
HAII READER KU...
VOTE VOTE VOTE DONG....
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
MAMPIR JUGA DI AKU WANITA TERHEBAT...
LIKE, N , KOMEN NYA MENDARAT JUGA YA...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS....
LANJUT...
"Iya nak, papa hanya ngetes kamu saja, ternyata memang pesona nya Yuli tak tergantikan". Goda Marcel
" Ah papa, saat serius begini, malah bercanda.Ya sudah pa, kami pamit ya, tapi jangan lupa hubungi teman papa, aku tunggu kabar baik nya". Pamit Dika dan keluar dari ruangan Marcel.
Marcel mengantar kan mereka sampai ke depan pintu.Baru saat mereka keluar dari gerbang baru ia kembali kedalam.
Ia menghubungi teman nya, agar ikut mencari
orang yang wajah nya tadi di kirim Dika.
Sepanjang perjalanan Dika terlihat sangat diam.Ia tak ada keinginan untuk berbicara, sebab yang ada di fikiran nya hanya Yuli istrinya.
" Ya ampun sayang, kamu dimana sebenar nya.Aku rindu sangat rindu, aku berat menjalani hari tanpa kamu". Batin Dika
__ADS_1
Sedangkan Dion yang duduk di sebelah Dika, sesekali menatap putranya.Yang seperti sangat memikirkan istrinya tersebut.
Saat sudah sampai di rumah, Dika melihat Jason sedang duduk di samping Rika.Namun ia memilih mengabaikan nya, ia lagi tak ada semangat untuk berdebat.
Sementara Jason yang melihat Dika mengabaikan nya, segera berlari menuju Dika.
" Sabar bro, gue yakin Yuli pasti baik baik saja". Ucap Jason
Dika yang lagi dalam mode, lo senggol gue bacok, lo jual gue beli.Langsung meladeni perkataan Jason dengan emosi.
"Lo bilang sabar, puas lo selama ini kan kalian selalu mengharapkan aku dan Yuli pisah.Puas kalian hah, gue minta jangan ganggu gue lagi ingin sendiri". Bentak Dika
Jason yang mendengar perkataan Dika, ia merasa tak terima.Pasal nya selama ini ia sudah mengikhlaskan Yuli, walau sebenar nya ada rasa tak rela.
" Maksud kamu apa Dika, yang senang kamu pisah sama Yuli siapa? Asal kamu tahu ya, aku sekarang sudah punya Lika, dan tak ada niat sedikit pun untuk mengambil Yuli.Aku juga lagi berusaha mencari Yuli, kamu paham". Teriak Jason tak mau kalah.
" Ah sudah lah, aku malas berdebat.Tolong jangan tambah beban pikiran ku, aku tak sanggup lagi". Lirih Dika melemah, dan langsung masuk kedalam.
" Dika nggak napsu makan ma, Kalau Dika makan, bagaimana dengan Yuli.Apa ia sudah makan apa belum". Sahut Dika tanpa menghentikan langkah nya
" Pa gimana nih, kalau Dika sakit gimana"? Tangis Rika
" Gimana kalau Jason yang bujuk tante". Tawar Jason
" Makasih Jason, tapi om pikir kurang setuju dengan tawaran kamu, soalnya kamu lihat kan reaksi Dika saat lihat kamu tadi"..Ucap Dion
" Iya bener apa kata om kamu Jas, tante nggak mau kalian ribut". Rika menimpali
" Ok kalau begitu, aku pamit tante". Ujar Jason
__ADS_1
" kamu tidur disini saja ya malam ini". Pinta Rika
Jason yang tak tega menolak permintaan tantenya.Akhirnya mengiyakan, karena ia juga ingin memantau keadaan Dika.
" baik lah tante, aku kekamar dulu ya"..Pamit Jason.
Ia masuk ke dalam kamar yang dulu selalu ia tempati saat datang berkunjung.Jason selalu menempati kamar itu, pada saat menghibur Yuli, yang sedang terpuruk karena di tinggal oleh Dika.
" Pa gimana kalau hubungi Riani, dia harus tahu keadaan Yuli sekarang". Saran Rika
" Iya ma, sebenar nya tadi Dika bilang dia yang bakalan hubungi mereka.Tapi melihat keadaan nya sekarang mustahil, jika ia sanggup mengatakan nya"? Sahut Dion.
Akhirnya Dion pun menghubungi Riani, saat panggilan tersambung.Dan sekedar berbasa basi, barulah Dion menyampaikan alasan nya menghubungi Riani.
Riani sangat Shock, mendengar putri semata wayang nya di culik.Kebetulan saat itu Riani tengah mengunjungi mama nya Alan, sehingga Alan mendengar apa yang mereka bicarakan.
Selesai membicarakan hal tersebut, Dion pun mengakhiri panggilan tersebut.Sedangkan Riani, langsung terduduk di sofa dalam ruangan tersebut.
Ia tak habis pikir, bagaimana mungkin Yuli di culik.Sinta yang merasa iba, langsung mendekati Riani dan menenangkan nya.
Namun Riani langsung menepis tangan Sinta, bahkan ia menatap tajam kearah nya.
" Kamu jangan sentuh saya, ini pasti ulah wanita ular itu.Aku bakalan pastikan dia menyesal seumur hidup karena sudah menyentuh putri ku". Bentak Riani
Sedangkan Alan dan mama nya hanya duduk diam.Sebenar nya mama nya Alan sudah agak membaik, jadi sudah bisa di kunjungi.
" Maksud tante apa, aku benar benar tak mengerti".Lirih Sinta
" Ini pasti ulah mama kamu, bukan nya hanya kalian yang tak ingin melihat Yuli bahagia.Apa belum puas merebut kebahagiaan Yuli selama ini"..sinis Riani
__ADS_1
" Tapi sumpah tante, aku benar nggak tahu mama dimana, yang aku tahu mama sudah nikah lagi.Dan sekarang ikut sama suaminya kemana aku tak tahu". Lirih Sinta.Riani memperhatikan wajah Sinta dan tak ada kebohongan Disana.
Namun ia enggan menjawab semua perkataan Sinta.Pikiran nya sedang kalut, ia pamit dari ruangan tersebut.Dan langsung menghubungi suaminya, tentang keadaan Yuli.