Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 364


__ADS_3

Haii guys


JANGAN LUPA LIKE N KOMENNYA KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Rino seperti orang kesetanan ketika kehilangan jejak Sarah,padahal tadi ia berusaha agar tak kehilangan jejak mobil Rendy.


"Ya Tuhan kenapa bisa kehilangan jejak seperti ini sih,ini mata juga katanya dipakai buat melihat tapi kenapa mobil sebesar itu bisa tidak tahu ya!" Gerutu Rino yang celingak celinguk mencari Mobil milik Rendy.


Ketika pandangannya tertuju kepada sebuah Villa yang hanya sebuah saja ditengah peternakan yang luas,Rino yang merasa penasaran memilih mendekati tempat itu dan ingin memeriksa sejenak agar jiwa kepo nya tak berontak lagi.


"Ini tempat kaya tidak ada penghuninya,tapi kenapa lampunya menyala?" Gumam Rino penasaran.


Sedangkan didalam Sarah tengah berjuang untuk melepaskan ikatan Rendy ditangan dan kakinya,ia tak sudi jika dirinya dijamah pria kurang ajar itu.


"Lepaskan aku brengsek!" Sarkas Sarah kasar.


Namun sayang teriakkan nya itu hanya dianggap angin lalu saja,membuat Sarah bergidik ngeri melihat wajah penuh ***** milik Rendy itu.


"Ya Tuhan jika selama ini aku selalu menyakiti orang lain aku mohon ampun,tetapi kali ini saja jangan kau perhitungkan dosaku selamatkan aku dari tangan dan ***** yang tak bisa membuat ku berlari dari sini!" Lirih Sarah dalam hati.


Ia hanya memejamkan matanya dengan air mata yang mengalir,dirinya sudah tak berdaya hanya bisa berdiam diri merasakan sentuhan dan kegiatan Rendy yang memaksa membuka pakaiannya.


Sarah merasa jijik dengan tubuh nya yang sudah dijamah manusia seperti Rendy,mungkin sebentar lagi miliknya yang dijaganya dua puluh empat tahun itu pasti bakal diambil juga.


Yang ada dalam pikirannya apa arti seorang gadis jika tidak virgin lagi,mungkin bagi kaum pria berbohong dengan mengatakan dirinya masih perjaka bisa dipercaya tapi ini seorang wanita mustahil.


Biarpun ia berusaha menyembunyikan serapat mungkin,akan tetapi kelak suaminya adalah orang yang akan memakinya pertama kali.


"Aku mohon jangan lakukan itu,bagaimana diriku nanti nya!" Pinta Sarah lirih.


Akan tetapi Rendy yang hanya mempunyai paras tampan,akan tetapi akhlak nya jauh dari kata sempurna bahkan lebih tepat mirip binatang.


"Sayang jangan menangis ya,sakitnya cuman sebentar kok setelah itu kamu pasti bakal mengakui kalau surga dunia yang aku kasih kekamu bikin mau lagi!" Sahut Rendy yang sedang mencium leher Sarah walaupun sang empunya menggeleng kepalanya karena tak sudi.

__ADS_1


"Aku suka wanita yang agresif kaya kamu." Ucap Rendy disela sela kegiatannya.


"Lepasin aku bangsat,kamu jangan pernah samakan aku dengan para jalangmu itu!" Teriak Sarah.


"Tapi sayangnya para jalangku itu awalnya sok jual mahal kaya kamu,setelah itu mereka sendiri yang naik keatas ranjangku dengan sukarela dan aku hanya menikmati tingkah liar mereka itu." Sahut Rendy yang membuat Sarah ingin sekali memukul wajah songong nya itu.


"Pria brengsek,awas saja kau ya aku berjanji demi dewa neptunus bakal kuhabis kau!" Bentak Sarah sambil menatap tajam kearah Rendy.


"Kamu tambah seksi kalau menatap ku seperti itu." Goda Rendy.


"Dan kamu tambah menjijikkan jika aku melihat mu seperti ini!" sinis Sarah sambil tersenyum mengejek.


Rendy tersulut emosi ketika melihat wajah mengejek milik Sarah itu,sebagai seorang pria dirinya merasa tertantang untuk membungkam mulut wanita yang dari tadi sudah menjatuhkan harga dirinya.


Plak


Plak


Sebuah tamparan keras mendarat sempurna dipipi Sarah,membuat wanita cantik itu meringis kesakitan.


"Awww,kamu itu bajingan." teriak Sarah membuat Rendy tambah murka dan melayangkan sebuah pukulan maut untuknya.


