Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Davin tak ada keingingan lagi untuk mengganggu tidur nya Silvia ,karena takut nanti ia bangun dan akan kapok tidur bareng dirinya lagi.


" Ya ampun coba selama bertahun tahun baru tidur bareng ,setidaknya aku di ajak ngobrol atau apalah.Eh ini malah di tinggal tidur,dan tak sadar apa yang di bawah lagi meronta minta tolong ". Gumam Davin dalam hati.


Sebenarnya yang menggali kuburan sendiri adalah Davin ,tapi ia sama sekali tak menyadari itu. Malah dengan senang hati mengajak Silvia tidur bersama ,dan ya akhirnya senjata makan tuannya sendiri.


Terkadang sesuatu yang tak pernah kita pikirkan ,bisa menjadi boomerang untuk kita.Lakukan sesuatu harus berpikir dahulu ,sebab dan akibat nya yang akan terjadi..


Begitulah yang terjadi kepada Davin kini,ia malah yang tersiksa sendiri. Bukan nya Silvia hendak menggoda Davin ,tapi wanita sepolos Silvia mana paham soal yang begituan.


Sudah sampai dini harus Davin belum sama sekali memejamkan matanya ,tapi ia masih betah memeluk Silvia yang sama sekali tak terganggu.


" Astaga nih mata kenapa sih,sudah dapat guling empuk juga kok masih susah sekali untuk tidur. Masa iya aku harus terjaga sepanjang malam,dan tersiksa seperti ini ". Gumam Davin bermonolog ria.


Barulah menjelang pagi matanya bisa terpejam,tangannya di lingkar di pinggang Silvia yang tertidur membelakangi dirinya. Keduanya tertidur tanpa peduli dengan orang di luar sana,karena ini baru pertama jadi sungguh sangat nyaman.


Yuli yang sudah bangun pagi pagi ,keluar ke depan untuk mengecek mobil Davin sudah ada di garasi atau belum. Setelah di lihatnya kalau mobilnya ada,ia pun bergegas kedapur menyiapkan sarapan.


Yuli jarang masuk kedalam kamar putranya,karena ia menganggap Davin sudah besar dan butuh privasi.Tak mungkin apapun kegiatannya kita harus mencari tahu,apalagi tak ada hal yang aneh aneh.


Yuli yakin putranya anak yang berbakti ,dan tak mungkin memalukan mereka.Setelah di rasa semua sudah beres ,Yuli masuk kedalam kamar untuk membangun kan bayi besar nya.


" Mas bangun ayo,nanti telat lho ke kantornya ". Panggil Yuli


" Hemm sabar Yang 10 menit lagi ya". Bujuk Dika dengan mata yang masih terpejam.


" Tidak boleh ,ayo cepat bangun memangnya kamu semalam tak puas tidur apa.Makanya malam kalau tidur ,jangan minta olahraga terus akhirnya molor kan". Kesal Yuli sambil menarik selimut yang menutupi tubuh Suaminya itu.


Dan oh astaga ternyata Dika semalam habis *** *** dengan yuli,tak memakai pakaian nya sama sekali. Jadi sekarang terpampang jelas junior nya,yang berdiri tegak.


Bukan rahasia umum lagi kalau biasanya ,pria selalu on di pagi hari jadi jika hal itu selalu terjadi ya nggak masalah dong tandanya normal.


"Astaga memang ya si bayi besar,bisa bisa nya tidur dengan keadaan seperti ini.Hah memang kebiasaan yang tak pernah di rubah,untung juga tak ada yang masuk kalau tidak bisa rusak pemandangan ". Kesal Yuli lalu menggoyang tubuh Dika agar segera bangun.

__ADS_1


" Ok baiklah kalau tidak mau bangun,aku yang bakalan ke kantor dan dandanan yang cantik siapa tahu ada klien yang masih segel ". Ujar Yuli yang sengaja berbicara sedikit keras,karena hanya ini lah caranya agar Dika terbangun.


