
HAI READER KU TERSEYENG..
JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...
JANGAN LUPA YA KUNJUNGI NOVEL TERBARU AUTHOR SAHABAT KU CINTAKU dan AKU WANITA TERHEBAT
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT....
Davin entah apa yang ada di pikiran nya, hingga tak ada niat sedikit pun untuk pamit kepada Silvia. Padahal jika tak sanggup bertemu, By phone juga kan bisa namun entahlah apa yang sedang ia pikirkan.
Sedangkan Yuli dan Dika, tengah bersandar di ranjang, keduanya bingung entah perasaan apa yang tengah mereka rasakan. Pasalnya malam ini adalah malam terakhir melihat putra semata wayang mereka, soalnya besok ia akan pergi jauh meninggalkan keduanya sendiri.
" Mas sebenarnya apa yang terjadi pada Davin ya, kok bisa bisanya ambil keputusan mendadak seperti ini"? Tanya Yuli
" Iya betul Sayang, Mas curiga jangan sampai dia menghindari sesuatu. Kalau memang seperti itu, semoga dia tak kan menyesal kelak". Sahut Dika
" Apa inu ada hubungannya sama Silvia ya"? Tanya Yuli penasaran
__ADS_1
" Semoga saja tidak, karena kalau memang itu terjadi. Mas tak ingin nanti dia menyesal karena membiarkan Silvia di rebut orang ". Balas Dika
" Aduh kenapa kisah percintaan anak kita, serumit ini ya". Yuli mendesah karena
"Ya iyalah sayang,kalau kisah cinta nya lurus saja itu namanya FTV bukan novel ". Sahut Dika sambil mencubit gemas hidungnya Yuli.
Sementara itu, Yuli menatap kesal kearah suaminya itu sebab hidungnya sampai memerah.
" Heii buat sesuatu itu jangan kelebihan kenapa, nih lihat hidungku sampe memerah. Di laporkan istri sendiri karena KDRT baru tahu rasa ". Kesal Yuli
Sedangkan yang kena amukan, sikapnya biasa saja.Lagian mana ada dalam rumah tangga istri melapor suaminya hanya karena gemas dan mencubit hidung.
Dika yang sudah merasa mengantuk,memilih tidur dan tak peduli jika Yuli tengah menatap tajam kearah nya.
" Dasar suami nggak punya perasaan, istrinya lagi marah bukannya di bujuk eh ini malah di anggurin. Aku anggurin balik selama setahun, baru tahu rasa."Ucap Yuli dan ikut berbaring namun memilih membelakangi suaminya itu.
Yuli yang berontak dan ingin menolak, langsung bungkam mendengar ancaman dari mulutnya Dika.
" Jangan bergerak, tenang dan diam, jangan pula menolak atau aku akan mengajak kamu olahraga sampai pagi, malam ini".Ancam Dika dengan mata terpejam
Yuli yang masih kesal, tak bisa berbuat apa apa. Karena ia paham betul bagaimana kelakuan suaminya itu, jika ia berkata olahraga sampai pagi begitulah yang akan terjadi.
Ia memilih menutup paksa matanya, walaupun hatinya tak henti mengumpat Dika.
__ADS_1
Sedangkan di kediamannya Andrew, Silvia belum bisa tidur, karena ia masih terbayang perkataan Davin tadi siang. Haruskah ia menerimanya atau menolak, karena Silvia merasa belum pantas berada di samping Davin.
Ia sebenarnya juga menyukai sahabat masa kecilnya itu, tapi untuk sekarang ia belum bisa menerima cintanya.
Tapi apakah hati kecilnya mampu, dan bisa mengatakan jika ia menolak cintanya Davin. Sepertinya akan sulit, karena hati kecilnya juga tak bisa berbohong jika ia juga mempunyai rasa yang sama.
"Aku juga mencintaimu Kak Avin ku,semoga kamu adalah jodoh ku kini dan nanti. Jika sekarang tak bisa bersama, biarlah esok hari kita akan berjodoh". Ucap Silvia sambil memandang keluar jendela.
Sedangkan Davin yang tak bisa tidur, memilih keluar rumah untuk mencari angin. Ia keluar menggunakan mobil nya, dan mungkin karena dalam pikiran hanya ada Silvia hingga tanpa sadar ia sudah ada di depan gerbang rumahnya Silvia.
Saat sudah sampai ia pun tersadar, jika sekarang berada dimana. Ia pun tersenyum, karena ternyata hati dan pikirannya hanya ada nama Silvia seorang baik sadar atau pun tidak.
Ia pun keluar dari dalam mobil, dan bersandar di mobilnya, dan menatap ciptaan Tuhan yang berada di hadapannya kini.
Davin bahkan sampai tersenyum sendiri,ia tak berani mendekati takut Silvia merasa tak nyaman atas kehadiran dirinya. Cukup menatap dari kejauhan saja sudah bisa melepaskan rasa rindunya.
Silvia tak merasa jika kini Davin tengah menatap intens kearah nya,ia masih belum mau tidur sebab masih ingin menikmati malam yang indah.
Davin pun tak ingin beranjak pergi, karena mungkin malam ini adalah malam terakhir bisa melihat wajah cantik nya Silvia.
" Terima kasih Tuhan, karena telah menciptakan wanita yang sangat cantik, dan manis. Lindungilah dirinya selalu dan jauhkan dari segala macam kejahatan dan jagalah dirinya yang mungkin jodohku yang tertunda ".Gumam Davin
__ADS_1
Silvia yang sudah merasakan udara semakin dingin,memilih masuk kedalam kamarnya dan langsung tidur. Karena besok ia ingin menemui Davin , untuk membahas sesuatu antara keduanya.
Ia tak ingin membuat Davin kecewa, dan memilih orang lain.Tak lama wanita cantik tersebut tertidur, tak peduli dengan sekitarnya yang penting ia bisa tidur.