
Sheina masih terus berkutat di bawah selimut tebalnya. ia semalam baru bisa tertidur jam 03.00 pagi. karena terlalu asik menonton drama Korea di laptopnya dia sampai lupa kalo sekarang adalah hari pertamanya sekolah.
"Eughh" erang Sheina sembari menggeliat di bawah selimutnya. Perlahan ia mengerjapkan matanya sesaat untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina matanya
Dia perlahan bangun dari tidurnya dan duduk di tepi ranjang dia mengambil air putih yang berada di atas nakas dan meminumnya hingga sisa setengah.
Setelah mengumpulkan nyawanya Sheina berjalan dengan malas ke arah kamar mandi ia harus segera bergegas berangkat ke sekolah karena sebentar lagi pasti gerbang sekolahnya akan di tutup. Pasalnya sekarang adalah jam 06.00 pagi yang artinya satu jam lagi gerbang sekolahnya akan di tutup.
Setelah memakai seragam,menyiapkan buku bukunya dan sedikit memakai lipbalm Sheina langsung berjalan keluar kamarnya dan menuruni tangga untuk memulai sarapan paginya
"Pagi mah,pah" Sapa Sheina ke pada kedua orang tuanya.
"Selamat pagi"
"Nanti kamu berangkatnya mau naik apa sopir atau pake taksi online aja?" tanya papanya kepada sheina
"Pake sopir aja pah,lagi males pake angkutan umum"
"Ya udah cepetan makan nya mang Ujang udah nungguin tuh di debulan.
Setelah menyelesaikan ritual sarapannya Sheina pun mengambil tasnya yang berada di bawah meja makan dan bergegas menuju sopir yang akan membawanya ke sekolah.
"Mang ayo berangkat" ujar Sheina ke pada sopirnya
"Eh iya neng, ayo" balas mang Ujang
"Ke SMA nirwana ya mang"
"Oke neng siap 86"
*****
Nirwana High School sekolah yang berada di pusat kota jakarta. Sekolah ini adalah sekolah elite yang muridnya pun pasti murid tajir melintir yang sekolah di sini, tetapi bukan hanya yang tajir saja yang bisa bersekolah di sini, di sekolah ini pun ada juga murid yang mendapatkan beasiswa.
__ADS_1
Tetapi hebatnya murid murid di Nirwana High School ini tidak pernah sekalipun membedakan bedakan derajat seseorang atau bahkan di sekolah ini jarang ada yang namanya pembulian.
Karena di sekolah ini ada peraturan barang siapa yang ketahuan membuli seseorang maka langsung mendapat sanksi yaitu di keluarkan dari sekolah atau di skors selama satu bulan.
Maka dari itu banyak murid murid yang patuh akan aturan tersebut karena mereka tidak mau sampai di keluarkan dari sekolahnya tersebut karena bukan tidak mungkin mereka yang menjadi tersangka pembulian akan di blacklist dari sekolah swasta manapun di daerah ini.
******
Sheina baru saja sampai di sekolahnya, setelah ia turun dari mobil ia langsung berjalan menyusuri loby sekolahnya yang begitu luas.
Sebelum masuk ke kelasnya Sheina harus menemui dahulu kepala sekolahnya untuk meminta menunjukan di mana kelas Sheina,berhubung Sheina tidak tahu di mana letak ruang kepala sekolah sheina pun bertanya kepada salah satu siswi yang lewat.
"Permisi ka, numpang tanya ruang kepala sekolah di mana ya ka?" ucap Sheina ke pada kaka kelasnya yang lewat
"Eh lo anak baru ya di sini. Ruang kepala sekolah ada di sebelah ruangan guru, lo dari sini nanti lurus aja terus nanti belok kanan di situ nanti ada tulisannya" balasnya
"Oh ya makasih ya ka"
"Sama sama"
Setelah berjalan kaki menyusuri ruang demi ruang Sekarang sheina telah berdiri di depan pintu ruang kepala sekolah.
Tok tok tok
"Masuk" ucap seseorang dari dalam
Sheina pun membuka pintu ruang kepala sekolah tersebut setelah mendapat izin dari dalam. terlihat seorang pria paruh baya dengan berwajah tegas sedang duduk di kursi kebesarannya.
"Permisi pak saya Sheina greecilia Kinanti saya murid baru di sini saya mau bertanya mengenai ruang kelas saya di ruang berapa ya pak?" ucap Sheina sesopan mungkin
"Oh ya tunggu sebentar nanti kamu akan di tunjukan kelasnya oleh walikelas kamu" ujar kepala sekolahnya
Kepala sekolah itu pun terlihat menelepon seseorang dari pesawat telepon yang berada di ruangan tersebut.
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa saat terbukalah pintu ruang kepala sekolah dan terlihat wanita paruh baya memasuki ruangan tersebut.
"Bu Sri tolong antarkan anak ini ke kelas Bu Sri dia anak baru di sekolah kita" ujar kepala sekolah tersebut saat Bu Sri sudah berada di depan mejanya
"Oh iya pak. Mari nak ikut ibu" ucap guru tersebut, terlihat sangat ramah dan lembut nada bicaranya di mata Sheina.
Sheina pun menganggukan kepalanya dan langsung mengekori guru tersebut untuk sampai ke kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak" ujar Bu Sri saat sudah berada di kelasnya.
"Pagi Bu" balas murid di kelas tersebut secara bkegugupannya Sini nak masuk perkenalkan namamu"
Sheina pun masuk kedalam kelasnya dan melihat satu persatu murid yang berada di depannya.
Deg. Seketika sheina tertegun saat tak sengaja melihat seorang cowok yang tidak asing di matanya. Sheina pun berusaha untuk menutupi kegugupannya agar tidak terlihat oleh siswa yang lain.
"Ekhem, hallo perkenalkan nama saya Sheina greecilia Kinanti biasa di panggil sheina, saya pindahan dari singapura. Salam kenal teman teman" Ucap Sheina sembari matanya tetap melihat ke arah cowok yang berada di bangku tengah yang sedang menatapnya juga.
"Oke Sheina silahkan kamu duduk di bangku kosong di sebelah alfiandra" ujar Bu Sri kepada Sheina yang terlihat gugup dan bingung di sampingnya.
"Hey,Sheina kamu dengar ibu tidak?" tegur Bu Sri kepada Sheina yang terus saja berdiam diri bak patung sampingnya.
"Eh, I..iya bu maaf" gugup Sheina
"Silahkan kamu duduk sheina di bangku yang kosong di samping alfiandra" ulang bu Sri.
Sheina pun berjalan menuju ke bangkunya dengan perasaan campur aduk antara senang dan sedih bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya.
"Fian?."
To bee continued
Hay guys kembali lagi dengan saya. mohon maaf kalo semisalnya ada kata kata yang masih kurang pas bagi kalian semua. Harap mohon di maklumi.
__ADS_1
Dan gue juga mau mengucapkan selamat berpuasa bagi kalian yang menjalankannya. semoga puasa di tahun ini Allah kasih kemudahan dan keberkahan bagi kita semua.
See u next chapter