
"Kamu sakit Nak? kamu kelihatan pucat dan lesu seperti itu kenapa?" Mamanya Alya memegang tangan anaknya setelah Alya duduk di sofa ruang keluarga.
"Enggak Ma, aku hanya kecapean saja."
"Semalam kamu nggak pulang, hanya telephon Mama saja sama siapa Kamu tidur di sana sama temanmu Desty kan?"
"I-iya Bu, aku malas pulang langsung aja tidur di sana, kebetulan pengunjung lagi banyak malam minggu tadi jadi aku bantu-bantu karena barista sama pelayan kewalahan." Alya bohong untuk menutupi semuanya.
"Alhamdulillah Nak berkah itu."
Alya tertegun mendengar kata-kata dari Ibunya kalau malam tadi Ibunya bilang itu adalah berkah tapi bagi dirinya adalah musibah. Ya, musibah besar hanya karena ambisinya hanya karena keinginannya malah dirinya yang terjerumus sendiri ke dalam lubang kenistaan, kesuciannya terenggut dalam sebuah pergumulan amarah yang menyala dr Prabu.
Tapi semua yang telah dialami Alya tidak membuat dirinya jera walaupun kelihatannya diam, manja, anak rumahan seperti kurang bergaul tetapi Alya punya hati yang sangat keras sulit diperkirakan dan untuk di taklukan siapapun sampai keinginannya tercapai.
Seperti tekadnya kali ini dirinya yang ingin maju terus entah sampai mana, satu harapan konyolnya semoga dirinya 'hamil'. Sungguh Alya berharap yang berlebihan dan di luar dugaan siapapun, itu pasti.
Sudahlah dirinya sekarang merasa kalah dihadapan dr Prabu. Akan tetapi dirinya ingin bangkit dari kesalahan itu dengan amunisi baru dengan teror dan harapan baru yang telah dirancangnya.
"Kamu kelihatan kucel banget, capek dan juga wajah kamu kelihatan pucat, sana mandi dulu biar nanti Mama sediakan sarapan mau sarapan apa?"
"Nggak usah Ma aku merasa belum lapar nanti saja, setelah mandi ku lapar dan ingin sarapan aku mencari sendiri."
"Ya sudah Mama ada pertemuan dengan ibu-ibunya komplek sini karena kemarin arisannya sudah selesai, dan sekarang mungkin akan memulai lagi jadi Mama diharapkan hadir dalam pertemuan kali ini."
"Oh, ya sudah Alya juga mau mandi dulu dan mungkin siang nanti habis duhur Alya akan pergi lagi ke bakery dan lanjut mungkin membantu dan mengawasi di cafe."
Alya berlalu menuju kamarnya dalam pandangan Mamanya yang sedikit agak heran melihat penampilan anaknya yang lain dari biasanya, selalu rapi, selalu segar tetapi pagi ini dia datang dalam keadaan kuyu, pucat dengan langkah gontai tak bergairah.
Alya memikirkan terus tentang kejadian semalam seperti bayang-bayang yang terus mengikutinya. Langkah nekatnya semalam telah membuahkan semacam ketakutan dalam dirinya walaupun semua itu dapat ditepisnya dengan kepercayaan dirinya yang begitu tinggi.
__ADS_1
Seandainya dirinya hamil pasti akan menjadi aib bagi keluarganya. Apalagi keluarganya adalah orang terpandang sebagai penguasa nomor satu di wilayah kotamadya ini. Tapi sekaligus mungkin ini sebagai senjata juga untuk dirinya mendapatkan dr Prabu yang merasa kepalang basah dirinya untuk mundur.
Tak ada kata mundur untuk Alya apalagi di saat sekarang ini, dan ketakutan selanjutnya takut kata kata dr Prabu adalah suatu keputusan yang tidak bisa diganggu gugat yaitu kata pertanggungjawaban seandainya dirinya hamil.
Alya duduk di tempat tidurnya dan biarkan angan-angannya melayang-layang seandainya dan seandainya dalam dirinya menjadi satu pengharapan dan hiburan untuk dirinya
Haruskah dirinya memberitahu kepada sahabatnya Desty? kalau kejadian semalam itu begitu nyata adanya dan Alya sendiri mendapatkan dirinya setelah tercabik oleh noda yang diciptakan oleh dirinya sendiri.
Alya mengingat kembali saat dr Prabu dipenuhi dengan amarah mengungkung dirinya, melakukan penyatuan diri bukan atas dasar cinta, apalagi Alya mendapati itu dirinya merasa tersakiti dan dr Prabu melakukannya dengan kasar dan Alya tak merasakan apa apa selain kata perih dan sakit di seluruh tubuhnya.
Alya masuk kamar mandi masih dengan segala lamunannya. Mengguyur tubuhnya sambil mengusap perut ratanya.
Alya seakan melihat dr Prabu sedang menggerayangi tubuh polosnya, mencium dengan kasar, meraba meremas bagian sensitifnya dan menggigitnya dengan nafsu di pantulan kaca kamar mandinya. Alya melihat sosok dirinya yang teramat begitu nekat diluar pemikiran akal sehat beginilah rasa cinta yang menguasai dirinya. Alya tersenyum pada pantulan wajahnya.
