
VOTE DONG....
TERIMAKASIH!!!!!!
💘💘💘💘💘💘💘💘
LANJUT ***
Silvia yang sedang suntuk ,memilih untuk pulang karena ia merindukan Mamanya.Yang dari tadi pagi mendiami dirinya ,entah apa sebenarnya yang membuat Mamanya berbuat seperti itu.
Setelah sampai dirumah,tapi keadaannya sepi.Ia yakin pasti Papa sama Mama nya lagi keluar,akhirnya ia memutuskan untuk masuk kedalam kamarnya.
Karena bosan membaca novel online nya,Silvia memutuskan untuk tidur. Bahkan sampai kedua orang tua nya pulang ,ia masih belum bangun.
Lika yang melihat mobil putrinya sudah terparkir ,ia yakin jika Silvia sudah pulang. Namun karena tak menemukannya di manapun ,Lika akhirnya memutuskan bertanya kepada Maid yang bekerja di situ.
"Bi,non Via nya dimana bukannya sudah pulang "? Tanya Lika
"oh iya bu ,non Via nya sudah pulang dari tadi tapi belum keluar kamar dari tadi". Sahut Art tersebut.
"Makasih bik,saya keatas dulu ya". Pamit Lika
Ia pun menyusul Silvia ke kamarnya ,untuk memastikan keadaannya. Sebab seharian ini ia tak tenang ,karena memikirkannya.
Ceklek
Lika membuka pintu kamarnya ,senyum langsung terbit di bibirnya. Ia pun mendekati ranjang dan mengusap pelan rambut Silvia ,setelah itu mencium puncak kepalanya.
" Maafkan Mama ya Sayang,tadi mama nggak menegur kamu.Tapi Mama melakukan semua itu ,karena mama sangat menyayangi kamu ". Lirih Lika
__ADS_1
Silvia yang merasa ada pergerakan di dekatnya ,membuat nya membuka matanya.Dan langsung bangkit dan memeluk Mamanya,ia kira Mama nya masih marah.
"Ma maafin Via ya,tapi jangan diemin Via sakit tau rasanya ". Lirih Silvia sambil menatap ke arah Lika
Lika mengeryitkan keningnya,apa putrinya itu begitu takut ketika ia marah.
" Yang bilang Mama diemin kamu siapa, orang tadi pagi giginya lagi sakit kok". Sahut Lika
" Ishh Mama tega,kan bisa anggukan kepalanya saja,bukan bangun terus ninggalin Via gitu saja".Silvia merajuk.
" Lagian kamu tuh yang bikin Mama kesal,akhirnya sakit giginya kambuh deh". Ujar Lika
" Lho apa hubungan sakit giginya sama marah"? Tanya Silvia heran
" Ya iyalah kamu tuh ya tega sekali sama Mama,kemauan mama nggak pernah di turuti ". ucap Lika
" Memangnya kemauan yang mana Ma"? Silvia heran
" Hemmm sabar ya Ma ,jodohnya Via masih otw ". Ujar Via
" Lho pacar kamu itu mana"? Tanya Lika yang sebenarnya hatinya senang karena Silvia seperti sudah tak bersama Andra lagi.
" Pacar yang mana sih Ma,orang jomblo ngenes gini juga mo". Balas Silvia pelan
" Ahh Masa bukannya kamu selalu banggakan pacar kamu itu".Lika ingin memastikan lagi
"Sudah ah Mams,jangan bahas lagi".Ujar Silvia yang hendak bangun dan masuk kedalam kamar mandi.Namun suara Lika ,membuat langkah Silvia terhenti .
"Kalau Davin gimana "?Tanya Lika tiba tiba
__ADS_1
deg...
Jantung Silvia berpacu kencang ,ketika mendengar nama yang sudah mengobrak abrik harinya.
" Aduh Mama kok pake tanyain Kak Avin lagi,mana jantung ngajakin disco lagi". Gumam Silvia dalam hati
" Lho kok diam sih nak,jawab dong soalnya besok Davin pulang lho ". Goda Lika
Silvia langsung salah tingkah ,apalagi ketika mendengar jika Davin akan pulang.Ia bingung ekspresi apa yang akan ia tunjukkan ,karena sudah 2 tahun keduanya tak bertemu.
" Mama atur saja deh,Via bakalan ikut saja". Sahut Silvia dan langsung berlari masuk kedalam kamar mandi,sebelum menjadi bahan ejekan Mamanya.
Lika tersenyum kecil,akhirnya ia bisa menjadi Besan sahabat karibnya itu.Ah memang keduanya selalu di takdirkan tak terpisahkan ,bahkan anak mereka saja akan menikah.
Ia pun turun kebawah untuk menyampaikan kabar bahagia kepada suaminya .Setelah dilihat Alan tengah duduk santai di ruang keluarga ,ia pun langsung naik duduk di pangkuan Alan.
Alan pun langsung terkejut ,karena ia sedang tak siap akan tingkah istrinya itu.
"Sayang kamu apaan sih ,kalau tadi jatuh gimana "? Tanya Alan khawatir
"Haha Sayang ,orang kalau jatuh ya bangun lagi lah". Sahut Lika santai
" Hemm terserah kamu saja,tapi aku penasaran lho kenapa wajah kamu terlihat senang begitu "?Tanya Alan sambil mengecup puncak kepala istrinya.
Keduanya biarpun sudah tak muda lagi,tapi tetap berperilaku seperti ABG yang sedang jatuh cinta. Karena kunci keharmonisan sebuah rumah tangga ,adalah selalu memberikan perhatian kepada pasangan jika ada waktu.
"Ya iyalah Sayang ,hari ini hatiku sangat bahagia seperti ada bunga yang sedang bermekaran."Sahut Lika sambil tersenyum
"Apaan tuh Sayang ,aku penasaran nih"? Tanya Alan
__ADS_1
"Mau tau aja atau mau tau banget "? Goda Lika