
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU..
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
" Kamu kok bisa sih ngomongnya seperti Yang,apa kamu lupa menunggu kamu selama bertahun tahun saja bisa apalagi hanya beberapa jam saja.Itu sudah pasti bakalan ku. lakukan ,tapi aku cek Rino dulu ya siapa tahu dia mau pulang ". Pamit Davin sambil mengecup puncak kepala Silvia.
Silvia pun menjadi tersipu malu karena Davin mencium nya,di depan semua teman sekelasnya. Ah ia sudah tak tahu akan berapa besar kehebohan mereka ,sudah lah bodoh amat yang penting dirinya happy.
" Ehemm sepertinya sohib berdua hari ini lagi berbunga bunga ,ahh irinya yang satu anak keluarga terkaya yang satunya Bule tamvan pula". Goda Rina salah satu teman Silvia dan Sarah yang mulutnya seperti ember bocor.
" Sirik aja sih kamu kalau mau ya sono cari siapa kek,yang mau kamu gebet dan juga tentunya mau sama kamu". Kesal Sarah yang hari ini mood nya benar benar buruk.
" Ya elah neng kenapa sih kok bawaannya sensi melulu,nanti saja ya kalian kalau Oppa Ji Chang Wook berhasil ku gebet.Huhh usahakan ya air liur kalian tak tiris,karena keheranan seorang Rina Marina Tarina binti paijo". Sahut Rina sambil berjalan melenggak lenggok bagaikan model papan atas.
Melihat hal tersebut Sarah yang sangat kesal ,menjadi tambah kesal bahkan berniat untuk menenggelamkan Rina.
" Hoii Tarina jangan lupa ganti nama nya,karena nama kamu jelek amat.Bahkan serasa mau muntah dengar nya,ingat ya". Ujar Sarah entah apa yang ada dalam otak nya,sampai mengatakan hal tersebut.
" Kamu sakit atau sehat nggak hemm,masa tiba tiba main suruh saja emang kamu emak nya apa"?.Tanya Silvia heran.
__ADS_1
" Hanya kesal saja orang yang punya nama seperti itu,Rina Rin ishh apalah itu". Ketus Sarah
Akhirnya Silvia mengerti kenapa sampai Sarah kesal kepada Rina,ternyata ada hubungan nya dengan Rino.
" Woii dengar nggak kamu tadi aku bilang apa,ayo cepat ganti nama yang tak bermutu seperti itu "! Perintah Sarah.
" Boleh saja asalkan kamu mau jadi emak nya aku,kebetulan Ayah ku sudah duda karena di tinggalkan istrinya yang kelima". Sahut Rina santai.
" Busyett tuh aki aki hebat juga onderdil nya,masih kuat engkol saja knalpot racing nya"..Gumam Sarah dalam hati.
" Jadi gimana eneng masih mau di terima tawaran nya,kebetulan aku juga lagi nyari emak yang masih muda dan bahenol "? Tanya Rina sambil tersenyum menaik turunkan alisnya.
" Ogah biar nggak laku sampai tua,tapi tetap bermartabat dan tak menurunkan harga diri ku.Masa tampan manis yang bisa mengalahkan gula ,tapi maunya sama yang sudah aki aki". Ketus Sarah sambil menuju ketempat duduknya.
Silvia pun menyusul dan duduk di samping Sarah,di lihatnya wajah sahabat nya sedang di tekuk dan tak ada manis manisnya. Ia sangat terhibur dengan wajah kesal Sarah ,yang hari ini bawaannya mengamuk sepanjang hari.
" Sar kamu kenapa sih hari ini manyun terus,apa nggak sayang tuh mukanya hari ini di lipet terus"? Tanya Silvia
" Tau ah aku juga bingung "? Sahut Sarah malas.
" Hemm kamu sadar tidak jika hari ini kamu marah terus,plis jangan kamu marah marah karena Kak Rino. Kasihan tuh anak selalu kena amukan kamu,padahal maksudnya kan baik hanya ingin dekat dengan kamu ". Bujuk Silvia.
Sarah pun akhirnya tersadar jika Ia terlalu kasar kepada Rino ,bahkan selalu mengeluarkan kata kasar.Padahal semua perkataan nya ,hanya di tanggapi oleh senyuman di wajahnya Rino.
" Apa aku terlalu kasar ya tadi "? Tanya Sarah pelan.
" Bukan kasar lagi neng tapi sangat sangat kasar,awas nanti Kak Rino nya di ambil ulat keket baru nyaho". Ujar Silvia.
Sarah yang mendengar kata kata menakutkan dari Silvia ,langsung bangkit dari tempat nya hendak keluar kelas.Namun bentakan dari dosen nya,terpaksa hal tersebut ia urungkan.
__ADS_1
" Kamu mau kemana hemm,apa yang mau kamu lakukan di luar.Cepat sana duduk atau nilai kamu saya potong ,dan sampai karatan disini". Ancam Dosen tersebut.
" Ya maaf bu tadi saya hanya mau ke toilet,tapi sepertinya di cancel dulu deh.Habis dosennya yang cantik ,dan membahana kan sudah datang". Bujuk Sarah kepada Dosen nya yang terkenal galak,tapi kalau di bujuk dengan Rayuan maut langsung meleleh.
" Ahh kamu bisa saja saya jadi malu nih,ya sudah duduk kembali di tempat kamu soalnya pelajaran mau di mulai". Ujar Dosen tersebut sambil tersenyum.
" Makasih Bu".Sahut Sarah kembali ketempat duduknya sambil mengusap dadanya.
Silvia hanya menggeleng kan kepala,melihat tingkah absurd sahabat nya itu.Selalu saja punya alasan untuk membenarkan perbuatan nya,padahal terkadang salah besar.
Kini keduanya sudah fokus dengan mata pelajaran yang di ajarkan ,karena kedua nya sudah akan memasuki semester akhir.
...****************...
Di kantin kampus tersebut ,terdapat dua orang pemuda yang sedang menunggu pemilik hati mereka.Kalau Davin mah sudah pasti bakalan nikah,tapi Rino nya mah belum ada kejelasan sama sekali.
" No sebenarnya bagaimana sih perasaan kamu ke Sarah,apa hanya untuk main main .Kalau memang iya lebih baik kamu mundur saja ,sebelum kamu melangkah semakin jauh"? Tanya Davin memastikan.
Rino tersenyum mendengar pertanyaan Davin barusan ,memang dirinya pantas sekali diragukan. Mengingat kebiasaannya dulu ,yang suka gonta ganti wanita.
Tapi kali ini perasaan nya berbeda dengan Sarah,ia bukan hanya sebatas mengagumi tetapi benar benar tulus. Ia tak ingin lagi melakukan sesuatu yang tak berarti ,karena usianya sudah tak muda lagi sekarang.
"Kalau hanya untuk main main ,aku tak mungkin diam saja ketika ia marah tak jelas. Bahkan sampai sampai harga diri ku di permainkan ,aku merasakan perasaan berbeda dengan nya tidak seperti dengan yang lain ". Sahut Rino
" Aku minta kamu Dan Silvia bantuin aku ya,biar bisa dapatkan tuh cewek bar bar yang manis". Pinta Rino.
" Ohh kalau soal itu kamu tenang saja ya,pasti aku bakal bantuin kamu bila perlu sampai sukses ".Sahut Davin.
"Thanks brother ".Ujar Rino
__ADS_1
Keduanya lanjut mengobroldan sambil menunggu Wanita mereka pulang .Sebab sama saja kalau pulang tapi masih memikirkan di sini dan tak ada pekerjaan lain.