
Mereka datang ke rumah dr Prabu hari menjelang malam.
Bi Iyah sama Pak Min membuka pintu dengan terkantuk-kantuk.
Tapi melihat siapa yang datang, mereka seperti terkesiap dan langsung mempersilahkan Retno masuk. Membimbingnya untuk duduk dan istirahat lalu mengambilkan air minum, tak lupa menawarkan dulu pilihan.
"Oh, alah Bu dokter rupanya. Di kira hanya Pak dokter saja yang datang. Maaf gimana acaranya pada lancar semuanya?"
Bi Iyah menyimpan air minum dua cangkir teh hangat di meja.
"Alhamdulillah Bi lancar, siap-siap capek Bi Iyah sama Pak Min dua minggu lagi akan ada resepsi pernikahan kita di sini. Jadi kita sekalian ngobrol aja sekarang sebelum kita tidur dan istirahat.
"Alhamdulillah ya Allah, Bibi ucap syukur semoga segalanya lancar."
"Aamiin Bi."
"Bi Iyah sama Pak Min pasti akan kebagian sibuknya nanti. Akan dibentuk kepanitiaan setelah datang Ibu sama Bapak dari Bandung dan keluarga lainnya ke sini."
"Bibi sangat senang Pak dokter."
"Iya Bi, semoga lancar acaranya."
"Bibi sama Pak Min nggak usah ikut ke Pekalongan. Karena nanti setelah selesai akad nikah dan resepsi di Pekalongan akan ada resepsi lagi di sini. Jadi Bibi sama Pak Min ikut mempersiapkan segalanya di sini, karena keluarga dari Pekalongan juga dari Bandung akan datang ke sini semua nanti."
"Iya Pak dokter, gimana baiknya saja."
"Bi, nanti aku sewa satu rumah lagi buat keluarga, tolong Bibi sama Pak Min bisa membersihkannya dulu sebelum acara hari H nya nanti."
"Baik, Pak dokter."
"Iya Bi Pak Min, mungkin itu aja dulu."
"Sayang, apa mau mandi? kalau mau mandi aku siapkan air hangat."
"Aku ngantuk, nggak mandi ah sudah malam. Aku tidur di sini saja ya." Retno merebahkan badannya di sofa.
__ADS_1
"Hai, hai hai. Di dalam tidurnya sana di kamar depan yang biasa intan isi, masa tidur di sofa yang ada nanti badannya bangun pada sakit."
"Aku takut. Serius aku nggak berani di dalam kamar ruangan yang baru aku lihat sendirian. Jujur sejak kecil aku phobia tempat baru, aku harus adaptasi dulu baru mulai bisa menerima."
"Apa? phobia di ruangan baru sendirian, kan Kamu biasa menjalani semuanya sendiri, lah itu bagaimana?"
"Kalau sudah biasa aku biasa juga menjalaninya, kalau tempat baru aku nggak pernah bisa tidur sama sekali bagaimanapun. Aku tetap saja terbuka matanya dengan pikiran yang melanglang buana."
"Kok, baru cerita sekarang?"
"Emang harus cerita semua hal tentang diri kita lah. Apalagi yang dianggap sisi lemah dan merasa malu, jelas kita sungkan untuk bercerita, bagi sebagian orang sesuatu yang harus disembunyikan dan tidak mau orang lain tahu termasuk aku."
"Waduh gimana ceritanya ini sayang kok aku baru tahu? itu semacam penyakit?"
"Mas Prabu yang dokter. Masa nggak pernah sedikitpun mendengar, membaca atau mendengar pengalaman orang yang punya phobia seperti aku ini?"
"Psikologi sepertinya itu hubungannya ya?"
"Takut berada dalam ruangan kosong atau Kenophobia, bagi sebagian orang memandangnya pasti aneh, tapi bagiku ini benar-benar terjadi dan aku merasakan kecemasan walau tanpa alasan. Di dalam ruangan sendirian merasakan tak bisa tidur, merasakan sesak nafas sampai keringat dingin segala."
