Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 246


__ADS_3

HAII TERSEYENG TAMBAH SEPI YA VOTE NYA...HEMM AKOH SEDIH NIH...😭😭😭


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS..


LANJUT...


semua jadi kebingungan dengan perkataan Dika, sebenar nya Yuli kemana sepagi begini.


Dion yang mengingat kejadian semalam di meja makan pun akhirnya bertanya.


" Jadi gimana semalam, kalian sudah baikan iya kan"?Tanya Dion


Kini semua mata menatap penuh harap agar Dika menjawab.Dika mengacak rambut nya frustasi,ingatan nya kembali saat ia membentak isrtrinya itu.


" Dika bentak Yuli semalam,dan sampai sekarang dia masih marah ke Dika". Sahut Dika kesal.


"Dikaaaa, anak tak tahu di untung, istri bukan nya di sayang sayang malah di bentak.Ya jadi jangan salahin kalau Yuli pergi, kalau jadi mama pasti itu juga yang akan mami lakukan". Kesal Rika.


" Jadi semalam Yuli keluar untuk nonton dengan kami, ternyata kalian baru selesai berantem"? Tanya Riani


Dika menganggukan kepala membenarkan ucapan mertuanya itu.


" Terus semalam dia tidur dikamar kan"? Sambung Rika lagi yang mencoba mengontrol emosinya.


"Iya tidur di kamar aku yang gendong soalnya ia ketiduran di depan televisi". Jelas Dika


" Mama nggak mau tahu, pokok nya kamu harus temuin Yuli.Dan sekarang mama minta tak boleh satupun membantu dia untuk mencari Yuli.Biar dia kapok dan tak mengulangi perbuatan bodoh nya lagi". Perintah Rika tegas, dan langsung masuk kedalam kamar.Soalnya napsu makan nya telah hilang, karena kepergian tanpa kabar dari menantu kesayangan nya itu.


Alan yang setuju dengan perkataan Rika, akhirnya meminta izin keluar.karena ia ingin menikmati jalan jalan di ibu kota sebagai jomblo sejati.


Dika menatap iba kearah Dion dan Bram.Namun keduanya menggedikan bahunya tanda tak tahu.


" Ayo Bram kita siap siap, bukan nya hari ini kamu mau lihat kantor aku". Ajak Dion


" Iya betul sekali, ayo". Sahut Bram

__ADS_1


Dika bingung karena semua meninggal kan nya.Kelemahan Dika saat ia tengah panik dan cemas, membuat otak nya sulit untuk berpikir.


" Ahhh sayang kamu dimana sih? Aku tahu aku salah tapi jangan main pergi saja dong, jantung aku serasa mau lepas nih". Gumam Dika dan kembali ke dalam kamar.


Sesampainya di kamar ia berharap istrinya ada, namun tetap hasil nya hanya ke kecewaan.


" Huft...aku mesti cari Yuli kemana nih?Kenapa aku tak coba menelpon nya ya dari tadi.dasar otak katak kamu Dika, saat istri kamu hilang begini tapi otak mu tak bisa di ajak kerja sama". Umpat Dika memaki dirinya sendiri.


Dika mencoba menelpon Yuli, namun ponsel nya tak aktif sama sekali, ia pun berpikir untuk menelpon Lika.


Derthhh


ponsel Lika bergetar , sang empunya melihat siapa yang menelpon.Kening nya mengkerut karena tumben Dika menelpon nya.


" Hemm pagi kenapa nelpon, bukan nya pengantin baru paling tak suka di ganggu". Sindir Lika.


" Isshh lagi malas bercanda gue Lika, Yuli ada di situ nggak". sahut Dika sedikit kesal


" Heiii joko, emang nya kau pikir aku bodyguard istri mu apa, kamu suaminya kok malah nanyain ke aku stres ya kamu". Kesal Lika.


" Heiii sayuti, lo dengar baik baik ya ISTRI KAMU TIDAK ADA DISINI!!!JANGAN TANYA KE AKU KARENA AKU BUKAN SUAMINYA, DAN KAMU JANGAN BENTAK AKU KARE...


Ucapan Lika terhenti karena Dika sudah mematikan panggilan nya.Lika mengumpat Dika kesal, pasal nya sudah mengganggu bobo syantik nya.Ehh ini malah mematikan panggilan tanpa izin.


" Dasar manusia brengsek, awas saja nanti kalau aku ketemu Yuli, bakalan ku sembunyikan biar ponakannya joko sayuti itu nyaho". kesal Lika.


Tak lama terdengar suara klakson dari luar, Lika yang penasaran membuka Tirai jendelanya.Ia melihat Yuli sedang berbincang dengan Bundanya.


" Pucuk di cinta doi pun tiba, haha tuan Dika hadiwinata rasakan pembalasan ku". Ucap Lika sambil tersenyum smirk.


tok tok tok


Tak lama pintu kamar Lika di ketuk dari luar.


" Lika ini aku Yuli, buka dong akoh kangen". Panggil Yuli dengan nada manja


Lika membuka pintunya dengan wajah kesal, karena pagi pagi suami istri ini sudah mengganggunya.Saat melihat Lika yuli langsung memeluk nya.

__ADS_1


" Issh jangan peluk peluk aku dong, seharusnya tuh sana peluk laki kamu". Kesal Lika


Yuli melepaskan pelukan nya dan menuju ranjang Lika dan ia seolah tak peduli dengan tatapan kekesalan yang empunya.


" Mmm jadi aku di usir nih, mentang mentang sudah laku aku di lupain ya"? ucap Yuli berpura pura sedih.


Lika yang tak tega melihat wajah sedih sahabat nya itu, kini gantian ia yang memeluk Yuli.


" Kamu tuh mgomong apaan sih,kamu kan tetap terseyeng nya akoh". Sahut lika centil


Yuli memandang nya dengan tatapan mengejek.


"Idih sok imut banget sih lo". Ujar Yuli bergidik ngeri


" Isshhhh apaan sih kamu, laki sama bini sama sama ngeselin pagi ini". Lika merajuk


" Emang Dika kenapa"? Tanya Yuli bingung


" Heii dia tadi nelpon aku terus marah marah, sambil nyariin kamu".Sahut Lika cemberut.


" Hah, maksud kamu Dika nelpon cariin aku"? Tanya Yuli untuk memastikan pendengaran nya.


" iyesss betul banget, emang tadi kamu kesini nggak kasih tahu dia"? Selidik Lika


Yuli terdengar menghembuskan nafasnya kasar.Ia sebenar nya sangat malas membahas Dika saat ini.


" Hemmm begitulah". Sahut Yuli malas


Lika heran tak biasanya, Yuli sangat tak bersemangat membicarakan suaminya itu.


" Heiii kalian kenapa, jangan bilang kalau kalian berantem".Tanya Lika


Yuli hanya menggedikan bahunya, ia lagi malas membahas soal itu.Tapi Lika merasa harus membantu, ia tak ingin sahabat nya itu sedih.


" Kamu masih anggap aku sahabat kamu kan"?Tanya Lika sambil menatap Yuli


" Kamu kok nanya seperti itu, ya jelas lah kamu sahabat aku"Kesal Yuli dengan pertanyaan lika.

__ADS_1


__ADS_2