
“Kalian sudah sampai pada tahap akhir Ujian
Elementalist....” Astral memulai sambil menuliskan sesuatu.
Selesai sarapan, Arya bersama dengan para Elementalist yang
lain segera menuju ruang belajar milik Pengawas Astral. Mereka tidak banyak
bicara karena hal ini menyangkut masa depan, untuk mencapai tahap Elementalist
sempurna. Arya dan kawan – kawan diharuskan berhasil melewati semuanya.
“Dalam Ujian kali ini saya harap semua menyiapkan diri
dengan sebaik mungkin, wewenang kami sebagai Pengawas Ujian tidak akan berlaku
lagi sejak Ujian Keempat dimulai”
“Eh?”
Mereka semua tentu bingung mendengar hal tersebut, Arya
sendiri tidak mengira wewenang para Pengawas sekalipun akan dihilangkan.
Walaupun dia sudah tau Ujian Keempat memang memiliki perlakuan khusus.
“Pengawas? Bisakah kau menjelaskan lebih terperinci?” Kevin
mengacungkan tangan.
“Tanggung jawab Ujian beserta penentuan pantas tidaknya
kalian untuk lulus dipegang oleh mereka”
“Mereka?”
“Para atribut terakhir” lanjut Astral tersenyum tipis.
“Elemental Dragon”
celetuk Arya tanpa ekspresi.
“Tepat, kalian semua akan dikirim menuju Dragon Island untuk melaksanakan Ujian
Elementalist Keempat”
------<<>>------
Naga, sebutan bagi makhluk mistis kuno berkemampuan tinggi.
Banyak cerita yang ada tentang mereka, jenis dan betuknyapun bermacam – macam.
Para Naga termasuk makhlul bersifat congkak serta sombong dengan kelebihan yang
dimilikinya.
Namun mungkin kebanyakan orang belum tau bagaimana awal mula
kemunculan mereka, diceritakan pada masa lalu Naga tergolong makhluk Surgawi. Mereka
menjelajahi langit dengan kebanggaan akan hal itu.
Tapi semuanya berubah ketika salah satu keturunannya
melakukan kesalahan besar, dia membantu menyelundupkan Iblis memasuki Surga
sehingga menghasut Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang.
Hal tersebut membuat Tuhan murka, bersamaan dengan
diturunkannya Adam dan Hawa ke muka Bumi. Naga beserta semua keturunannya
mendapat hukuman serta dikutuk untuk selamanya, mereka akan berkeliaran di
dunia dengan rasa was – was tak berujung.
Naga berubah dari makhluk surgawi terhormat menjadi makhluk
paling dibenci dan hina dimata semua orang, bahkan ketika perang antar ras
pecah. Kemunculan Naga merupakan tanda genjatan senjata.
Semua akan menghentikan perselisihan kemudian memburu para
Naga, walaupun memiliki kelebihan. Bertarung melawan semua ras bukanlah hal
yang mudah, jumlah mereka semakin sedikit. Akibat kesalahan fatal dimasa lalu.
Saat kepunahan sudah didepan mata, takdir mempertemukan
__ADS_1
mereka dengan Sepuluh Elementalist Pertama. Melihat nasip malang yang dialami
Naga, Elementalist merasa iba dan menawarkan sebuah perjanjian.
Jika para Naga membantu menghentikan perang antar ras, mereka
juga akan menghilangkan kutukan serta menjamin keamanan Naga dan seluruh
keturunanya dimasa mendatang.
Itu tentu bukanlah penawaran yang buruk, setelah
mempertimbangkan banyak hal. Akhirnya Sepuluh Klan Naga terkuat mengajukan diri
untuk mengabdi kepada para Elementalist. Sepuluh Klan itu antara lain.
Glacirus, Ignisar, Fulgurtz, Naturaei, Ferrumiq, Terrayua,
Aquasix, Ventumorph, Noctibral, dan Luxin. Perjanjian antar kedua pihak berjalan
lancar, setelah menerima nama dari generasi Elementalist Pertama.
Para Naga berevolusi, kekuatan mereka meningkat berkali –
kali lipat dan secara tidak terduga ikut mendapat kemampuan menggunakan elemen.
Seluruh Naga yang ada lalu dipindah ke tempat khusus bernama Dragon Island.
Pulau besar tempat mereka bisa hidup dengan damai tanpa
gangguan siapapun, segel kuno para Elementalist Pertama terpasang ditempat itu.
Sehingga siapapun yang tidak diberi izin oleh Naga disana tidak akan dapat
memasukinya.
Banyak yang setuju kalau Dragon Island punya dimensi
tersendiri, bentukan kekuatan Sepuluh Elementalist Pertama untuk memenuhi janji
mereka kepada para Naga. Sejak saat itu Naga menjadi makhluk yang berkaitan
erat dengan Kesepuluh Elementalist dari generasi ke generasi.
