
πΊπΊπΊ
Acara pameran pun tinggal satu jam lagi, Ajeng sudah siap sejak sore, ia mengenakan gaun design nya sendiri, ia begitu terlihat anggun. Setelah pukul tujuh Bara sudah menjemputnya di depan.
"Sudah siap?" Tanya Bara. Pria dengan kaca mata tipis dan jas berwarna silver senada dengan celananya, tampan dan matang itu yang tampak dari orang memandang.
"Sudah mas ...., Ayo!" Ajeng mengunci pintu dan menghampiri Bara. Ia mengikuti Bara yang membukakan pintu mobil untuk Ajeng.
"Terimakasih!" ucap Ajeng setelah masuk.
"Kita berangkat ...!" ucap Bara saat suadah duduk di samping Ajeng, di balik kemudi mobil.
Ternyata mereka di awasi oleh sepasang mata yang sedari tadi tidak beralih dari mereka.
"Wah bakal jadi saingan berat nih .....!" gumam Dika yang ternyata sudah menunggu agak jauh di gang yang tidak terlihat oleh Ajeng ataupun Bara.
Ia sengaja melakukan itu untuk mengetahui tentang siapa Bara. Dika pun segera menyalakan mesin motornya saat mobil yang di tumpangi Ajeng berlalu.
Sesampai di tempat acara, Ajeng segera di sambut oleh teman-teman nya, tetapi ia tetap di temani oleh Bara.
Dika yang juga sampai tak lama setelah Ajeng sampai segera mengikuti Ajeng, mencium bau mencurigakan pada pria itu, sepertinya benar apa yang dikatakan Ajeng, jika pria itu memiliki perasaan pada Ajeng. Dan Ajeng tetap dengan gaya masa bodohnya.
"Jeng, tega ya kamu ninggalin aku!" keluh Dika saat berhasil mendekati Ajeng dan langsung mendapat tatapan menyelidik dari Bara.
"Aku kan sudah bilang, nggak usah jemput aku!"
"Kau ini ....., menyebalkan sekali!"
"Gremmm ....., gremmmm ......!" Bara yang sedari tadi berdiri di samping Ajeng merasa di abaikan, ia pun mencari perhatian. Dan berhasil, Ajeng segera menoleh padanya.
"Oh iya, pak Bara, kenalkan ini sahabat aku Dika!"
Bara pun segera mengulurkan tangannya pada Dika, dengan cepat Dika menyambar tangan itu, mengaitkan tangannya dengan sangat kuat.
"Kenalkan pak Bara, saya sahabat sekaligus calon adik ipar Ajeng, Dika!" ucapan Dika seketika mendapat tatapan tajam dari Ajeng.
Apa apaan sih Dika ini ....., nggak perlu segitunya lagi .....
"Calon kakak ipar?" tanya Bara sambil menatap Ajeng.
"Nggak usah di pikirkan pak, Dika ini memang suka ngomong ngaco seperti itu!"
"Oh ...., saya kira. Ya sudah bagaimana kalau kita ke sana!" ucap Bara sambil menunjuk pada segerombolan orang yang sedang berbincang-bincang. Ajeng pun setuju tapi Dika tak mau kalah ia terus mendekati Ajeng. Ia tidak membiarkan Ajeng berduaan dengan pria itu.
__ADS_1
Dika berusaha memisahkan Ajeng dari pria itu, tapi sepertinya Bara sudah ada rencana lain di acara itu, ia tidak meninggalkan Ajeng sedetikpun membuat Dika sedikit kesulitan.
Dika hanya bisa mengawasi mereka dari jauh dan mengambil gambar mereka, mengirimnya pada abangnya.
"Panas ....., Panas deh bang ...., Masa bodo, lagian bagus kali ya, dia bakan nyerah dengan janjinya dan datang kemari!" Gumam Dika sambil tersenyum dan mengirim beberapa gambar kepada abangnya,
dan benar saja dugaannya tak butuh waktu lama, Al langsung menelponnya dan melakukan panggilan video.
"Hallo bang!" ucap Dika setelah menerima vc dari abangnya.
"Siapa pria itu?" tanya Al dengan wajah geramnya.