Alya berpikir, secara umum waktu terbaik untuk melakukan tes adalah setelah periode menstruasi yang terlewat. Setelah melakukan hubungan antara laki-laki dan perempuan sudah bisa dipastikan seandainya ada suatu pembuahan dan itu sudah hasil penelitian para ahli dan tidak bisa diragukan lagi.
Jadi Alya masih punya banyak waktu untuk rencananya ke depan dan pertanyaan akan dirinya semua akan terjawab kurang lebih 1 bulan kedepan juga.
Diperlukan waktu hingga tiga minggu setelah ****** masuk ke ****** agar tes kehamilan akurat dan saat itu nanti akan menjadi saat yang paling mendebarkan bagi Alya.
Ini karena kehamilan tidak di inginkan nya tapi seandainya ini adalah salah satu jalan dirinya untuk memudahkan memiliki dr Prabu maka 'hamil lah!' mungkin semuanya akan berjalan dengan mudah. Diperlukan waktu hingga satu minggu bagi ****** untuk membuahi sel telur, dan satu minggu atau lebih untuk sel telur yang telah di benamkan ke dalam rahim menuju pembuahan. mengingat itu Alya merinding sendiri.
Bagian terbaik dari bolehnya testpack setelah berhubungan semalam dapat kita lakukan juga sebenarnya. Cukup buka test pack, ikuti instruksi, dan tunggu selama waktu yang disarankan untuk melihat hasilnya.
Meski begitu, hasilnya bisa salah jika tes dilakukan terlalu dini, Maka satu bulan adalah waktu menunggu sampai pada akhirnya mendapatkan jawaban.
Kepala Alya begitu dipenuhi dengan berjuta kata-kata yaitu, hamil, periksa, testpack sekarang, tunggu saja 1 bulan, periksa ke dokter, sikap orang tuanya, pandangan masyarakat, cemoohan tetangga, dr Prabu dan masa depannya, pernikahan, tidak diakui dan tak ada tanggung jawab, bertumpuk lagi semua kata-kata memenuhi otak dan pikiran Alya.
"Aaaaaah...." Alya teriak melempar tubuhnya ke tempat tidur dan menangis.
__ADS_1
Begitu tidak fokus Alya dengan pikirannya semua datang kepada dirinya dengan pertanyaan-pertanyaan seakan orang tuanya juga lagi melihat dirinya dengan ketidak percayaan dan wajah penuh tanda tanya.
Alya meraih ponselnya mau menghubungi Desty sahabatnya dan saat ini dirinya begitu butuh seorang teman dan Alya ingin berbagi walaupun se-hitam apapun aib ini Desty sebagai sahabatnya tetap harus tahu, siapa tahu Desty bisa memberikan jalan keluar atas kegalauan atas kecemasan hatinya saat ini.
Alya melempar kembali ponselnya merasa dirinya belum siap untuk berbagi cerita terhadap temannya sendiri.
Matanya beralih kepada tas yang tadi dibawanya dari cafe dan Aliya meraihnya membukanya dan satu kamera canggih yang begitu di sayangnya. Kamera seri ke sekian memiliki resolusi 24,3 MP (Mega Pixel) ber-sensor 35mm full-frame Exmor sudah setara dengan kamera DSLR terbaik yang di miliki Alya dengan keterampilan menggunakannya.
Kamera menggunakan prosesor BIONZ X terbaru, serta auto fokus tercanggih menghasilkan sensitivitas, detail dan kualitas luar biasa. Menjadikan penggunanya bebas berekspresi dengan pose apapun dan akan menghasilkan gambar dengan kualitas tinggi.
Mesin pemrosesan terbaru kamera BIONZ X dapat membuat perenderan warna menjadi lebih nyata, mereduksi noise yang lebih baik, juga gambar burst mode menjadi lebih cepat.
Alya telah menguasai semua detailnya fungsi kegunaan segala yang ada di dalam kameranya, dan satu lagi kini kameranya berisi satu moment hasil photo dan rekam canggihnya siap Alya cetak suatu saat di butuhkan.
Saat ini Alya hanya memegang kamera itu belum mampu untuk membukanya. Seakan kamera itu akan membuka kembali semua yang telah dilakukannya dari mulai masuk kamar sehingga mendapatkan momen-momen yang diinginkannya, juga saat dirinya mencumbu dr Prabu dengan perasaannya cintanya sendiri.
Dengan perasaan hampa Alya menyimpan kembali kamera itu setelah dimasukkan ke dalam tasnya.
Tak ada yang bisa dilakukannya selain diam termenung dan mengingat rentetan kejadian itu, sampai pada waktu siang tiba dirinya bersiap untuk pergi ke cafe dan bakery nya kembali.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tinggalkan jejak mu say! like komen dan hadiah juga vote nya sebagai doping up nya 🤦😆💝🙏