Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

HAI READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT...


Jantung Davin berdetak dengan kencang, ia sampai tak bisa berkata kata.sebab hatinya antara senang dan sedih, karena pasti Silvia menyangka diri nya adalah kekasihnya Andra.


Namun hati nya sedikit merasa senang,,Karena Silvia memuji dan membandingkan dirinya dan Andra.


" Vivin ini kakak". Sahut Davin singkat


Silvia yang tadi nya bicara terus tanpa jeda,ia pun langsung menghentikan bicaranya. Ia langsung menatap layar ponsel dan ternyata nama Davin.


Vivin adalah nama panggilan kesayangan Davin untuk Silvia.yang merupakan singkatan dari nama, SilVIA dan DaVIN, hanya Davin seorang yang memanggil nya seperti itu.


"Kakak Avin, maaf kak tadi aku pikir Andra.Ternyata kakak Avin ya, sekali lagi maafkan aku ya kak". Sahut Silvia memelas


" Heii kamu kok ngomong nya seperti itu, santai saja ya.Gimana kabar kamu di sana, baik baik saja kan"? Tanya Davin

__ADS_1


" hemm aku nggak baik, sangat tak baik". Sahut Silvia


"Lho memang nya kenapa hemm, ada yang gangguin kamu "?Tanya Davin khawatir


"Iya kak Avin yang gangguin Vivin, udah tahu aku kangen tapi nggak mau pulang ". Sungut Silvia


Davin yang di seberang tersenyum sendiri, ia sangat ingin menatap wajah menggemaskan milik Silvia


" Sama saja kakak pulang nanti nikahnya sama siapa, kamu kan sudah punya Andra.Jadi biarlah kakak di sini cari cewek bule yang seksi bahenol, bahkan montok nya aduhai". Ucap Davin yang sengaja berkata seperti itu,hanya karena ingin melihat reaksi dari Silvia.


" Kakak Davin Hadiwinata, awas ya kalau sampai punya pacar bule.aku bakalan nggak mau bicara sama kakak, seumur hidup". Ancam Silvia


" Lho kok gitu, masa ganteng gini jadi perjaka tua sih". Goda Davin


" Kakak Davin ku yang tercinta dan tersayang, ingat ya kamu itu hanya nikah nya sama aku saja.Dan ingat ya di sana jangan coba coba pecicilan, atau kugigit dirimu". Ancam Silvia lagi


" Hemm entahlah aku bingung dengan perasaan ku sendiri, apa itu cinta atau apalah.Sudahlah kak, nggak usah di bahas tentang orang yang nggak ada di sini.Gimana kalau bahas soal kita saja". Ajak Silvia


" Memang nya mau ngomongin apa Vivin"? Tanya Davin


" I miss you and I love you so much forever".Ucap Silvia dan langsung mematikan panggilan tersebut.


Sementara itu Davin yang mendengar perkataan Silvia, tak bisa membendung kebahagiaan nya.


Revo yang berada di samping Davin , hanya menatap heran ke arah pria balok es, es doger atau apalah itu.Yang penting bisa mendefenisikan tentang suatu yang dingin.

__ADS_1


" Revo tolong pukul aku sekarang,agar aku tahu jika ini semua tak mimpi". Ujar Davin yang sudah seperti orang kebingungan.


Revo membulat kan matanya, mendengar permintaan konyol dari Davin.


" kamu sakit ya sampe ngomong nya ngelantur gitu. Atau kamu lagi terkena gegar otak atau apalah itu".Tanya Revo heran.


" Pukul aku sekarang bukan karena sakit atau apapun itu, aku hanya ingin memastikan saja.Jika tadi kata cinta dan rindu yang ia katakan itu semua nyata dan bukan mimpi". Ujar Davin


" Heii kamu nggak mimpi,kita lagi di jalan bukan gembel yang lagi tidur di trotoar". Kesal Revo


" Ya Tuhan terima kasih, akhirnya setelah penantian sekian Tahun.Hari ini ia mengatakan cinta kepada ku, aku pun cinta dia dan sangat merindukan nya banyak banyak ". Ucap Davin sambil tersenyum senang


" Astaga Davin aku baru tahu, ternyata kamu selama ini kekurangan kasih sayang.Baru ada cewek bilang cinta situ mau kaya emak emak kebagian sembako ". Ejek Revo


Davin tak peduli dengan perkataan Revo, baginya mendengar perkataan Silvia adalah anugerah terindah. Ia Yakin ini adalah rencana Tuhan,untuk hubungan nya dan Silvia.


" Ya Tuhan jadikan dia jodoh ku dunia akhirat, persatukan kami agar selalu bersama selamanya". Lirih Davin dalam hati.


" Jadi Vin kita malam ini jadi nginap di sini"? Sindir Revo


Davin yang sedang mendapatkan hadiah terbesar langsung melajukan mobilnya pulang kerumah. Ia ingin tidur dan bermimpi tentang pemilik hatinya, dan penguasa seluruh jiwanya.


Dan tak lama keduanya sampai di kediaman oma dan opa nya, karena hari sudah malam.Ia pun langsung menuju ke kamar nya, sedangkan Revo yang sudah biasa menginap di situ langsung menuju kamar yang biasa ia pakai.


Sesampainya di kamar nya Davin, langsung mandi dan untuk menghilangkan bekas tangan Isabella di jas nya.

__ADS_1


" Dasar wanita aneh, dia pikir semua pria akan tergoda ketika melihat pakaian kurang bahan nya itu.Bagiku wanita yang tercantik dan terindah adalah Silvia ku dan selamanya akan seperti itu ". Gumam Davin pelan sambil mengguyur tubuhnya di bawah shower.


__ADS_2