Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 149 s2


__ADS_3

HAIII JANGAN LUPA LIKE, N VOTE NYA YA....


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU....


DOAKAN AUTHOR SEHAT TERUS YA...


SUPAYA BISA RAJIN UP


KARENA KESEHATAN ADALAH KUNCI DARI SEGALA RENCANA MANUSIA...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT


" Haha, kamu tuh sensi banget sih.Di ajakin bercanda malah serius". Ejek lika


" Kamu ngapain disini, udah sana masuk". Usir alan


" Ogah aku nungguin kamu, aku takut kamu kabur". Sinis lika


" Kamu kenapa sih, dari dulu sampe sekarang, cari selalu cari perkara". Kesal alan


" kamu juga dari dulu sampe sekarang, bawaan nya marah mulu". Balas lika tak mau kalah...


Alan jengan kalau saat berdebat dengan lika.Sahabat gesrek nya tersebut memang tak pernah berubah, selalu memancing keributan.


Lika tanpa meminta izin, menarik tangan alan.Ia mengajak alan bertemu yuli dan dika.


Alan merasa risih tapi ia tak bisa menolak, sebelum lika mengeluarkan suara lima oktafnya.


" Bisa nggak usah tarik tarik, aku bisa jalan sendiri". Kesal alan


" Kalau jalan sendiri tuh lama, bahkan mungkin tak kan pernah sampe". Sinis lika

__ADS_1


" Maksud kamu"?


" Hei aku tuh kenal kamu udah lama bro, aku tahu tadi kamu ketoilet karena menghindar dari yuli kan"? Ujar lika yang berdiri menghadap alan.Tapi dengan masih menggenggam tangan alan..


Alan menatap manik mata wanita dihadapan nya ini.


" Aku nggak tahu, apa keputusan ku benar tidak datang kesini".lirih alan


" Aku tahu kamu pasti tak sanggup kan? melihat wanita yang kamu cintai menikah dengan sahabat mu sendiri". Ucap lika


" Hatiku serasa tak bisa menerima pernikahan ini.Melihat nya tersenyum, duniaku seakan runtuh". Sambung Alan lagi


" Udah dong kamu jangan sedih lagi ya.Kan ada aku yang bakalan temani kamu, selama disini". Senyum lika


Alan mengacak gemas rambut lika.Lika tak sadar jika dari tadi ada sepasang mata yang memandang kesal kearahnya.Ia sangat benci melihat keakraban lika dan alan.


" Apaan tuh cewek, baru di tinggal sebentar udah dekat sama cowo lain". Kesal jason.


Iya pria yang sedang terbakar cemburu adalah jason.Ia kesal karena lika terlihat sangat dekat dengan alan.Hoho abang jason kan tadi kamu yang cari perkara dahulu, ya mbakyu lika menyesuaikan saja.Iya toh gaess, pembalasan tuh lebih kejam lho.


" Pake pegangan tangan segala, kaya orang lagi kasmaran". Kesal jason


" Iya lika, tapi aduh aku gugup sekali nih". Balas alan.


Lika merentang kan tangan agar alan mendekat.Ia ingin memeluk alan, agar kegugupan nya semakin berkurang.


" sini aku peluk dulu, biar gugup nya hilang". Ujar lika


Alan berdiri menatap ke arah lika.Ia tak habis pikir dengan jalan pikiran lika.


Lika tak peduli pada ekspresi alan, ia mendekati alan dan memeluk nya.


deg


Alan tambah bingung, bukan gugup nya tambah hilang.Ini malah makin parah, bahkan jantung nya berpacu tambah cepat.Ia tak membalas pelukan lika, ia hanya menghirup aroma tubuh lika, yang membuatnya merasa nyaman.

__ADS_1


" Aduh jantung sialan, kenapa sih berdegup tambah kencang.Kalau lika dengar gimana? Mau taruh dimana mukaku ini?Gumam alan dalam hati


Tak lama lika pun melepas kan pelukan nya.Dan tersenyum ke arah alan, ia menepuk pelan bahu pria tersebut.


haha lika lika, kau tau tak, abang jason.Wajah nya sekarang kaya gimana, sudah pasti 100% pengen nerkam kamu.


Jason kesal lika memeluk alan.


" Apaan coba pake peluk segala, emang nya aku mau ditaruh dimana? Dikutub apa"? Kesal jason..


" Gimana, masih gugup nggak"? Tanya lika


" eh itu apa ehh mm, i iya udah berkurang nih". Sahut alan terbata..


" berkurang apanya, yang ada tambah mau meledak". Gerutu alan dalam hati


Lika dan alan akhirnya menemui yuli.Dengan posisi Alan dan yuli saling berpegangan tangan.


" Ya ampun lan, aku pikir kamu kabur kemana gitu, aku nungguin kamu dari tadi". Kesal yuli


" maaf yul, tadi aku ke toilet sebentar". Ujar alan


" ciee, kaya nya ada yang bakalan nyusul kita deh sayang". Goda dika


" maksud kamu apaan sih ka"? Tanya lika heran


" Tuh tangan nya kan udah kasih kode". Balas dika sambil melirik tangan alan dan lika.


Keduanya terkejut, dan langsung melepaskan tangan mereka.Wajah keduanya memerah seperti kepiting rebus.


" selamat ya untuk kalian, aku harap kebahagiaan selalu bersama kalian". Ujar alan mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Makasih lan, aku pikir kamu tak kan datang.Aku pikir kamu udah lupa sama kita". Jawab yuli


" Mana mungkin aku lupa sama kamu yul,kamu kan hidup aku, nafas aku dan separuh aku". Gumam alan dalam hati

__ADS_1


" Ya nggak mungkin lah aku lupain kalian.Kita kan sohib selalu". Balas alan sambil tersenyum..


" makasih ya bro udah datang". Sambung dika


__ADS_2