"Atasannya Ajeng!" ucap Dika singkat dengan cueknya.
"Kenapa sedekat itu sama Ajeng?"
"Mau nembak kali!" lagi-lagi Dika menjawab tanpa beban.
"Kau benar-benar ya ...., Arahkan kameranya pada Ajeng!"
"Baiklah ...., Baiklah ....!" Dika memutar kameranya, menyakukan ponselnya di saku depan, membiarkan kameranya tetap bisa melihat aktifitas Ajeng, Dika mendekat pada Ajeng, membiarkan camera tetap terbuka.
Hingga acara selesai pun Bara tetap mendekati Ajeng, ia tidak membiarkan Ajeng jauh darinya.
"Ada apa mas?"
"Berdua saja!" Ucap Bara sambil melirik Dika yang sedari tadi tetap ngintil Ajeng kemanapun ia pergi.
"Kenapa memangnya mas? Dika sahabat aku!"
"Ada hal pribadi yang ingin aku bicarakan!"
"Baiklah ...., Aku kesana dulu ya dik!" ucap Ajeng sambil menunjuk ke arah kursi tak jauh dari mereka.
Dika pun mau tak mau membiarkan Ajeng bersama Bara, tapi ia tetap membiarkan kamera nya terbuka. Dari gerak geriknya Al pasti tahu apa yang dilakukan mereka.
"Ada apa mas?" Tanya Ajeng saat mereka sudah duduk.
"Kenapa sahabat kamu itu tetap mengawasi kita?" Keluh Bara saat menatap Dika yang masih berdiri memperhatikan mereka.
"Nggak pa pa kok mas, dia itu sahabat Ajeng dari kecil!" Ajeng berbohong supaya pria di depannya tidak mengeluh lagi.
"Baiklah ....!" Bara memaklumi. "Jeng ...., Sebenarnya aku sudah lama memendam perasaan ini padamu, sejak pertama kali kita ketemu, aku jatuh cinta padamu!"
__ADS_1
"Cinta?" Ajeng malah terlihat bingung. Ia menatap ke arah Dika yang hanya mengangkat kedua bahunya seolah memebri jawaban tidak tahu.
Bara mencoba meraih tangan Ajeng, tapi dengan cepat Ajeng menepisnya.
"Jeng ...., Maukah kau jadi pacarku?"
"Hah ...., Pacar?"
"Iya ....!"
"Maaf ...., Tapi ....!"
"Jangan menjawabnya sekarang, aku akan menunggu jawabanmu sampai kau benar-benar telah siap, mungkin ini terlalu mendadak, pikirkan dulu ....!"
"Tapi aku ....!"
"Sudah malam ...., Ayo aku antar pulang!"
Akhirnya Ajeng tak memiliki kesempatan untuk menjawabnya, Bara kembali mengantar Ajeng pulang.
"Aku akan menunggu jawabanya besok, selamat malam ....!" Ucap Bara sambil tersenyum manis pada Ajeng, pria itu tampan tidak kalah tampan dengan Al, dia juga mapan, baik dan sopan.
Mungkin jika Ajeng tidak mengenal Al lebih dulu, ia juga akan jatuh cinta padanya, tapi sekarang di ahtinya sudah ada Al.
Di tempat lain Al sudah kebakaran jenggot, ia ingin sekali segera kembali, tapi masih ada satu tahun lagi untuk menunggu waktu itu tiba, hatinya terbakar cemburu.
Dika yang menjadi pelampiasannya, ia marah, cemburu.
"Selidiki siapa pria itu!" Perintah Al pada adiknya itu.
"Baiklah ...., Demi Abang!"
"Bagus!" Al mematikan sambungan telponnya, mengusap rambutnya kasar, ia benar benar takut jika Ajeng akan menerima cinta pria itu, jika sampai itu terjadi pasti ia akan hancur, harapannya sia-sia.
"Aku harus apa sekarang?" Al mencoba menemukan solusinya. Ia berpikir keras sepanjang malam.
Bersambung
Jangan lupa untuk kasih dukungan ke author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Follow Ig aku ya
Tri.ani5249
__ADS_1
Happy Reading ππππ