
HAII READERKU TERSAYOYENG...
JANGAN LUPA LIKE N VOTE VOTE VOTE YANG BANYAK DONG...KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
JANGAN LUPA MAMPIR JUGA DI KARYA TERBARU KU...AKU WANITA TERHEBAT..
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS..
LANJUT...
"Sudah ya sayang, kamu jangan terlalu pikirkan apa yang tengah mengganjal di hati.Karena sampai kapan pun, aku tak akan pernah meninggal kan kamu". Ucap Yuli
Dika hanya memandang sendu ke arah Yuli, terserah bila Yuli menganggap nya terlalu lebay.
" Aku bingung dan otak ku sepertinya tak dapat di ajak kerja sama.Jadi rasa khawatir tersebut, pasti akan selalu ada". Lirih Dika
" Tapi kan kamu nggak perlu ngomong seperti itu ke mama, kasihan dia kan jadi sedih.Lagian maksud mama baik kok". Ujar Yuli
" Iya aku juga tak tahu, kenapa jadi tak bisa mengontrol emosi tadi". Sesal Dika
"Ya sudah tak apa, terus gimana dengan tawaran mama tadi"?,Tanya Yuli
" Aku bingung, menurut kamu gimana yang"? Dika balik bertanya
" nggak ada salah kan ikut maunya mama, atau begini saja.Kalau kamu juga ikut sama kami, biar kamu tak terlalu cemas". Saran Yuli
" Iya boleh deh, ya udah ayo kita siap siap, biar pulang nggak terlalu sore" Ajak Dika yang telah bersemangat.
Yuli pun langsung turun dari pangkuan Dika.Keduanya tengah bersiap diri, namun lagi lagi drama harus terjadi.
__ADS_1
" Yang kamu nggak boleh tampil cantik, aku nggak mau semua pria brengsek melihat kamu". Ujar Dika memberi ultimatum
" Ya ampun kamu berlebihan sekali, kenapa nggak sekaligus kau congkel mata mereka.Biar tak bisa melihat ku" Ujar Yuli sinis menatap Dika.
" Seperti nya ide bagus". Sahut Dika santai
Yuli yang tengah berganti pakayan pun harus kembali kesal.
" nggak boleh pake baju yang seksi, dan terbuka.Nanti pria lain lihat kamu dengan bernapsu, aku tak mau karena hanya aku yang boleh". Ujar Dika
" Kenapa kamu nggak suruh aku nggak usah pake baju saja". Sungut Yuli
" Nah itu baru ide bagus, supaya kita hanya di kamar saja". Balas Dika semangat
" Hah terserah kau saja, malas ngomong.Akhir akhirnya pasti lari kesitu". Sungut Yuli
Kini keduanya telah rapi, keduanya akan mengajak Rika untuk jalan jalan.Keduanya ingin menebus kesalahan karena tadi pagi, Dika telah memarahi mamanya itu.
"Ahh, sayang kamu nih gimana sih". Dika terdengar merajuk.
" lho emang aku kenapa"? Tanya Yuli heran
" masa udah pake yang gituan kok masih tetap kelihatan cantik.Aduh gimana nih kalo sebentar kamu menjadi pusat perhatian orang". Ucap Dika lemas
" Ya ampun aku kira kenapa, kamu tuh ada saja.Semua hal kamu jadikan beban, lagian mana mungkin mereka melirik aku.Sedangkan di sampingku ada pria yang sangat tampan sejagat raya".Yuli mencoba meredam rasa cemburu Dika yang tak jelas.
" Iya ya, siapa sih yang akan menolak pesona seorang Andika Hadiwinata, Suami dari Yuli Evelyn" Ujar Dika percaya Diri.
" Nah itu kamu tahu, kok masih saja bego terus."Gumam Yuli pelan takut Dika mendengar
__ADS_1
" Ayo kita turun temui mama,"..Ajak Yuli dan langsung menarik tangan Dika.
" Sayang pelan pelan nanti kamu jatuh gimana"?Dika khawatir
" Kamu pikir aku anak kecil apa, ada saja kamu".Yuli kesal dengan perkataan Dika
Sedangkan Dika hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Sesampainya di bawah, mereka melihat Rika tengah duduk, di ruang keluarga.
" ma, papa sudah ke kantor ya"? Tanya Dika
" Eh nak, iya papa sudah berangkat dari tadi.Oiya kalian kok sudah rapi emang mau kemana"? Tanya Rika
" lho bukan nya tadi mama ajakin jalan jalan"?,Sahut Dika heran
"Emang kamu ijinin mama bawa Yuli jalan? Bukanya tadi kamu langsung marah, karena hal itu"? Rika bertanya karena heran
" Ya sudah kalau nggak mau,ayo sayang kita jalan sendiri saja". Dika pura pura hendak pergi
" eits stop, mama ikut.Enak saja kalian jalan sendiri, ini kan idenya mama". Sinis Rika
Rika langsung masuk kedalam kamar,untuk berganti pakayan nya.Tak berselang lama ia pun keluar dan langsung mengajak Dika, dan Yuli untuk jalan.
" Ayo kita berangkat, hari ini kita bakalan habisin uang nya papa hehe". Ujar Rika bersemangat.
" tuh aki aki jatuh miskin baru nyaho". Ledek Dika
" oo maaf bro, harta suamiku tak kan habis meskipun sampai 7 turunan". Sahut Rika Sombong.
" Ya ya, aku tahu dan sangat tahu.Untung juga papa yang kerja coba kalau aku, tak kan kubiarkan berbelanja sepuas nya". Dika pura pura mengancam.
__ADS_1
"kamu tuh ya, mama jadi takut kalau itu benar terjadi.mama bakalan pecat kamu jadi anak mama"? Ancam Rika
Kini ketiganya telah ada di dalam mobil.Dika dan Yuli duduk di depan, sedangkan Rika duduk di belakang