Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 244


__ADS_3

Haii reader ku tersayang...jangan lupa like n vote nya dongg...macam tambah sepi ee vote nya...


Happy reading ya guys...


Lanjut


"Iya benar Tuan, saya setuju dengan perkataan anda.Saya mendukung hubungan keduanya, bukan kah pernikahan itu ibadah". Sahut Ella.


" Makasih nyonya Handoyo". Sambung Dina.


" mmm maaf sebelum nya, kalau bisa panggil nama saya saja, karena saya merasa seperti terlalu tua jika di panggil seperti itu". Pinta Ella.


" yapps saya juga setuju, gimana kalau panggil saya Dina saja". Saran Dina


"ok gimana kalau panggil saya Ella juga". Sambung Ella.


" Sipp, aku merasa seperti datang bertemu sahabat, bukan seperti melamar anak gadis kamu". Ucap Dina sambil tersenyum.


" Haha, santai saja". Sahut Ella.


" Kayanya kita di lupain deh".Ucap Lika Lirih


" Iya sayang kamu benar sekali". Jason menimpali


" Ya sudah ayo kita makan, soal nya kampung tengah udah calling dari tadi". Ajak Ella.


" Yupps ayo".Sahut Dina


Dina dan Ella langsung akrab, bahkan terlihat sangat heboh.Bahkan lamaran nya pun pembahasan nya baru sebagian saja.Namun kedua wanita paruh baya itu, seperti nya sudah melupakan nya.


" Ishh papa,mama kok malah lupa tujuan awal kesini, baru ngomong segitu langsung bahas yang lain.Soal pernikahan nya pun, belum dibahas sama sekali".Kesal Jason

__ADS_1


" Sudah lah nak, begitulah emak emak kalo ketemu, papa mah sudah biasa lihat nya". sahut samuel santai


Namun berbeda dengan Jason, ia nampak sangat kesal.


" nggak tahu apa, kita ngebet mau minta kawin".Kesal Jason dalam hati.


" Ayo semua nya silahkan duduk, tuan erlangga, nak jason ayo lika sayang". Ajak Ella


" makasih Ella, panggil nama saja biar akrab kan kita mau jadi besan". ucap samuel.


" oh ok lah, gimana kalau aku panggil nya mas samuel saja, dina"? Tanya Ella kepada Dina


" hemm itu lebih baik". Dina mengacungkan jempol nya.


" Ayo sayang duduk, yang mau jadi pengantin kok murung sih". Goda Ella.


" Gimana mau jadi pengantin, tanggal pernikahan saja nggak tahu". Sahut Lika ketus


" Haha, maaf iya iya sambil makan kita bahas lagi deh, jangan cemberut gitu dong jelek tahu". Ejek Ella.


Ketika di sela makan, Ella bertanya kepada Lika dan Jason.


" Jadi kapan kalian berencana menikah"?Tanya Ella


" Emm secepat nya Bunda,Gimana menurut kamu sayang"? Tanya Jason kepada Lika.


" Kalau aku sih yes". Sahut Lika


" Kalau aku sih yes juga". Dina menimpali


Semuanya hanya tertawa kecil, karena ternyata hari ini suasana sangat hangat dan akrab.Berbeda dengan lamaran yang lain, yang terlihat serius.

__ADS_1


Ella tak ingin membuat putri semata wayang nya tersebut pikiran.Ia sebisa mungkin menjauh kan suasana canggung, dan memberikan kesan yang baik.


" Terima kasih, karena keluarga Erlangga mau menerima putri saya, saya senang karena ia bisa merasakan keluarga yang utuh.Yang tidak bisa saya berikan kepadanya". Lirih Ella di sela makan nya.


" Bunda tuh mgomong apa sih, Lika bahagia kok meski cuman sama Bunda saja".Ucap Lika yang tak ingin melihat kesedihan di wajah bunda nya itu.


" Bunda jangan khawatir, Jason pasti menjaga dan membahagiakan Lika". Kata Jason pasti.


"iya Ella, kami janji nggak akan mengecewakan kamu, jika sampe anak ku menyakiti Lika, aku pastikan aku adalah orang pertama yang menghabisinya". Sahut Dina sambil menatap tajam ke arah putra nya itu.


Jason bergidik ngeri, melihat tatapan mematikan dari mamanya itu.


" Ya ampun ma, lihatinnya nggak perlu segitu nya kali.Bayangin saja, sudah buat aku ngeri". Ujar Jason


" Terima kasih ya, semuanya karena sudah mau menjaga putri kecil saya". Ucap Ella tulus.


Semuanya tersenyum mereka makan, sambil di selingi dengan obrolan ringan.Bahkan tak jarang Dina, menjahili putranya tersebut.


Selesai makan, mereka duduk bersantai di ruang keluarga.sambil menikmati kopi buatan nya Lika.


" Mm kamu desaiener Ya Ella"? Tanya Dina


" Iya aku desainer ".Sahut Ella


" mm kalau kamu nggak keberatan, boleh nggak aku minta kamu desain gaun empat buah untuk pernikahan anak anak kita nanti". Pinta Dina


" Emang gaun nya empat untuk siapa saja ma"? Tanya Jason


" Ya untuk mama, Bunda, mbak Rika sama Yuli, sebenar nya pengen nya lima sama mbak Riani.Tapi takut nya saat hari H mbak Riani nggak sempat hadir". Jawab Dina


" mmm iya aku setuju, aku akan buat lima , karena aku yakin Riani pasti hadir". Ujar Ella.

__ADS_1


" Yang benar, kamu mau mendesainya.ah aku tersanjung memakai gaun dari desainer ternama ibu kota Ella handoyo". Puji Dina


" Hemm biasa saja, jangan terlalu memuji nanti kalau aku terbang tinggi susah turun nya.


__ADS_2