
HAII AKU BALIK LAGI
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA TERUS RATE N VOTE NYA JUGA YA YA YA...
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS.....
LANJUT...
" haha sayang kamu tuh ya bawaan nya sensi amat sih". Ledek lika
" Habis kamu tuh ya, kalau ngomong tuh nggak dipikir dulu".kesal Jason
" maaf bos, ok kita akan berjuang sama sama jika mama sama papa kamu tak merestui". ujar Lika membujuk Jason.
" Nah gitu dong, jangan kalah sebelum bertanding". Sambung Jason
" Sayang turun Yuk, kita sudah sampe di rumah aku nih". Ajak Jason
Lika terpaku menatap bangunan mewah di hadapan nya kini.Terlihat sangat megah, namun masih lebih besar mansion milik Keluarga hadiwinata.
" Sayang beneran ini rumah kamu"?Tanya Lika
" Ya iyalah yang, mana berani aku baw kamu ke rumah orang, nanti di sangka maling baru keok".Ledek Jason
" Oh aku pikir ini rumah nya mpok romlah". Sahut Lika yang mencoba bercanda agar tak terlalu gugup.
Jason yang melihat wajah cemas Lika, mendekatiny dan memeluk nya.
" Aduh yang mau ketemu mertua,tegang amat si eneng". Goda Jason
" huh, jangan banyak bicara atau aku pulang".Ancam Lika
" Haha, iya maaf deh, ayo kita masuk.Aku yakin pasti besok langsung di suruh nikah, soalnya mama sama papa kan ngebet banget punya cucu".Hibur Jason
" Enak saja kalau ngomong, emang pikir bikin anak itu mudah apa, tinggal nyosor langsung hamidun". Kesal Lika
Jason hanya tersenyum,sambil memegang tangan Lika mereka masuk kedalam rumah.Di sana keduanya melihat orang tua Jason dan seorang gadis cantik tengah duduk berbincang santai.
__ADS_1
" Hai semua serius sekali ngobrol nya". Sapa Jason.Sementara Lika hanya tersenyum canggung.
" hei anak ganteng papa sudah pulang nih, papa pikir sudah lupa sama rumah". Goda ?samuel erlangga papa nya Jason.
" Ya enggak lah pa, masa lupa rumah kaya bang toyib saja". Sahut Jason
" Ayo duduk dong, masa berdiri saja, mau nagih utang kamu". Ujar Dina mama nya jason.
Jason pun mengajak Lika duduk.
"sayang, ayo duduk yuk". Ajak Jason
" cie roman nya ada yang lagi sayang sayang nih". Ledek Dina.
Jason hanya tersenyum santai sementara Lika bingung harus bagaimana.Berbeda dengan tatapan perempuan cantik di samping Dina mamanya Jason kini.
Wanita tersebut terlihat menatap tak suka ke arah Lika.Ia bahkan tersenyum sinis kearah nya.Yang membuat Lika mengeryitkan kening, ia tak tahu sebenar nya masalah nya apa sehingga wanita tersebut tak menyukainya.
"Hemm, apa nggak ada yang mau kamu jelaskan ke papa dan mama, Jason"? Tanya Samuel
"Oh iya pa, ma, aku datang mau kenalin Lika.Dia pacar nya Jason, dan aku sudah serius dengan nya." Ujar Jason
" Oh jadi ini yang buat anak mama, senyum senyum sendiri kaya orang stres". Goda Dina.
" Masa sih ma, papa nggak pernah lihat tuh". Sahut samuel
" sudah lah pa, jangan bahas lagi malu tau.Jadi gimana kami di restuin atau tidak nih"? Tanya Jason berharap
Sementara Lika saling menautkan tangan nya, ia tak berani mengangkat muka nya.Ia sangat takut, tak kan di restui.
" Gimana pa, ada yang datang minta restu nih, dikasih apa enggak ya"?Goda Dina
" Mmm, papa pasti restuin kalian, karena papa tahu anak papa pasti tak kan salah memilih". Sahut samuel.