"Mas, beberapa kali aku konsultasikan semua ini pada dokter dan aku juga melakukan rutin terapi yang paling sederhana, Kenophobia adalah fobia terhadap ruang kosong saat sendiri atau lagi bersama teman lainnya, Kenophobia picu ketakutan ekstrem pada sebagian orang saat berada dalam ruang kosong."
"Memang, bagi beberapa orang ruangan kosong menjadi salah satu tempat yang disukai, karena mereka dapat mengerjakan tugas atau pekerjaan dengan tenang. Kesendirian dan minimnya suara di dalam ruangan kosong membuat mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, sehingga pekerjaan pun dapat diselesaikan secara optimal."
Dr Prabu jadi menyimak apa yang di tuturkan Retno tentang kekurangannya.
"Di sisi lain, ternyata ada juga orang yang tidak suka berada dalam ruangan kosong. Bahkan, beberapa dari mereka ada yang merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem saat berada di dalamnya. Aku termasuk salah satunya, kondisi ini dikenal dengan istilah kenophobia itu."
"Apa itu kenophobia?
Kenophobia adalah kondisi yang membuat penderitanya merasakan ketakutan dan kecemasan tidak rasional ketika berada dalam ruangan kosong. Penderita fobia ini umumnya sadar bahwa ketakutan yang mereka rasakan tidak masuk akal, namun tidak mempunyai kemampuan untuk mengontrolnya. Istilah kenophobia berasal dari bahasa Yunani, di mana โkenoโ berarti kosong, sedang โphobiaโ berarti ketakutan. Kondisi ini merupakan salah satu bentuk dari gangguan kecemasan karena tergolong sebagai fobia spesifik."
"Wow, lengkap banget sayang. Jadi tambah pengetahuan sesuatu yang jauh tak terpikirkan olehku."
"Aku rajin terapi, segini sudah lumayan berkurang dibanding awal-awal aku memasuki masa perkuliahan dan saat-saat kita berpisah itu terasa sangat menyiksaku."
__ADS_1
"Oke, mulai sekarang akan ada aku di sisimu, kalaupun aku harus mendekapmu semalaman dengan senang hati akan aku lakukan."
"Yeeee...itu mah kesempatan dalam ketakutan ku, sana pergi tidur aku bisa tidur di sini, lagian kan kita belum sah jadi suami istri. Tunggu dua minggu lagi sekarang aku ngantuk banget."
"Apa salahnya kita membiasakan tidur bareng sayang, aku nggak ngapa-ngapain kamu kok, siapa tahu itu jadi terapi buat kamu heee..."
"Bukan terapi Mas, tapi tambah penyakit."
"Haaaaaaaa...aku nggak mau berdebat sama kamu. Ya sudah kalau mau tidur di sini, tidurlah di sini aku temenin sampai kamu tidur."
Dengan perasaan sayang dr Prabu mengusap-usap kepala Retno. Yang tidur di sampingnya duduk. Perasaan ngantuk berat yang dirasakan Retno tak berselang lama Retno pun tertidur dengan pulas.
Dr Prabu menatap wajah Retno yang lelap dengan berjuta perasaan, rasa hati yang tak ingin menyakitinya menghadirkan sakit di dadanya.
"Maafkan aku Retno, aku bukan yang terbaik buatmu. Tapi aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi."
.
.
.
Tinggalkan jejak mu say! like komen dan hadiah juga vote nya sebagai semangat up nya ๐คฆ๐๐๐
...Hai, readers tercinta! habis baca...
..."Biarkan Aku Memilih"...
...Jangan lupa mampir ke karya...
...terbaik bertitel,...
..."Pesona Aryanti"...
...By Enis Sudrajat, baca, like,...
__ADS_1
...vote dan beri hadiah ya....