
KATA MEREKA KARYA KU TERLALU PANJANG...TAPI GIMANA MAU KASIH TAMAT KALAU CERITANYA MASIH GANTUNG...SO BERSABAR SAJA YA BEBS...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT...
Kini keduanya tengah bersiap diri, untuk kembali keTanah Air.Sepanjang perjalanan menuju Bandara,Yuli hanya diam dan tak bersuara sedikit pun.
Ia bahkan tak peduli dengan tatapan cemas dari suaminya itu, ia hanya memikirkan keadaan Lika dan mengapa Jason sampai bisa seperti ini.
"Kenapa kak, bisa tinggal kan Lika, padahal kalian kan mau nikah?Sebenar nya apa yang terjadi sampai seperti ini"?Gumam Yuli dalam hati.
" Maafin aku Jason, kalau selama ini sudah kasar sama kamu, maafkan aku jika kata kata ku selalu menyinggung perasaan kamu". Batin Dika
Keduanya saling diam bukan sedang marahan,tapi sedang sibuk dengan pikiran masing masing.
"Sayang kamu kok diam saja dari tadi"? Tanya Dika memecah keheningan.
"Ehh aku nggak papa kok, beneran".Sahut Yuli sambil menampilkan senyum manis nya.
" Tapi kok dari tadi diam saja, memangnya apa yang sedang kamu pikirkan hemm"? Tanya Dika penasaran.
" Lagi memikirkan Lika dan kak Jason, kasihan hubungan mereka harus melalui cobaan seberat ini". Ujar Yuli
Dika sangat paham perasaan Yuli saat ini, sebab Lika dan Jason adalah orang yang paling berharga di hidup nya.
Lika adalah sahabat Yuli selama masih memakai seragam putih biru sampai sekarang yang sudah menjadi dokter.
Sedangkan Jason adalah orang yang menemani Yuli selama Jason pergi.Jason adalah orang yang menemani Yuli saat ia tengah terpuruk, saat ia butuh sandaran.
Sekeras apa pun sekuat apa pun Dika menolak hal tersebut, tetap lah Jason adalah orang yang pernah singgah di hidup nya Yuli.
" Kita manusia terkadang hanya bisa merencanakan nya saja, tapi bukan kah semua sudah ada yang atur.Contoh nya seperti kita sudah terpisah selama tapi akhirnya bersama lagi". ujar Dika
Yuli hanya menganggukan kepala pertanda setuju dengan perkataan Dika tadi.
__ADS_1
Setelah sampai di Bandara, keduanya langsung menuju jet pribadi mereka.Keduanya malam ini langsung terbang kembali ketanah air.
Sepanjang berada dalam jet, Dika meminta Yuli agar duduk di pangkuan nya.Yuli pun bersandar di dada Dika sedangkan Dika memeluk pinggang istrinya itu.
" Sayang". Panggil Yuli
" Iya cintaku lope lope ku". Sahut Dika
" Aku mau sesuatu boleh"? Tanya Yuli pelan
"Mau minta apa hem"? Sahut Dika
"aku mau nya kamu". Sahut Yuli yang terdengar malu malu.
" Maksud kamu apa ya sayang"? Dika masih belum konek
"ihhh kamu tuh tega banget sih, udah ah kalau nggak mau.Aku cancel lagi permintaan ku tadi". Kesal Yuli yang hendak turun dari pangkuan Dika.
" Sayang plis jangan marah, aku kan hanya mau tanya jadi jangan marah ya.Ayo ngomong kamu mau nya aku ngapain sekarang". Dika kembali membujuk Yuli
" Ah udah nggak napsu" Sahut Yuli cuek dan langsung kembali kekamar yang berada di jet tersebut.
" hah bini gue kenapa lagi sih? Salah ngomong sedikit langsung marah, hah aku bingung lebih baik pergi bujuk Dia lagi deh, daripada marah nya nggak kelar kelar.
Dika menyusul Yuli masuk kedalam kamar, ia melihat Yuli sedang tidur membelakangi pintu.Dengan perlahan Dika naik ke atas ranjang dan mencoba membalikan tubuh Yuli agar menghadap nya.