1 2 3 dannn


" Sayang aku sudah bangun kok dari tadi ,malahan sekarang mau mandi.Kamu nggak usah ke kantor ya,cukup jadi istri yang baik dan tinggal di rumah"Ucap Dika sambil mencium keningnya Yuli ,lalu masuk kedalam kamar mandi.


Yuli hanya menggeleng kepala nya ,padahal tadi hanya menggertak saja.Lagian Yuli punya pekerjaan sebagai dokter ,bukan pekerja kantoran.


"Dasar cemen hanya ngomong segitu doang,coba kalau beneran jadi pengen lihat wajah imutnya ". Gumam Yuli pelan sambil tertawa kecil.


Setelah Selesai menyiapkan pakaian untuk Dika,ia langsung keluar kamar. Karena Yuli sangat tahu kelakuan Dika,sehabis mandi jika Yuli masih di kamar pasti akan langsung di jadikan makanan pembuka.


Setelah sampai di luar ia mengelus dadanya ,karena pagi ini lolos dari terkaman yang selalu kelaparan tak pernah kenyang.


Saat sampai di meja makan ia melihat Rino sudah duduk manis ,ia membalas senyuman Rino lalu kedapur untuk membawakan makanan kemeja makan.


" Ma Rino bantuin ya". Tawar Rino


" Makasih nak,tapi sebaiknya kamu panggil brother kamu deh yang hobinya molor saja ". Pinta Yuli


" Ok sip boss ". Sahut Rino dan langsung menuju kamar Davin.


Karena kebetulan kamar Davin lupa untuk di kunci jadi tanpa hambatan ,Rino masuk kedalam kamar tersebut. Saat mendekati tempat tidur Rino langsung terhenti sambil memelototkan matanya ,ia tak percaya dengan apa yang di lihat nya sekarang.


Rino mengucek mata nya agar memastikan penglihatan nya,karena ia takut hanya salah lihat.


Karena Silvia yang masuk dalam pelukan Davin hingga hanya terlihat punggung saja,sehingga Rino mengira itu adalah wanita lain.


Dengan langkah terburu buru dan setengah berlari ,Rino mendekati Yuli dan Dika yang baru saja bergabung. Yuli tampak mengeryitkan keningnya ,karena Rino turun sendiri tanpa bersama Davin. Dan lebih parah lagi,wajah Rino terlihat berkeringat seperti baru saja ketemu hantu.


" Lho No kok kamu sendiri saja,Davin nya mana"? Tanya Yuli heran


" Aduh itu Ma ihh gimana nih ngomongnya,aduh itu Ma Pa Davin nya aduh gimana dong". Sahut Rino yang kebingungan harus berbicara dari mana.


" Hemm pelan pelan saja ngomongin ,memangnya tadi ada apa di kamarnya Davin "? Tanya Dika masih berusaha membuat Rino merasa rileks


" Iya ihh nihh anak di suruh panggil Davin ,malah datang dengan wajah yang kelihatannya baru melihat Hantu". Yuli menimpali


Rino akhirnya menetralkan nafasnya dan mulai menceritakan apa yang sudah ia lihat tadi di dalam kamar Davin.


" Tadi saat aku masuk dalam kamar Davin ,terus aku lihat dia nya kan masih tidur jadi aku mendekati dia.Dan apa yang kulihat yang buat aku jadi terkejut dan ,langsung lari kesini ". Ucap Rino.


" Isshh nih anak lama lama ku pukul juga pakai piring,bukan nya ngomong yang lurus tapi pake spasi ". Kesal Yuli yang ingin sekali memukul Rino yang sepertinya membuat nya penasaran.


" Tadi aku lihat Davin tidur sama cewek ,tapi aku juga bingung sebenarnya siapa cewek itu". Ujar Rino


Duarrrr

__ADS_1


Bagaikan di sambar petir di pagi hari ,hal itulah yang di rasa Yuli kini.Bagaimana tidak baru semalam ia dan Dika melamar Silvia ,tapi pagi ini di kejutkan dengan Davin yang membawa perempuan lain.


