Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 163 s2


__ADS_3

HAII TERSAYOYENG...


AUTHOR BALIK LAGI NIHH


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, COMMENT N RATE NYA YA...


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KAMI PARA AUTHOR AMATIRAN INI...


HEHE AUTHOR JADI CURHAT..


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


Yuli pun duduk di samping Sinta, kedua nya masih merasa canggung.Namun Sinta yang merasa diri bersalah, karena pernah mencelakai yuli.Akhirnya ia membuka suara, memecah kecanggungan diantara mereka.


"Kamu apa kabar Yul"? Tanya Sinta


"Aku baik sin, kabar kamu gimana, baik saja kan"? Tanya yuli balik.


" Ya seperti yang kamu lihat, keadaan aku seperti ini.Lebih buruk dari gembel yang ada". Ujar Sinta sendu.


Yuli yang mendengar perkataan sinta, ia merasa seperti penuh dengan kesedihan.Ia melihat Sinta yang dulu dan sekarang sangat lah berbeda.Sinta yang dulu penuh dengan keceriaan, sedang kan sekarang penuh dengan kesedihan.


" Maksud kamu apa sin kok ngomong nya seperti itu"? Tanya yuli bingung.


" Biar lah yul, ini menjadi sesuatu yang tak usah di bahas lagi"..Ujar sinta membuang muka.Karena ia tak ingin yuli melihat nya, yang sedang menahan air matanya agar tak jatuh.

__ADS_1


Yuli menggenggam tangan Sinta, ia merasa kasihan melihat sahabat nya.


" Kamu masih anggap aku sahabat kamu kan? kalau iya, kamu cerita semua beban kamu, aku ingin membantu sebisa ku". Pinta yuli sendu.


" Jadi setelah apa yang aku perbuat, kamu masih menganggap aku sahabat kamu.Aku tak pantas yul, aku sudah jahat sama kamu". Balas Sinta.


Sementara yang lain membiar kan yuli dan sinta berbicara.Mereka ingin agar kedua sahabat tersebut, saling berbagi masalah yang mereka alami.


Alan semalam saat Sinta sudah tidur, ia menghubungi riani dan bram menceritakan soal sinta.


Riani merasa iba namun ia tak bisa berbuat apa apa.Karena dalam hati nya ia masih membenci mama nya Sinta yaitu rosaline.Karena mereka yuli tak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah.


Namun Riani juga tak bisa menyalahkan Sinta.Karena Sinta tak tahu apa apa yang telah mama nya lakukan dahulu.Hanya yang ia sesalkan Sinta selama ini tak tulus menganggap yuli sahabat nya.


Namun perbuatan Sinta yang mencelakai Yuli sampai sekarang masih membekas di memorinya.


" Bagiku kamu dan lika tetap sahabat terbaik ku selamanya". Ujar yuli tulus


" Memang nya papa sama mama kamu kemana Sin"? Tanya yuli penasaran


" Dia bukan papa aku yul, aku tak tahu papa ku siapa.Sedangkan mama tak pernah menemuiku sama sekali, bahkan sampai sekarang, aku tak tahu dia ada dimana"? Ujar Sinta dengan tatapan kosong.


" Jadi selama ini kamu tinggal dimana"? Tanya Yuli penasaran.


" Aku tinggal di jalanan, pokonya dimana saja.Yang penting aku bisa berteduh dari hujan dan panas". Sahut Sinta.


Yuli menutup mulut nya, ia seakan tak percaya dengan apa yang sinta alami.Berbohong, apa mungkin sinta berbohong.Tapi untuk apa, ia melakukan semua itu, hanya orang gila yang mau melakukan nya.


" Ya ampun sin,maafkan aku yang tak tahu sama sekali keadaan kamu". Ujar yuli tulus

__ADS_1


" Sudah lah yul, kamu sekarang pantas berbahagia.Sudah cukup penderitaan kamu dulu, mungkin sekarang Tuhan sedang menegur ku.Karena aku dulu orang sangat tak tahu bersyukur dan berterima kasih"..Jawab Sinta sambil tersenyum.


" Aku yakin kamu bisa kok, Sinta yang aku kenal kan sosok yang kuat dan pemberani". Ujar yuli memberi semangat.


" Makasih ya yul kamu memang paling The best".Puji Sinta sambil mengacungkan kedua jempol nya.


Yuli tersenyum, karena Sinta akhirnya tersenyum lagi.


" eits, tunggu dulu, kamu ngapain disini.Aku penasaran deh"..Tanya Sinta


Alan yang mendengar nya hanya tertawa kecil.Ia pikir Yuli akan lupa, menanyakan itu tapi ternyata dugaan nya salah.


" Ya ampun jiwa kepo nya muncul lagi deh"..Ujar Alan


Dika yang mendengar perkataan Alan, cemburu nya pun kumat lagi.


" Kamu bilang istri ku apa tadi? Awas ya kamu kalau berani lagi"..Sinis Dika dengan menatap tajam arah Alan.


" Ampun bang jago". Ejek Alan.


" Haha, kalian tuh sama saja, nggak berubah.Ini juga yang udah punya istri juga tapi nggak tahu berubah"..Ejek Sinta


"Oh jadi sekarang, sih jomblo ngenes sudah ada yang bela nih ceritannya". Dika menggoda Sinta dan Alan.


Keduanya hanya tersenyum canggung.


" Jawab dong, pertanyaan ku.Bukan nya ngebahas yang nggak jelas seperti itu".Kesal yuli


" Aku mau bawa Sinta buat bantu jagain mama, daripada dia sendirian disini". Jawab Alan

__ADS_1


" Oh seperti itu, kalau menurut aku daripada jagain mama nya saja, lebih bagus kalau jagain anak nya sekalian, iya kan sayang". Goda Yuli dan bertanya kepada dika.


" Bener banget sayang ku"..Jawab Dika yang menaik turun alis nya ke arah Alan.


__ADS_2