Dion hanya menggeleng kepala.Melihat kelakuan istri nya yang, selalu saja ada bahan untuk menggoda putranya.
" Iri bilang boss". Ujar Dika sambil terus mengunyah makanan nya.
Yuli terlihat kesal, ia menatap tajam kearah dika.Karena hobinya menjawab setiap perkataan mama nya.Sedangkan dika tersenyum, melihat yuli sambil makan namun wajah nya di tekuk.
" Sayang, mama aku yang satu ini, kalau perkataan nya itu nggak di jawab.Pasti bakalan ngegas terus, kamu lupa ya"? Ujar dika sambil tersenyum smirk ke arah mama nya.
" Dasar anak nakal, emang kamu pikir mama ini sopir bus, yang hobinya ngegas terus". Kesal rika
" Nah itu tahu". Sahut Dika yang membuat mama nya kesal parah
" Udah deh,kalian tuh hobinya berdebat terus.Nggak capek tuh mulut, komat kamit terus".Ujar dion menatap tajam kearah istri dan anak nya.
Yuli langsung tertawa kecil, mendengar papa nya.Ia sangat setuju dengan ucapan nya, karena sangat betul.
"oh jadi papa sekarang, berani marah sama mama.Ok, tak masalah,Jangan lupa ya pa! PEMBALASAN ITU LEBIH KEJAM". ujar rika menekan kata tersebut.
Dion membulat kan matanya.Ia tak percaya dengan perkataan istrinya, yang langsung menanggapi dengan emosi.
Rika yang sudah selesai sarapan, langsung masuk kedalam kamar nya dengan wajah cemberut.
" Aduh sayang, kayanya bakalan perang dingi nih.ayo kamu udah selesai sarapan kan, ayo kita jalan". Ajak dika
"
__ADS_1