
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Dika kesal karena istrinya dari tadi tak mendukung perkataan nya,bahkan terkesan ikut mengejek nya.Padahal ia berharap jika anak nya sedang mengerjai dirinya ,ada istrinya yang dengan senang hati akan membantu nya.
Namun harapan tak sesuai ekspektasi ,kadang pemikiran selalu bertolak belakang dengan keadaan. Jadi sebagai manusia hanya bisa pasrah dan jalani saja.
" Sudah lah Pa biasa saja tuh mukanya ,jangan di tekuk begitu. Lebih baik siapakan hati untuk mengatur kata yang pas ,saat bertemu dengan om Alan dan tante Lika nanti. Jangan sampai nanti Papa salah bicara ,terus Davin nya nggak jadi nikah sama Silvia ". Pinta Davin kepada Papa nya.
" Haha,Sungguh malang sekali nasib mu suamiku ". Ejek Yuli sambil tertawa kecil.
Karena hal ini yang selama ini di waspadai oleh Dika,ia tak ingin merendahkan dirinya di hadapan Alan.Namun apa mau di kata karena nasib baik sedang berpihak pada Alan,dan Dika yang kali ini akan mengemis kepada Alan.
Davin bingung kenapa mendengar perkataan nya barusan ,Yuli langsung tertawa seperti itu.Memang nya ada yang salah ,dengan perkataan nya itu sampai terdengar lucu di telinga Yuli.
" Ma Memangnya ada yang salah dengan perkataan ku barusan ,perasaan ku biasa saja deh.Tak ada yang aneh ataupun tak wajar ,tapi kenapa malah Mama tertawa"? Tanya Davin heran
" Haha ya ampun Nak bisa tidak jangan di tanya lagi ,perut Mama sakit nih kalau membahas Hal itu lagi. "Tolak Yuli.
Davin dan Rino memandang aneh kearah orangtua mereka ,memang nya ada hal apa yang terjadi. Sehingga membahas soal Alan wajahnya Dika di tekuk ,sedangkan Yuli hanya menahan tawa nya.
__ADS_1
" Jadi dulu Papa sama Mama itu kan kalian pasti tahu kalau sahabat dekat dengan Alan dan Lika,bahkan sangat dekat hingga sahabat berasa saudara. Tapi kalau Papa kalian sama Alan lain ceritanya,keduanya bagai musuh bebuyutan."Jelas Yuli Namun perkataan nya masih belum bisa mewakili rasa penasaran Davin dan Rino.
" Hemm terus salahnya di mana ,kalau begitu kan malah lebih bagus jadi tak terlalu susah mendapatkan Restu". Rino menimpali
" Ya kalau dulu Papa kalian sombong nya biasa saja,mungkin nggak akan seperti ini. Tapi ini kan ceritanya lain,jadi seperti nya malam ini ada yang akan turun pamornya ". Sindir Yuli kepada suaminya yang dari tadi hanya terdiam.
Entah apa yang di pikirkan oleh bapak dua anak itu,tapi yang pasti tentang malam ini harga dirinya yang akan di pertaruhkan..
Dika juga sebenarnya penasaran dengan ekspresi Alan nanti malam ,apakah biasa saja atau akan menunjukkan keangkuhan nya..
" Memang nya dulu apa yang Papa lakukan sama Om Alan"? Tanya Davin penasaran
" Dulu itu Alan menjadi korban kejahilan Papa kamu,sama almarhum tunangannya Lika". Sahut Yuli.
Davin langsung tertegun mendengar perkataan Mama nya barusan ,seumur hidup baru mendengar cerita jika Lika pernah punya mantan tunangan selain Suaminya kini.
"Memang nya dulu tante Lika sempat mau menikah dengan orang lain,bukan sama Om Alan Ma"? Tanya Davin penasaran.
" Hemm Iya ya Nak,Namanya Jason erlangga anak nya oma Dina sama Opa samuel". Sahut Dika
" Hemm sudah lah Nak,tak usah dibahas lagi,yang penting intinya tante Lika sudah bahagia dengan Om Alan.Dan uncle Jason sudah tenang di alam sana,pasti dia bangga lihat sepupunya yang punya anak tampan seperti kamu". Puji Yuli.
"Iya juga sih Ma,yang penting sekarang tante Lika punya anak yang bakalan jadi istrinya aku.Dan anak tante Lika sangat manis ,cantik bahkan sungguh aku tak bisa berpaling darinya ". Ujar Davin sambil tersenyum.
Rino hanya memandang jengah kearah makhluk Tuhan yang lagi bucin di sebelahnya ,yang selalu saja senyum sendiri seperti orang gila kalau lagi memikirkan kekasihnya.