Pembagian kelompok berjalan lancar seperti ujian – ujian
sebelumnya, tapi tidak bagi Elizabeth. Dia melakukan protes keras terhadap
pembagian kelompok ini.
“Ini tidak adil! Kenapa cuma aku yang tak pernah sekelompok
dengan Kak Arya”
“Kau ini cerewet sekali, bagaimana mungkin aku bisa bertahan
mendengar ocehanmu selama ujian” keluh Kevin.
“Aku juga tidak pernah berharap sekelompok denganmu!”
Perseteruan kedua Elementalist itu berakhir dengan lomba
lari untuk melihat siapa yang lebih cepat. Elizabeth menang tipis sehingga
dirinya semakin mengejek dan membuat Kevin jengkel bukan kepalang.
Kelompok Zayn dan Lexa tidak terlihat mengalami masalah
berarti, sama halnya dengan Timothy dan Rena. Walaupun Rena tersenyum kaku
selama sepuluh menit setelah pembagian kelompok.
“Aku tau perasaanmu Ena” Lexa bersimpati sambil memeluk dan
mengelus kepala si Elementalist Alam.
“Apa – apaan dengan ekspresi kasihanmu itu dasar sial!”
Timothy tidak terima.
Asuna mendapat panggilan khusus dari Pengawas Astral setelah
pembagian, karena dia akan sekelompok dengan Ali. Maka Astral menyampaikan
beberapa hal padanya, fakta ketiga atribut Ali sudah tersedia memang benar.
Walau begitu Ali tetap diminta untuk membantu Asuna dalam
__ADS_1
Ujian ini, mereka juga diuntungkan sebab hanya harus berurusan dengan satu Klan
Naga. Tidak seperti kelompok lain, namun juga tetap harus lebih berhati – hati
karena kekuatan Artificial Elementalist tidak sekuat mereka.
“Sebaiknya kau meningkatkan daya tahanmu terhadap panas Ali,
Naga Api akan sangat sulit untuk ditangani” peringat Asuna.
“Tentu, Wakil Kapten”
Ali mengangguk antusias.
“Bukannya yang harus jadi Wakil itu Zayn, kenapa kau malah
memanggilku begitu?”
“Karena cuma Asuna
satu – satunya orang yang memarahi Kapten”
“Memarahi!? Aku tidak pernah memarahinya?!”
Arya sendiri sekelompok dengan Selena pada Ujian kali ini,
tidak terlalu buruk pikirnya. Tapi memang tidak ada yang sempurna di dunia,
segala hal pasti memiliki plus dan minus.
“Apa ada sesuatu menjanggal dipikiranmu?” celetuk Selena.
“Eee....tidak juga....tapi Selena, apa kau tau kalau kita
adalah pasangan paling cocok di Ujian kali ini”
Setelah megatakan hal tersebut, entah mengapa Arya merasakan
dingin pada sekujur punggungnya. Seolah – olah dia baru saja mencuri perhatian
dari para predator kelaparan, iapun tidak tau. Dikedalaman hutan Elf nun jauh disana,
ada seorang gadis yang bersin saat itu juga.
“Maksudnya?” Selena sendiri merasa tidak nyaman.
“Kombinasi elemen es dan air milik kita berdua akan sangat
membantu, karena bisa saling menopang satu sama lain”
“Ahh begitu, lalu? Apa masalahnya?”
“Tapi itu juga berarti Ujian kita jauh lebih berat dari
kelompok mereka” Arya menghela napas.
“Hah?! Kenapa?”
“Begini saja, bisa kau bayangkan Ujian seperti apa yang akan
diberikan Klan Glacirus dan Aquasix jika bekerja sama. Kalau kita cocok, maka
merekapun begitu”
Wajah Selena seketika memucat, sepertinya dia baru paham.
Bagaimana caranya mereka harus melewati Ujian bentukan dua Klan Elemental
Dragon dengan kombinasi paling cocok, bukannya itu sama saja dengan mengundang
maut.
“Oleh karenanya persiapan kita harus matang, waktu satu
bulan ini harus dimanfaatkan sebaik – baiknya” Arya tersenyum sambil
menjulurkan tangan.
“Huum, tentu saja” Selena meraih tangannya dengan senang
hati.
Saat itu keduanya bertekad, untuk menunjukan kombinasi
Elementalist paling kuat sepanjang sejarah.
Author Note :
Untuk para pembaca dari sebelah saya ucapkan selamat datang :3 Terimakasih sudah setia mengikuti cerita ini sampai sekarang. Thank you very much
__ADS_1