Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS..


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT...


" Ma Pa, Davin minta izin untuk kuliah di Amerika, tempat nya om sama opa."Ujar Davin tiba tiba


Yuli yang tadi tersenyum mengejek putranya itu, langsung memasang wajah yang sangat terkejut. Ia seperti salah dengar jika putranya itu ingin pergi, meninggalkan mereka.Walaupun hanya sementara tapi ibu mana, yang sanggup pisah dari putranya untuk waktu yang lama apalagi itu baru pertama.


" Kamu jangan bercanda deh Vin, ini nggak lucu tau nggak "? Ucap Yuli memaksakan senyumnya.


" Iya benar Vin apa yang mama kamu bilang, lagian disini juga kampusnya tak kalah bagus dari Amerika sana". Dika menimpali


" Aku serius nggak bercanda, memang nya Mama sama Papa pernah lihat aku bercanda dengan wajah yang serius "? Tanya Davin


"Pokoknya Mama nggak setuju kamu pergi titik, enak saja mau tinggalkan mama sendiri". Tolak Yuli tegas

__ADS_1


" Ma kan hanya sebentar saja, mungkin setahun saja.Lagian aku kan juga mau temani Oma sama Opa di sana, boleh ya Ma". Pinta Davin memelas


" Tapi Vin memang nya tak bisa dipikirkan lagi,? Dika memastikan kembali kemauan putra nya itu.


" Pa kan Davin hanya ingin mencoba lanjutkan s2, Setelah itu kan langsung pulang dan tak kan kemana mana lagi.Lagian sayang kan masih muda, tapi tak kemana mana.Jadi sekarang Davin mau gunakan kesempatan itu, untuk berpetualang ".Ujar Davin


Yuli yang mendengar kemauan putranya tersebut, hanya menghela nafasnya berat.Sebab semua yang di bicarakan putra nya memang benar, ia juga tak mau menjadi orang tua yang egois karena mengekang anak nya.


" Kapan mau berangkat kesana"? Tanya Yuli pasrah


" Ma yakin mau ijinin Davin kesana, nggak menyesal nantinya "? Tanya Dika memastikan keputusan istrinya tersebut.


" Yakin nggak yakin sih Pa, tapi kalau untuk kebaikannya kenapa nggak. Lagian mama nggak mau jadi orang tua yang egois, suka mengekang keinginan anak nya". Sahut Yuli sambil memaksakan senyumnya.


" Tunggu dulu Vin, apa alasan mau belajar disana, atau ada hal yang lain berusaha kamu hindari di sini"? Tanya Dika memastikan lagi


" Ya nggak adalah Pa, memangnya apa yang Davin ingin hindari "? Tanya Davin balik namun berusaha menutup kegugupan nya itu.


" Iya benar Pa, Mama kok bisa lupa ya hal tersebut.Benar kamu nggak lagi coba menghindari sesuatu"? Yuli menimpali keraguan suaminya


" Ya ampun Ma Pa, kalian tuh sudah seperti detektif tau nggak sih". Sahut Davin sambil menggeleng kepalanya.


" Terserah kalau kamu nggak mau jujur, terus kalau kamu pergi Sayang kamu Vivin mau di kemanain "? Pertanyaan Yuli seketika membuat Davin yang sedang tertawa kecil, langsung bungkam.


Pikirannya kembali ke kejadian tadi sore, saat pernyataan cinta nya di tolak oleh Silvia.

__ADS_1


" Davin yakin dia adalah jodoh ku Ma, sejauh apapun Davin pergi akan kembali ke dia.Hanya sekarang Davin harus melanjutkan study, ini semua Davin lakukan untuk masa depan kami juga kan ". Jelas Davin


" Ya ya terserah kamu saja, tapi jangan sampai menyesal ya jika nanti Silvia di ambil orang.Secara nih ya, orang nya kan cantik, manis apalagi senyuman nya itu lho bikin semua pria akan meleleh ". Yuli sengaja memanasi Davin.


Deg


Jantung Davin tiba tiba berdetak dengan kencang, kenapa tadi ia tak berpikiran seperti itu.Semoga saja itu tak kan terjadi ya babang Avin nya author.


" Mmm Ma , jangan ngomong gitu lah, memangnya Mama nggak rugi tak mendapatkan menantu seperti Silvia."Goda Davin


" Enak saja kamu tuh kalau ngomong, Silvia tuh sudah Mama anggap menantu Mama dari masih orok tau nggak.Lagian kalau dia diambil orang lain, ya tinggal Mama rebut balik susah amat sih pikirnya".Sahut Yuli dengan semangat 48.


" Tapi kamu Yakin Nak, kalau Silvia nggak bakalan di ambil orang"? Dika menimpali


" Kalau memang dia berhubungan dengan orang lain, Ya Davin harus berbuat apa Pa.Tapi Davin yakin dengan siapapun dia berhubungan; suatu saat pasti akan kembali ke Davin". Ucap Davin sambil tersenyum.


" Ya ampun Nak, hati kamu terbuat dari apa sih.Mama bangga tahu nggak punya anak seperti kamu, karena membiarkan orang yang kita cintai bahagia."Yuli memuji putra nya itu.


" Iya Ma Davin hanya nggak mau,Vivin merasa terkekang karena dekat dengan Davin.Biarkan dia menikmati masa remaja menuju dewasa, karena setelah itu Davin tak kan melepasnya ".ujar Davin


" Ya sudah ayo makan malam, mungkin ini bakalan jadi makan malam terakhir karena besok kamu akan pergi". Ajak Yuli sambil memaksakan senyumnya.


Davin yang melihat wajah murung mama nya itu, langsung mendekati nya dan mencium pipinya.


" Ma sudah lah jangan sedih begitu Napa, nanti Papa kepincut sekertaris seksi nya baru nyaho". Goda Davin

__ADS_1


__ADS_2