Padahal ada mereka yang lain tapi tak di pedulikan nya sama sekali ,untung juga saudara kalau tidak Rino sudah bakalan tenggelam kan Davin di lautan. karena berani menunjukkan wajah jatuh cinta ,yang terlihat seperti orang bodoh.
" Ma Pa kalau sudah ketemu orang tua nya Silvia ,setelah itu tolong cari kan istri buat ku Ya.Soalnya bukan Davin saja yang pengen nikah,aku juga ingin merasakan nya". Pinta Rino sambil memasang wajah memelas nya.
Yang mana membuat semuanya tertawa karena tingkahnya itu,mana ada orang tua yang akan carikan istri untuknya. Yuli dan Dika adalah orang tua yang tak menganut ajaran Siti nurbaya,yang memaksakan kehendak mereka.
__ADS_1
Keduanya tak ingin anak mereka tertekan karena keegoisan mereka,apalagi soal jodoh.Mereka akan menghormati pilihan anak nya,asal kan memilih yang benar dan tak memandang hanya dari segi kecantikan saja.
Solanya kecantikan adalah bonus dari Tuhan ,tapi kelakuan dan budi pekerti yang baik adalah salah satu arti dari cantik itu sendiri.
" Maaf nak tapi alangkah baik jika kamu sendiri yang mengejar jodoh kamu ,karena kami tak berhak untuk ikut campur dalam urusan pribadi seperti ini.Nanti kalau sudah ketemu yang pas,baru bawa datang kesini supaya Mama bantu untuk menilainya ".Sahut Yuli sambil tersenyum.
Rino pasrah karena memang apa yang di katakan Mama nya sangat benar,tapi apakah mungkin ada jodohnya di negri orang ini.Sedangkan ia sendiri baru menetap disini ,jadi belum banyak kenalan yang ia punya.
" Kamu mah enak Vin,jodoh nya sudah di bungkus waktu masih orok lah aku harus kerja berat lagi mulai sekarang. Biar cepat kawin supaya malam tidur ,ada yang temani dan tak kedinginan ". Ujar Rino dengan wajahnya yang di buat sesedih mungkin.
" Lebay kamu hanya begitu saja wajah nya sampai bikin aku mau muntah saja,karena saking menjijikkan ". Ejek Davin sambil menoyor pelan keningnya Rino.
Yang mana membuat sang empunya merasa kesal ,karena terasa perih kening nya itu.Bahkan terlihat memerah ,karena Davin melakukan dengan gemas.
" Ishh kamu tuh Ya kamu pikir ini tembok apa,begini begini otak manusia di dalam nya.jangan asal main tangan saja dong,awas saja kalau sampai terulang lagi.Aku bakalan ambil tuh Vivin nya kamu,supaya kamu menangis sampai air mata keluar darah".Kesal Rino.
" Hemm coba kamu berani melakukan hal tersebut ,bisa kupastikan kamu akan menjadi penghuni tetap ruang ugd". Ancam Davin serius.
" Idihh kelakuan kejamnya mulai balik lagi,dasar orang aneh enak saja kalau ngomong. "Sahut Rino tak mau kalah.
Yuli dan Dika hanya melihat keduanya dengan malas,soalnya Davin dan Rino akrab tak bisa sampe sejam.selalu saja ada pertengkaran kecil ,dan bahkan saling ejek pun tak terelakkan.
Tapi mau bagaimana lagi,kalau memang hal ini bisa membuat keduanya lebih dekat ya tak ada masalahnya kan.
" Sayang ayo kekamar Yuk,bosan lihat kelakuan anak muda dua ini yang kelihatan sudah tua tapi tingkah nya mengalahkan bocah". Ujar Dika sambil menarik tangan Yuli,padahal Yuli sebenarnya tak mau.
Dika yang melihat kalau istrinya sengaja berjalan lamban ,ia pun langsung menggendong nya layak nya karung beras.
" Ahhhhh hei turunkan aku sekarang ,cepat tidak atau bakalan ku gigit bahu kamu". Ancam Yuli.
Jika masih sayang nyawa lebih baik menurut saja,atau kita berdua bakalan jatuh". Ancam Dika balik.
__ADS_1
" Ciee ciee ada yang sudah baikan nihh,ahh mata ku jadi sedikit ternodai". Goda Rino dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Davin.
Yuli merasa sangat malu dengan kelakuannya Dika,yang menggendong nya tanpa malu di depan anak anak pula.Sudah begitu mulut remes milik Rino,tak bisa di kondisikan pula.