" Yap betul sekali pa,lagian aku juga tak mungkin kalah dari mas Dion.Masa mereka mau gendong cucu aku nya belum". Sambung Dina
" Nah tuh kan sayang apa aku bilang". Bisik Jason
Lika hanya cengengesan mendengar perkataan Jason.
"Bella nggak setuju, bukan nya kak Jason janji akan menikahi Bella".Teriak wanita yang duduk di samping Dina..
__ADS_1
Semua yang ada di ruangan tersebut, sangat terkejut.Terlebih Lika, ia heran memang ada hubungan apa sebenar nya Jason dengan wanita tersebut.
" Maksud kamu apa Bella ngomong kaya gitu"? Tanya Dina tak mengerti
" Kak Jason kamu lupa sama janji kita? Kenapa kamu lebih memilih dia di banding aku? Padahal aku kan lebih segalanya dari dia". Sinis Bella sambil menatap nyalang kearah Lika.
" Stop Bella, memang nya kapan aku janji mau nikahin kamu"? Tanya Jason heran.
" Kak Jason lupa atau pura pura lupa"? Selidik Bella
" Oh my, Bell ayolah jangan ciptakan bahasa yang bikin situasi jadi runyam". Bujuk Jason
" Stop kak Jason jangan coba coba bela wanita jalang ini.Dulu bukan nya kak Jason pernah ngirim surat ke aku, katanya kalau aku sudah besar kakak bakalan nikahin aku". Sarkas Bella
" Cukup Bella, jangan coba kamu panggil Lika seperti itu lagi.Atau kalau tidak akan ku buat kamu menyesal nanti.Ku tegaskan disini yang mengirim surat itu teman aku bukan aku, hanya saja dia menggunakan namaku hingga membuat kamu salah paham". Jelas Jason
" Bohong kakak bohong pasti semua karena wanita sialan ini". Tunjuk Bella ke Lika
plakk
Dina menampar Bella, ia tak suka jika ada yang menghin calon mantunya.
"Cukup Bella, jangan coba kamu menghina menantu saya, atau saya tak segan berbuat kasar". Ancam Dina
"Tante mukul Bella karena dia, tante nggak sayang lagi sama Bella"?Lirih Bella
" kamu yang berani lebih dulu jadi saya terpaksa, lagian selama ini bukan nya kamu yang mengejar Jason, padahal ia hanya menganggap kamu sebatas adik.Saya sebenar nya muak dengan tingkah liar kamu, tapi karena masih menghormati orang tua kamu makanya selama ini kami diam".Jelas Dina dengan menahan amarah nya.
" Aku benci kalian semua, aku benci kamu Jason terlebih kamu wanita jalang". Ujar Bella
Lika yang sudah tak tahan atas penghinaan Bella kepadanya.Ia pun mendekati Bella dan menampar nya.
plakk
" Jaga mulut kotor kamu, cukup sudah kamu menghina saya dari tadi.Saya masih punya harga diri bukan seperti kamu, hanya bisa nya memaksa saja". Ujar Lika sambil menatap nyalang ke arah Bella.
Bella hendak menampar Balas Lika, namun ditahan oleh samuel.
" Bella cukup sebelum kesabaran saya habis, pulang lah sebelum semua perkataan dan perbuatan kamu di dengar oleh papa kamu". Ancam samuel
Bella yang mendengar perkataan Samuel, mendengus kesal dan langsung keluar dari rumah tersebut.
__ADS_1
Lika duduk sambil menggenggam kedua tangan nya, seumur hidup baru kali ini ada yang menghina nya.Ia sangat tak menyangka,rencana bertemu calon mertua malah harga dirinya di injak.
Jason yang mengerti keadaan Lika, langsung memeluk nya.Tanpa peduli dengan keberadaan kedua orang tua nya.