" Sayang, ngomong dong aku tahu kok kalau kamu belum tidur". Ucap Dika perlahan
Namun Yuli sama sekali tak bergeming, ia masih dalam mode hambak.
" Aduh malang kali nasip ku, punya istri yang selalu marah padahal aku nggak tahu salah ku apa". Lirih Dika yang berpura pura sedih.
Yuli sedikit tersenyum, ketika mendengar perkataan Dika.Ia sebenarnya tadi tak marah, hanya mood nya saja yang tiba tiba berubah.
"Sayang bangun dong, nggak kasihan apa suami tampan tapi di anggurin". Bujuk Dika lagi
Yuli akhirnya balik menghadap Dika dengan wajah datar, dan tanpa ekspresi.Ia menatap tajam kearah suaminya itu.
__ADS_1
" Apa kenapa ganggu, orang mau tidur saja".
Kesal Yuli
" sayang jangan marah dong, iya aku minta maaf jika aku salah padahal setahu aku sih nggak ada".Sahut Dika
" isshhh kalau minta maaf nya nggak ikhlas, lebih baik nggak usah deh". Jutek Yuli
" Iya deh maaf maaf kan suami mu ini". Ujar Dika yang suara nya di buat semanja mungkin
Yuli akhirnya tak bisa menahan tawanya melihat wajah imut nya Dika.Ia akhirnya mencubit gemas pipi Dika dan mencium nya.
Dika langsung memeluk nya dan mengecup pipi Yuli.Ia pun berniat menggodanya namun ia sangat terkejut ketika melihat Yuli ternyata sudah tidur.
" Ya ampun bini gue kok seperti kebo ya, perasaan tadi masih sadar kok sekarang sudah tidur". Ujar Dika
Dika pun akhirnya ikut terlelap dan sambil memeluk istrinya menunggu sampai di tujuan mereka.
Sedang kan di sebuah rumah mewah, tampak seorang gadis cantik tengah duduk sambil menatap tubuh kaku calon suami nya.Ia duduk dan menatap nanar kearah kearah tubuh Jason yang sudah tak bernapas lagi.
Gadis tersebut adalah Lika handoyo, yang rencananya sebulan lagi akan menikahi Jason.
" Sayang kamu tega, katanya selalu setia dan selalu menjaga aku.Tapi kenapa sekarang kamu pergi di saat kita akan mulai hidup baru, dan aku sudah sangat mencintai kamu dan tak ingin kamu jauh". Gumam Lika dalam hati
Ia duduk di samping jenasah Jason, ia tak ingin beranjak dari samping nya.Karena ia sangat yakin Jika Jason akan bangun dan tak ingin pisah darinya.Namun harapan nya adalah suatu hal yang belaka, karena tubuh Jason sudah tak bisa di kenali lagi.
Lika menangis dalam diam, yang membuat Ella sangat iba.Ia mendekati Lika dan mengusap pelan rambut nya berusaha menghibur nya.
" Nak jangan seperti ini, kasihan Jason dia pasti akan sedih di sana". Ujar Ella
" Tapi Bunda, Dia bohong sama aku katanya nggak akan pergi ninggalin aku, tapi apa sekarang di saat kami akan persiapkan pernikahan kami". Lirih Lika yang menangis di pelukan Bundanya.
Samuel dan Dina juga sangat terpukul melihat kondisi Lika sekarang.Keduanya paham betul dengan perasaan Lika saat ini.Karena hal tersebut yang mereka rasakan kini.
orang tua mana yang tak kan terpukul dan bersedih, ketika melihat anak semata wayang nya pergi.Dan di tangisi oleh wanita yang menjadi pujaan hati anak nya.
" Maafkan kami nak, karena tak bisa berbuat apa apa sekarang untuk menghibur mu". Lirih Dina
__ADS_1
Lika mengangkat wajah nya, menatap sendu kearah Dina.Ia langsung mencium tangan Dina dan menatap wajah cantik wanita yang sebenar nya akan menjadi calon mertuanya.