Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 254


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG...


***HEMM GUYS....AKU LAGI KESAL SAMA KOMENTAR NYINYIR PEMBACA,,,,AKU BUKAN MAU BUAT CERITA YANG BERBELIT..COBA BAYANG KAN SAJA,ORANG SUDAH NIKAH TAPI BELUM HAMIL, YA SEMPURNA NYA DIMANA TOH GUYS...PLEASE DEH...


KASIH KOMMEN TUH KO PIKIR SADIKI KHA***...


LANJUT....


Dika yang sudah sampai di kamar dengan istrinya itu, memeluk istrinya.Ia sudah mengambil keputusan untuk mengajak Yuli bulan madu.


" Sayang nanti kamu berkemas ya, besok kita bulan madu".Pinta Dika


Yuli mengeryitkan kening nya, pasal nya ia tak pernah bermimpi akan Bulan madu.


" Kamu yakin sayang untuk pergi, bukan nya kamu akan sibuk bantu papa di kantornya"? Tanya Yuli


" Kamu lebih penting dari yang lain, aku masih ingin menikmati waktu berdua dengan kamu". Ucap Dika


" Maafkan aku jika merepotkan kamu, memang benar kata mama kalau sekarang kita harus menikmati waktu berdua.Sebelum ada Dika junior tinggal di dalam sini". Dika berkata sambil mengelus perut istrinya itu..


" Makasih sayang, karena sudah pengertian ke aku.Makasih juga karena sudah hadir di hidup ku, I love you Andika hadiwinata". Sahut Yuli tulus


" I love you too, Yuli Evelyn Hadiwinata". Sambung Dika

__ADS_1


Keduanya berpelukan cukup lama, karena melepaskan semua kesalah pahaman yang terjadi antara mereka.


Setelah itu keduanya menyiapkan pakaian dan memasukan kedalam koper pakaian mereka.


" Sayang kita berapa lama nanti di sana, dan kita mau kemana"? Tanya Yuli penasaran.


" Mmm tergantung kenyamanan saja, menurut kamu kita enak nya kemana"? Tanya Dika yang ingin mendengar saran dari istrinya.


Meskipun ia yakin pasti permintaan istrinya itu, pasti yang akan buat dirinya tak terima.


" Kalau aku mau ke korea sama Thailand, kalau kamu"? Tanya Yuli balik


" Mmm aku mau ke Spanyol, mau ajak kamu kesana bukan kah kita madrista sejati.Lagi pengen berkunjung ke santiago bernabeu,Tempat Club kesayangan kita". Sahut Dika


" Ohh my, kalo kesana aku mau banget yang, selama ini kan aku pengen banget kesana". Sahut Yuli antusias..


(Apalagi author , club tersebut merupakan club kesayangan.Biarpun cewek tapi author fanatik sekali dengan mereka, maaf melenceng)


.


Setelah di putuskan Dika tak mungkin hanya menghabiskan waktu di Spanyol saja, ia memutuskan akan ke korea dan Thailand lebih dahulu baru Spanyol.


" mm tapi kapan kita akan kesana,oiya aku lupa kita kan belum beli tiket pesawat". Ujar Yuli sambil memukul pelan otak nya

__ADS_1


"Sayang jangan sakiti diri kamu aku nggak suka lihat nya".Pinta Dika sambil menarik tangan Yuli.


" Kamu lupa ya siapa aku dan siapa kamu, kita kan bisa kesana pake jet pribadi.Jadi tinggal berangkat kapan saja.Lagian semua dokumen kita kan sudah siap semua". Sambung Dika lagi


" Haha anak sultan mah bebas". Ujar Yuli sambil terkekeh.


" Ya sudah ayo kita tidur, besok siang kita berangkat.Nanti pagi baru kita ngomong kesemua orang, biar mereka nggak ngamuk karena kita pergi diam diam". Kata Dika


" Hehe, bener banget yang, aku nggak bisa bayang kan deh.Kita pergi seharian saja omelan nya sudah amboi aduhai, apalagi berhari hari, bisa bisa telinga kita nggak ada di tempat nya lagi". Sahut Yuli


Keduanya tidur tanpa melakukan olahraga vanas mereka seperti biasanya.( Maaf author nggak cerita adegan ranjang, soal nya ada yang kommen katanya ihh author lebay deh kebanyakan adegan ranjang nya.Padahal kan orang kalo baru nikah ya masih panas panas nya, tapi apalah daya ku author yang remahan ini.)


Dika tidur sambil memeluk istrinya itu, sedangkan Yuli menjadikan lengan Dika sebagai bantal nya.Posisi begini lah yang selalu mereka lakukan tiap malam, jadi jika sedang marahan, sangat terasa sekali.


Lika yang kini sedang video call dengan sang calon suami sedang menahan malu.Pasalnya dari tadi Jason selalu melancarkan rayuan maut nya.


" Sayang aku kangen, dada aku terasa sesak karena kamu adalah pasokan oksigen ku, dan apalah daya ini karena kamu jauh". Ujar Jason


" Ishhh sayang, stop deh aku dengar nya merasa geli tau.soal nya kamu tuh nggak pandai merayu tau nggak"? Lika sengaja berkata begitu supaya Jason berhenti menggombali dirinya.Sebelum jantung berdisko lebih parah, dan akan membuat dirinya susah tidur lagi.


" Bukan nya terima kasih karena sudah di rayu sama pria tampan, eksklusif lagi". Ujar Jason tak bersemangat.


" Sudah tua kalo ngambek tuh, seni nya nggak ada tau". Lika terus menggoda

__ADS_1


" Hemm biar sudah tua begini, cuman aku yang bisa tampung rindumu". Jason terus menggombal


" Iya iya,


__ADS_2