
HAII GUYS JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN DAN VOTE NYA YA YA YA🤗🤗🤗
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMAMGAT UNTUK KU...
AMAN SAYANG AMAN YA..
LOPE U FULLL
HAPPY READING YA GUYS..
LANJUT...
"Hai hai si tampan pulang". Sapa Alan ketika melihat semuanya tengah duduk di ruang keluarga.
"Oh hai juga,maaf tapi kayanya oppa ji chang wook ku lebih tampan kali". Sahut Rika
"Idih tante jujur amat sih jadi orang". Ujar Alan sambil duduk di samping Bram.Tepat di hadapan Yuli, ia melihat Yuli sangat cantik malam ini.
" Ya ampun kalau tiap hari cantik gini terus, bisa gagal move on terus nih". Gumam Alan dalam hati.
" Kamu sudah makan Lan"? Tanya Riani
" sudah tante tadi di luar". Sahut Alan.
" Iya syukurlah, soalnya takut kamu belum makan, terus pingsan.Nanti apa kata orang nanti". Ledek Rika
" Ya elah tante, aku no comment deh". Ucap Alan pasrah
" haha maaf si tampan, tante hanya bercanda segitu amat reaksinya". Ujar Rika sambil menahan tawanya.
" Eitss apa mama bilang dia tampan,oh maaf ma, papa ralat.Karena seorang Dion hadiwinata paling sempurna di dunia ini". Dion narsis.
" Masa sih mas, perasaan suamiku mas Bram paling tampan".sela Riani
Inilah visual Bram Richard
Inilah visual Dion Hadiwinata
__ADS_1
" ya elah Ni, sekali kali di akui dikit napa sih". Ujar Dion karena perkataan Riani.
Sedangkan Bram hanya tersenyum, karena perkataan istrinya itu.
"Haha papa kena skakmat dari mami, memang mami paling ok". ujar Dika sambil menunjukan jari jempol nya.
" Iya iya terserah dari kalian saja, papa malas ngomong lagi sakit hati". Ujar Pura pura marah.
"Lho pa, bukanya kalo sakit gigi yang malas ngomong, bukan sakit hati."Ujar Rika
" Haha mama pertanyaan nya ada saja". Tawa Dika pun pecah.
Yuli yang kesal melihat tingkah Dika, mencubit gemas pinggang nya.Ia bahkan menatap tajam kearah nya.
" Mulut tuh nggak bisa di jaga,kupotong bikin sop baru tahu". Ujar Yuli mendelik kesal.
Dika pun langsung terdiam, ia tak berani tertawa lagi.Sebab tatapan Yuli kepadanya sangat mengintimidasi nya.
"Hahaha, aww ada suami takut istri, oh Alan Andrew syukurlah kau jomblo jadi tak merasakan nya".Ejek Alan kepada Dika
Dika pun bangkit berdiri, dan memasukan kepala Alan di sela ketiak nya.
" Coba ngomong lagi, ayo cepat aku mau dengar". Ucap Dika sambil tak melepaskan Alan.
" ihhh Dika, kamu tuh kaya anak kecil saja, bikin sakit mata tahu nggak"? Kesal Yuli
" makasih wanita tercantik di jagat raya ini". Rayu Alan.
" Kamu tuh ya bukan nya bertobat, malah tambah ngegas". Dika mendelik kesal.
Dika pun melepaskan jepitan nya du kepala Alan, setelah dilihat wajah nya mulai memerah.
" uhuk uhuk, dasar tengil kau mau bunuh aku ya"?Kesal Alan
" Nah itu tau kok malah nanya sih". Sahut Dika malas tahu.
" Ih kalian tuh kelihatan kaya lagi berantem rebutan cewek deh".Ujar Rika
"Iya benar kamu Ka, kelihatan banget". Riani memimpali
"Emang iya tante, nih orang cemburuan sama aku, karena mungkin aku lebih tampan dari nya". Sahut Alan.
__ADS_1
Dika menatap tajam ke arah Alan, ia mengangkat dua tangan nya dan menunjukan bogem nya.
" Pilih yang mana tangan ku ini, yang kiri UGD sedangkan yang kanan KUBUR". Dika mengancam Alan.
" Nah itu lihat cemburunya mulai kelihatan gosong tuh". Ledek Alan.
" Aduh udah deh Dika, lagian Yuli lebih cinta mati ke kamu.Mana Yuli mau sama bocah sok kecakepan".Ucap Rika
"Iya ma, Yuli kan cinta mati sama aku dulu kini dan selamanya". Sahut Dika
Yuli hanya menggeleng kepala, melihat kenarsisan suaminya itu.Memang benar juga perkataan nya, kalau hanya ada nama seorang Dika Hadiwinata di dalam hidup nya.
Bahkan saat Dika kecelakaan dan menghilang selama lima tahun.Tak ada niat sedikit pun di hatinya untuk berpaling.Padahal tak sedikit pria yang menyatakan perasaan mereka.Termaksud Jason dan Alan Andrew, mereka bahkan tak hentinya mengungkap kan perasaan mereka.
Sampai Dika kembali pun, mereka masih secara terang terangan menunjukan perasaan mereka.Memang cinta datang tanpa di paksakan, mungkin karena terbiasa karena keadaan.
" Sudah malam, kita istirahat Yuk". Ajak Rika
"oh Iya semuanya aku juga mau pamit, karena besok jam delapan pagi aku bakalan balik ke Amerika.Kasihan mama karena aku tinggalin sendiri dengan Sinta". Ujar Alan.
"Kamu nggak nungguin tante sama om dulu"? Tanya Riani.
" Seperti nya tak bisa tante, kasihan mama". Sahut Alan.
Yuli hanya tertunduk, ia tak menyangka hari ini adalah hari terakhirnya melihat Alan.Sahabat yang ada saat suka dan duka, sahabat yang selalu menghibur nya.
Entah kapan lagi ia akan bertemu dengan sahabat nya itu lagi.Yuli hanya tertunduk dan tak ingin menanggapi semua perkataan Alan.
Dika yang paham dengan perasaan Yuli, mengusap pelan bahu istrinya itu.Alan yang melihat kesedihan di mata Yuli,Saat ia ingin pamit tadi.Hanya tersenyum kecut, sebenarnya hati nya juga berat meninggal kan negara ini apalagi Yuli.
Namun ia sadar ada kewajiban yang harus ia jalani, dan Yuli pun hanya bisa ia pandang tapi tak bisa di gapainya.
Yuli yang menahan air matanya agar tak keluar, langsung berdiri dan pamit ke kamar.
" Aku lebih dulu ke kamar, selamat malam semuanya". Ujar Yuli dan langsung menarik tangan Dika.
Dika pun pasrah mengikuti permintaan istrinya itu.Sesampainya di kamar tangis Yuli pun pecah di pelukan Dika.
" Sayang, hanya dia dan Lika yang aku punya, saat kamu ninggalin aku dulu.Bahkan ia rela melakukan berbagai cara agar aku dan Lika selalu gembira,ia rela meninggal kan mama nya demi mencari aku yang diculik."Lirih Yuli
" Iya sayang aku ngerti kok". Sahut Dika pelan, ia juga merasakan Alan selalu membela Yuli.Saat ia membenci Yuli dulu dan berhubungan dengan Sinta.
__ADS_1
" Apa aku salah, jika minta ia selalu disini dan memulai hidup dengan wanita yang baik.Aku hanya ingin menyaksikan kebahagiaan nya, sayang aku mohon lakukan sesuatu". Pinta Yuli