Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 255


__ADS_3

HAI HELLO HIHI MY READER KU YANG TERSAYOYENG...


.......


....


LAGI GALAU JADI NGGAK MAU MINTA SESUATU.


BIAR SA SU CINTA SENG USAH PINTA JANG TERLALLU MEMENDAM RASA, KARNA KALAU SA SU BILANG SA TRAKAN BERPINDAH KARNA SU SEYENG...


HAPPY READING YA GUYS...


AMAN SAYANG AMAN YA...


LANJUT...


" Iya iya memang seyeng ku paling terbaik deh". Ujar Lika yang jengah mendengar gombalan khas Jason.


" hehe nggak perlu marah kali yang, emang kamu nggak senang kalau aku gombalin kamu"?Tanya Jason


" Ya nggak juga sayang,masa di gombalin kok nggak mau.Malah aku senang, saking senang nya sampe jantung aku sedang ajep ajep nih" Sahut Lika sambil menutup matanya nya karena malu.


Mereka yang tengah video call,Jason yang melihat wajah malu malu kekasih nya itu hanya tersenyum.


" Aduh cantik banget sih, aku pengen peyuk dan nyium kamu deh".Ujar Jason yang gregetan melihat tingkah menggemas kan Lika.


"Enak saja,kamu pikir aku apaan main kamu peluk cium seenak jidat kamu". Lika menatap tajam kearah Jason.


" Memang nya ada larangan, jika mencium dan memeluk seseorang"? Tanya Jason


" Ya ampun sayang, kamu kok pake tanya lagi.Ya memang ada larangan, berhubungan dekat Jika belum terikat tali pernikahan". Sahut Lika

__ADS_1


" Hemmm, tapi kan hanya icip icip luar nya doang.Belom sampe yang dalam dalam nya, hehe meskipun otak ku mengarah kesana". Ujar Jason sambil menggaruk kepala.


Lika hanya menggeleng kepala, dengan mulut Jaosn yang selalu tak pernah di sensor dahulu.


" ya sudah aku matikan, dari pada otak kotor kamu berfungsi terus". Ujar Lika


" Ok my honey, have a nice dream".Sahut Jason.


" Yess you too my lope lope". Lika menimpali


Akhirnya panggilan tersebut berakhir, Lika hanya senyum senyum sendiri.Hingga tak menyadari jika sedari tadi Bunda nya sedang menatap nya.


" Ehem ehem, yang lagi bucin tingkah nya makin mengkhawatir kan saja".Sindir Ella


Lika menoleh kan wajah nya kearah pintu kamar, ia terkejut sejak kapan Bundanya di depan pintu kamar nya.


" Sejak kapan Bunda di situ, ihhh Ayo ngaku Bunda nguping ya"? Selidik Lika


" Ihh Bunda nggak seru banget, pengen kepo urusan anak muda.Lebih baik cari Ayah baru deh buat Lika". Ujar Lika


Ella langsung terdiam, ia selalu tak bisa menjawab jika Lika berbicara soal ingin memiliki Ayah lagi.


Lika yang mengerti perasaan Bunda nya, hanya tersenyum dan menggenggam erat tangan Bunda nya.


" Bun, kayanya punya Ayah baru nggak ada salah nya juga, lihat Yuli sekarang punya om Bram yang selalu sayang kepadanya.Lika juga pengen saat Lika nikah nanti, ada yang jagain Bunda dan nggak kesepian". Pinta Lika


" Kamu tahu kan kalau Bunda selalu tak ingin menyakiti kamu, Bunda hanya ingin kasih sayang Bunda hanya buat kamu.Bunda takut nanti Ayah baru kamu bakalan nyakitin kamu". Ujar Ella


" Bunda kata siapa Ayah tiri itu jelek kelakuan nya, Bunda kan sudah tahu ada buktinya yaitu om Bram papinya Yuli". sahut Lika.


" Siapa yang mau nak, sama wanita tua seperti Bunda". Lirih Ella.

__ADS_1


(inilah visual Ella handoyo)



" Ihh sapa bilang, orang Bunda ku masih cantik banget kok, nalah pasti ada berondong yang kepincut".Goda Lika


" Kamu pikir Bunda doyan apa yang Daun muda". Ujar Ella yang setengah kesal karena candaan putri nya.


" Kalau misal nya Lika yang cariian Ayah baru ke Bunda, Bunda nggak bakalan nolak kan"? Tanya Lika memastikan.


" ehh mana ada anak yang cari orang tuanya jodoh, yang ada orang tua yang cariian untuk anak nya" Ella tak terima dengan usulan konyol Lika.


" Emang kapan Bunda cari jodoh, belum ada kepiran kan? Dari pada kelamaan ya lebih baik aku bantuin kan biar aku yang menilai itu semua". Sahut Lika


" Pokok nya Bunda nggak mau, ingat kalau kamu sampe paksain cari, Bunda nggak bakalan restuin kamu dengan Jason". Ancam Ella.


" Mana bisa begitu Bun, orang udah tinggal nentuin tanggal pernikahan nya saja.Baru Bunda berubah pikiran, kan nggak lucu Bun". Lika merajuk


" Ya terserah Bunda lah, lagian kalau kamu macam macam, ya terserah kamu.Tapi ingat pernikahan kamu, ada di tangan Bunda sekarang". Ancam Ella dan keluar dari kamar putri nya yang sedang cemberut, karena ia berhasil menggodanya.


" Ahh mau bobo syantik dulu, malas lihat orang yang lagi marah jelek nya minta ampun".Sindir Ella..


Ia berjalan menuju kedalam kamar nya , dengan wajah yang sumringah.Sesampainya di kamar Ella melihat fotonya dan almarhum suaminya di atas nakas.


" Malam Yah, gimana keadaan nya disana.Bunda kangen sekali sama Ayah, boleh nggak kalau bunda cari pengganti Ayah.Karena Lika bilang pengen banget punya Ayah, tapi tenang saja ayah selalu punya tempat khusus di hati Bunda". Lirih Ella sambil mengusap wajah tampan mendiang suami nya itu.


Ella sangat mencintai dan menyayangi suami nya itu.Namun tak bisa di pungkiri, ia juga sangat kesepian apalagi sebentar lagi Lika akan menikah dan ikut suaminya.


" Ayah sebentar lagi putri kita mau nikah, ayah doakan ya semoga ia selalu berbahagia.Dan semoga suaminya selalu bisa menjaga nya seperti ayah menjaga Bunda dulu". Sambung Ella lagi.


Ia selama ini selalu menjadi wanita yang kuat untuk putrinya Lika, dan menggantikan sosok Ayah.Ia ingin Lika selalu merasa kasih sayang orang tuanya selalu ada untuk nya dan tak pernah merasa kehilangan sosok ayah.

__ADS_1


Ia bukan nya tak mau menikah, tapi kebahagiaan Lika adalah diatas segalanya.Ia takut jika nanti sosok ayah tiri lika, tak menerima keberadaan nya.Oleh sebab itu ia sama sekali tak mau menikah demi putrinya itu.


__ADS_2