Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 116 s2


__ADS_3

HAII TERSAYANG JANGAN LUPA LIKE N VOTE NYA YA!!!


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU🤗🤗🤗


LOPE U FULL


AMAN SAYANG AMAN YA!!!!


LANJUT...


Alan sangat terkejut melihat yuli tengah berdiri di hadapan nya.dan tersenyum kepada nya.ia merasa seperti mimpi, mungkin efek karena terlalu merindukan yuli.


Alan mencubit pipi nya memastikan kalau itu semua bukan mimpi.


" awww sakit, ternyata ini bukan mimpi". gumam alan senang.


Ia pun berlari menuju yuli dan ingin memeluk nya.namun tiba tiba dika muncul di samping yuli dan sukses membuat langkah alan terhenti.


" heii lan, kok malah bengong sih". kesal yuli


" ehh ini beneran kamu yul"? tanya alan yang mencoba sebisa mungkin menutupi kekecewaan nya.


" ya iyalah emang kamu pikir aku apa"? kesal yuli


" bukan gitu maksud nya tapi". alan hendak berbicara tapi langsung dipotong dika.


" gimana kabar kamu lan". tanya dika yang mencoba menutupi rasa cemburunya.


" kabar ku baik, terus kamu gimana"? tanya alan yang mencoba bersikap santai..


" seperti yang kamu lihat, i'm ok". balas dika


" ohh, syukurlah". ujar alan.


" kamu ngapain disini lan, trus keadaan mama kamu gimana". tanya yuli


" itu rumah sakit mama aku dirawat, keadaan mama sudah sedikit membaik, walaupun berkomunikasih nya masih kurang". balas alan sendu.


Mereka bertiga berbincang di kursi yang ada di taman tersebut.dengan posisi dika ditengah antara alan da yuli.dika mana mau kalau yuli dekat dengan alan.


" gimana keadaan kamu di indonesia"? tanya alan yang mencoba bersikap biasa, namun menahan kekecewaan nya.karena tak bisa berduaan dengan yuli, karena selalu ada dika.

__ADS_1


" aku dan lika sudah bekerja sebagai dokter dirumah sakit nya hadiwinata". balas yuli


" ohh ternyata si cempreng juga seorang dokter ya"? ujar alan sambil tersenyum, mengingat suara lima oktaf nya lika.


" kamu gimana disini"? tanya yuli kepo


" aku cuti kuliah dulu, mau fokus urusin mama". sahut alan mencoba tersenyum.


sementara itu dika jengah, karena merasa seperti nyamuk antara yuli dan alan.


" awas saja kamu ya sayang, kalau udah nikah jangan kan ngobrol sama cowo, lihat saja aku nggak bakal ijinin". gumam dika dalam hati.


" aku boleh jenguk mama kamu nggak"? tanya yuli


" boleh, boleh banget malah". ujar alan antusias


" gimana sayang boleh nggak"? yuli meminta ijin ke dika.


hati alan terasa sakit, luka tapi tak berdarah.saat mendengar yuli memanggil dika dengan sebutan sayang.


" apa harapan aku untuk mendapatkan kamu, benar benar tak mungkin". gumam alan dalam hati..


Dan ucapan dika sukses membuat alan terdiam.Ia semakin yakin jurang pemisah ia dan yuli memang semakin besar.Apalagi mereka berdua akan menikah, alan hanya bisa pasrah dengan mencintai yuli dalam diam.


" kalian mau nikah ya"? tanya alan yang mencoba tersenyum dan bersikap seolah tak ada yang terjadi.


" iya rencanaya minggu depan, aku dan yuli bakalan menikah". balas dika sambil tersenyum penuh kemenangan.


Dika tersenyum kemenangan karena berhasil menegaskan kepada alan, bahwa sekarang dan selamanya yuli adalah miliknya.Dan tak ada satupun yang akan memisahkan mereka sekalipun itu alan.


" kamu bakalan datang kan".tanya yuli memelas


" aku nggak bisa janji, karena mama disini nggak mungkin aku tinggalin sendiri". balas alan


" ya kasian nanti ada yang datang tanpa pasangan". lirih yuli


" maksud nya"? tanya dika dan alan kompak


" hehe tumben kompak"? canda yuli


" ihh sayang di tanya kok, malah balik nanya". gerutu dika sambil mengusap kepala yuli.

__ADS_1


" iya lika kan pasti nggak ada pasangan nya, padahal lika sama alan tuh kelihatan serasi banget". ujar yuli


" aku maunya kamu yul, bukan yang lain". lirih alan dalam hati..


" iya sayang kamu bener mereka tuh memang cocok sekali". dika menimpali.


Alan tersenyum kikuk, karena menjadi bahan candaan yuli dan dika..


" kamu datang dong lan, plisss". pinta yuli dengan wajah memelas.


 


Alan akhirnya tak tega, melihat wajah yuli.Ia terpaksa mengiyakan kemauan yuli.ia tersenyum lalu menganggukan kepala.


 


" yeesss, jangan lupa bawa pasangan kamu, kalau kamu nggak bawa,haha terpaksa kamu harus mau aku jodohoin kamu sama lika". yuli tertawa smirk.


" hemm, aku bakalan usahain cari bule seksi untuk menjadi pasangan ku, daripada harus menjadi pasangan si cempreng". balas alan bercanda.


" seterah, tapi ingat jangan sampai lupa ya, aku titip salam buat mama kamu". ujar yuli sambil menepuk pelan bahu alan.


 


Dika menarik tangan yuli, karena ia tak ingin yuli memegang pria lain, selain dirinya.


" ya elah bro, lo tenang aja gue nggak bakalan ambil juga kali, disini lebih banyak cewe seksi, bahenol agresif lagi". goda alan pada dika


 


" stop lan, jangan coba coba kamu hasut dika dengan pikiran kotor". sela yuli


 


" haha, bercanda kali". alan tertawa


" kamu tenang aja yang, aku cuma milik kamu seorang kok". balas dika yang merangkul yuli.


Mereka berpamitan pada alan karena akan langsung menuju bandara, karena riani telah menunggu mereka disana.


 

__ADS_1


__ADS_2