
"Halo Bu suster Miranti, apa kabar? sapa Vionna yang bertemu di depan ruangannya.
"Eh, Neng Vionna. Baik Neng mari masuk dulu mau bertemu dr Imam ya?" jawab suster kepala Meranti sambil tersenyum melihat wajah cantik Vionna dan begitu mengaguminya.
Kenapa Viona kelihatan begitu cantik padahal semua wanita telah begitu maksimal mengurus diri dan kecantikannya tetapi entah kenapa suster Miranti setiap melihat Vionna selalu kagum dengan kemulusan dan kecantikannya.
"Iya Bu suster, masih praktek ya?" senyum Vionna begitu merekah manis.
"Aduh, apa kalian tidak janji dulu sebelumnya? Dr Imam sudah berangkat ke Bandung, tadi pamitan tengah hari," tutur suster kepala Miranti sambil pasang muka menyesal.
"Ada apa ya kok mendadak? katanya hari ini praktek full sampai malam," jawab Vionna kelihatan kecewa.
"Maaf Aku kurang tahu Neng Vionna, biasanya ada urusan penting kalau begitu," Suster kepala Miranti memberikan keterangan seadanya.
"Kira-kira urusan dinas atau urusan lain ya suster?" tanya Vionna lagi.
__ADS_1
"Kurang tahu juga, mungkin saja urusan dinas atau urusan pribadi juga, biasanya malam minggu apel rutin nya, tapi kali ini kenapa di hari kerja begini mungkin urusan dinas Neng," sahut suster kepala Miranti sambil meneliti wajah kecewa Vionna yang tetap cantik dengan pakaian sangat serasi dengan tubuhnya.
"Apel? maksudnya benar Mas Imam punya pacar?" tanya Vionna mengerutkan keningnya.
"Iya Neng semua sudah pada tahu kalau pacarnya dr Imam Adik direktur rumahsakit ini, memang dr Imam tak pernah cerita?" jawab suster kepala Miranti dengan pura-pura tak tahu dan tak mau tahu, sedikit menyelidik sepertinya Vionna tidak terlalu suka mendengarkan kata apel yang dilontarkan suster kepala Miranti.
Deg! adik direktur rumah sakit Ini? sejauh apa hubungan mereka tapi kenapa kedua orang tuanya begitu ngotot ingin menjodohkan dengan dirinya?
Ah Mas Imam! begitu banyak pertanyaan di dalam hatiku ada apa semua ini berarti benar apa yang pernah di ucapkan memiliki kekasih seperti yang diucapkan Mas Imam selama ini benar adanya walaupun tadinya Vionna tidak menanggapinya dengan serius sepertinya bakal ada batu sandungan bagi dirinya.
"Suster boleh Aku tanya dan minta waktunya sebentar saja?" pinta Vionna lagi, kelihatan seperti ada yang mau disampaikan.
"Apa suster kepala Meranti tahu pacarnya Mas Imam?"
"Tahu, karena mungkin mereka sudah berhubungan cukup lama dan juga Intan Adiknya Pak Prabu sering juga datang ke sini karena mungkin Kakaknya ada di sini," jawab suster kepala Miranti apa adanya.
__ADS_1
"Oh, jujur Bu suster Miranti Aku tidak tahu sejauh mana hubungan mereka tapi kenapa orang tua Mas Imam seakan tidak setuju atau memang Mas Imam belum memperkenalkan pacarnya kepada orang tuanya sehingga orang tuanya tidak tahu hubungan Anaknya dan Kenapa orang tuanya malah memperkenalkan Mas Imam padaku bahkan sudah berbicara awal pernikahan Kami," ucap Vionna kelihatan serius.
"Ah masa Neng Vionna? memangnya dr Imam sudah putus sama Intan?"
"Aku tidak tahu yang pasti orang tuanya mengharapkan hubungan Kami semakin serius saja," ucapan Vionna membuat suster kepala Miranti berpikir keras.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat 🙏❤️