Yuli yang tadi hendak mengambil makan untuk Dika ia urungkan ,karena langsung menuju kamar Davin tentunya dengan kalimat umpatan dan juga makian yang mengiring langkah kakinya.


" Dasar anak tak tahu di untung ,katanya ngebet nikah sama Silvia ,eh ini malah kawin sama orang lain.Awas saja kalau sampai bikin malu,bakalan ku potong anu nya biar puasa seumur hidupnya ". Kesal Yuli


" Sayang slow dikit napa sih,lagian di cek dulu biar tahu kan". Dika mencoba membujuk Yuli agar tak terlalu emosi.


" Diam,,,ingat seminggu tidur di luar". Bentak Yuli sambil mendorong pintu kamar Davin dan bahkan membanting dengan keras.


Brakkkk


penghuni kamar yang sedang terlelap,seperti nya tak terganggu sama sekali yang membuat Yuli tampak sangat kesal.Yuli terlihat sangat emosi,tapi berbeda dengan Dika yang malah memikirkan nasibnya yang bakalan seminggu tidur di luar.


"Aduh nih bini ku kok sampai hati sekali sih ,nggak tahu apa kalau tidur di luar sangat tersiksa ". Gumam Dika meratapi nasib nya.


Woii babe Dika tuh anak di urus dulu,jangan hanya diri sendiri yang di pikirkan. Apa selama berpuluh tahun tidak capek ,sekali kali cobalah mengalah dengan yang masih muda.


"Davinnnn bangun kamu anak sialan,berani nya kamu bawa wanita kesini.Ayo bangun sebelum ku habisi kamu sekarang ". Teriak Yuli yang terlihat wajahnya merah padam.


Rino dan Dika hanya menatap tanpa ekspresi kearah Yuli,sebab sudah bukan rahasia umum lagi kalau nyonya rumah lagi ngamuk percayaan air laut pun bisa surut.


" Pa ,Mama kok bisa menakutkan seperti itu,aku jamin Davin bakalan habis di tangan Mama". Ucap Rino.


" Entahlah nasib Papa saja masih di ujung tanduk,apa lagi mau menolong Davin. Biarlah tuh boca kena karma,soalnya karena dia aku bakalan tidur di luar".Ucap Dika pelan tapi masih bisa di dengar oleh Rino.


" Astaga The king of the Drama "..Sahut Rino pelan.


Davin yang baru saja tertidur dan Silvia yang masih berada dalam pelukan nya ,langsung terbangun ketika mendengar teriakan Mama nya.


Silvia pun ikut terbangun karena mendengar teriakan Yuli,ia akhirnya tersadar jika sekarang berada di mana.


" Ya ampun semalam kan aku nginep di sini". Batin Silvia.


Davin dan Silvia tersadar ketika melihat ternyata semua nya kini berada di kamar nya,baru tatapan Yuli terlihat seperti hendak menerkam Orang.


Yuli yang tadi sudah hendak mengeluarkan jurus maut nya yaitu sebuah pukulan,langsung mengurungkan niatnya karena melihat wanita yang bangun bersama Davin.


" Silvia ". Ujar Yuli pelan


" Mama apaan sih pagi pagi sudah ribut,orang aku masih ngantuk juga ah". Kesal Davin.


Sedangkan Silvia tertunduk dari tadi karena malu ,karena tertangkap basah tidur bareng anak bujang orang.


" Ma aku mau pulang ". Tangis Silvia dalam hati.


" Masih pagi apa kamu nggak sadar sekarang jam berapa ,mama tunggu kalian di meja makan. Via kamu bawa pakaian ganti kan ,kalau begitu langsung mandi saja". Suruh Yuli sambil menatap tajam kearah Davin

__ADS_1


" Astaga tuh emak emak memang menakutkan sekali ". Batin Davin.


__ADS_2