"Bagaimana masih mau kurang ajar Honey." ucap Rendy sambil menatap tajam kearah Sarah yang sedang terbaring dikukungannya.


"Demi Tuhan aku akan membunuh mu setelah aku lolos dari sini,tunggu saja pembalasanku brengsek." gumam Sarah dalam hati.


Rino yang mendengar suara orang bertengkar ia pun mendekati sumber suara,didengarnya suara itu berasal dari sebuah kamar dilantai atas.


Brak


Rino mendobrak pintu dihadapanya sekuat tenaga,netranya membulat ketika melihat wanita yang dicintainya sedang dikukung oleh pria yang tadi mengajak dirinya jalan jalan.


"Kurang ajar kau akan kubunuh kau akan kubunuh kau akan kubunuh!" Sarkas Rino mengepalkan tangannya lalu setengah berlari dan menghajar Rendy yang polos tanpa sehelai benagpun .


Bugh bugh bugh


Rino memukul Rendy secara membabi buta,ia bahkan tak memberikan jedah sedikitpun hingga wajahnya babak belur tak dikenali.


Sementara itu Sarah sedang menutupi dirinya dengan selimut,ia sangat malu ketika dilihat oleh orang lain dengan keadaan seperti itu apalagi seorang pria.

__ADS_1


"Aku malu Ya Tuhan,kenapa bisa jadi begini!" Lirih Sarah dalam hati.


"Bajingan bakal kupatahkan badan kamu,berani berani nya kamu menyentuh wanitaku!" Ucap Rino sambil terus memukul Rendy yang sudah terkapar tak sadarkan diri.


Setelah puas meluapkan emosinya,Rino menoleh kearah sosok mungil nan rapuh yang sedang meringkuk dibawah selimut.


Didekati tubuh Sarah yang sedang bergetar setelah itu memeluk tubuhnya erat,Sarah menangis lirih karena merasa hilang dan hancur berkeping sudah harga dirinya.


"Maafkan aku karena sudah merelakan dirimu ikut dengan brengsek itu!"Ucap Rino sambil mengecup pelan kepala Sarah.


"Aku malu!" Gumam Sarah pelan tapi masih bisa didengar oleh Rino.


"Tenang ada aku,bakal kuhancurkan brengsek ini dengan tanganku sendiri." ujar Rino dingin.


"Bawa aku pergi dari sini!" Pinta Sarah lagi.


"Sabar Sayang!" ucap Rino lalu menoleh kearah Rendy yang belum sadarkan diri setelah itu Rino mengambil ponsel dan kunci mobil milik pria itu.


Setelah itu Rino keluar kamar sebentar dan memutuskan aliran kabel telepon tempat itu agar Rendy tak bisa meminta tolong siapapun karena ia ingin mengajarkan sesuatu yang berharga pada Rendy yaitu sebuah usaha untuk bertahan hidup bukan hanya untuk menghancurkan hidup seseorang.


Setelah itu Ia kembali kedalam kamar tempat Sarah berada,dan terlihat tatapan devil dari wanita itu.


"Kamu itu kemana saja hah,mau ninggalin aku lagi?" Tanya Sarah kasar.


"Shut diam,jangan banyak bicara aku tadi lagi pecah otak untuk mencoba mengajak pria brengsek ini bermain petak umpet." Sahut Rino lalu bersiap menggendong tubuh Sarah yang masih tertutup selimut.


"Kamu telanjang?" Tanya Rino yang membuat wajah Sarah langsung memerah karena malu.


Blushh


"Oh Tuhan harga diriku digadai oleh bule kampret ini,aku lebih baik menghilang sekarang jika bisa ke planet mars begitu." gumam Sarah dalam hati.


"Nih pake jaket punyaku,aku takut nanti khilaf padahal belum sah." Ucap Rino sambil tersenyum sedangkan Sarah menatap tajam kearah nya.


Rino menggendong Sarah menuju mobil,bahkan ia dengan sengaja menginjak tangan Rendy yang sedang terjulur keluar.


"Rasakan aku injak tanganmu kaya keset kaki,karena tadi tangan kurang ajar kamu sudah berani menyentuh tubuh wanitaku!" Batin Rino sambil tersenyum.


Sarah menyembunyikan wajahnya diceruk leher Rino membuat pria itu menahan gejolak terselubung,sebab sesuatu dibawah sana sedang berontak minta tolong.

__ADS_1


"Oh Tuhan ini cobaan yang berat,aku bisa mati kalau begini terus Tuhan." Batin Rino sambil merem melek.


Sarah heran karena melihat wajah Rino yang tengah terlihat seperti menahan sesuatu,ingin ia bertanya tapi ditahan nya saja.


__ADS_2