Elementalist

Elementalist
Chapter 62 – Atribut Terakhir


__ADS_3

“Kalian sudah sampai pada tahap akhir Ujian


Elementalist....” Astral memulai sambil menuliskan sesuatu.


Selesai sarapan, Arya bersama dengan para Elementalist yang


lain segera menuju ruang belajar milik Pengawas Astral. Mereka tidak banyak


bicara karena hal ini menyangkut masa depan, untuk mencapai tahap Elementalist


sempurna. Arya dan kawan – kawan diharuskan berhasil melewati semuanya.


“Dalam Ujian kali ini saya harap semua menyiapkan diri


dengan sebaik mungkin, wewenang kami sebagai Pengawas Ujian tidak akan berlaku


lagi sejak Ujian Keempat dimulai”


“Eh?”


Mereka semua tentu bingung mendengar hal tersebut, Arya


sendiri tidak mengira wewenang para Pengawas sekalipun akan dihilangkan.


Walaupun dia sudah tau Ujian Keempat memang memiliki perlakuan khusus.


“Pengawas? Bisakah kau menjelaskan lebih terperinci?” Kevin


mengacungkan tangan.


“Tanggung jawab Ujian beserta penentuan pantas tidaknya


kalian untuk lulus dipegang oleh mereka”


“Mereka?”


“Para atribut terakhir” lanjut Astral tersenyum tipis.


“Elemental Dragon”


celetuk Arya tanpa ekspresi.


“Tepat, kalian semua akan dikirim menuju Dragon Island untuk melaksanakan Ujian


Elementalist Keempat”


------<<>>------


Naga, sebutan bagi makhluk mistis kuno berkemampuan tinggi.


Banyak cerita yang ada tentang mereka, jenis dan betuknyapun bermacam – macam.


Para Naga termasuk makhlul bersifat congkak serta sombong dengan kelebihan yang


dimilikinya.


Namun mungkin kebanyakan orang belum tau bagaimana awal mula


kemunculan mereka, diceritakan pada masa lalu Naga tergolong makhluk Surgawi. Mereka


menjelajahi langit dengan kebanggaan akan hal itu.


Tapi semuanya berubah ketika salah satu keturunannya


melakukan kesalahan besar, dia membantu menyelundupkan Iblis memasuki Surga


sehingga menghasut Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang.


Hal tersebut membuat Tuhan murka, bersamaan dengan


diturunkannya Adam dan Hawa ke muka Bumi. Naga beserta semua keturunannya


mendapat hukuman serta dikutuk untuk selamanya, mereka akan berkeliaran di


dunia dengan rasa was – was tak berujung.


Naga berubah dari makhluk surgawi terhormat menjadi makhluk


paling dibenci dan hina dimata semua orang, bahkan ketika perang antar ras


pecah. Kemunculan Naga merupakan tanda genjatan senjata.


Semua akan menghentikan perselisihan kemudian memburu para


Naga, walaupun memiliki kelebihan. Bertarung melawan semua ras bukanlah hal


yang mudah, jumlah mereka semakin sedikit. Akibat kesalahan fatal dimasa lalu.


Saat kepunahan sudah didepan mata, takdir mempertemukan

__ADS_1


mereka dengan Sepuluh Elementalist Pertama. Melihat nasip malang yang dialami


Naga, Elementalist merasa iba dan menawarkan sebuah perjanjian.


Jika para Naga membantu menghentikan perang antar ras, mereka


juga akan menghilangkan kutukan serta menjamin keamanan Naga dan seluruh


keturunanya dimasa mendatang.


Itu tentu bukanlah penawaran yang buruk, setelah


mempertimbangkan banyak hal. Akhirnya Sepuluh Klan Naga terkuat mengajukan diri


untuk mengabdi kepada para Elementalist. Sepuluh Klan itu antara lain.


Glacirus, Ignisar, Fulgurtz, Naturaei, Ferrumiq, Terrayua,


Aquasix, Ventumorph, Noctibral, dan Luxin. Perjanjian antar kedua pihak berjalan


lancar, setelah menerima nama dari generasi Elementalist Pertama.



Para Naga berevolusi, kekuatan mereka meningkat berkali –


kali lipat dan secara tidak terduga ikut mendapat kemampuan menggunakan elemen.


Seluruh Naga yang ada lalu dipindah ke tempat khusus bernama Dragon Island.


Pulau besar tempat mereka bisa hidup dengan damai tanpa


gangguan siapapun, segel kuno para Elementalist Pertama terpasang ditempat itu.


Sehingga siapapun yang tidak diberi izin oleh Naga disana tidak akan dapat


memasukinya.


Banyak yang setuju kalau Dragon Island punya dimensi


tersendiri, bentukan kekuatan Sepuluh Elementalist Pertama untuk memenuhi janji


mereka kepada para Naga. Sejak saat itu Naga menjadi makhluk yang berkaitan


erat dengan Kesepuluh Elementalist dari generasi ke generasi.


Pembagian kelompok berjalan lancar seperti ujian – ujian


sebelumnya, tapi tidak bagi Elizabeth. Dia melakukan protes keras terhadap


pembagian kelompok ini.


“Ini tidak adil! Kenapa cuma aku yang tak pernah sekelompok


dengan Kak Arya”


“Kau ini cerewet sekali, bagaimana mungkin aku bisa bertahan


mendengar ocehanmu selama ujian” keluh Kevin.


“Aku juga tidak pernah berharap sekelompok denganmu!”


Perseteruan kedua Elementalist itu berakhir dengan lomba


lari untuk melihat siapa yang lebih cepat. Elizabeth menang tipis sehingga


dirinya semakin mengejek dan membuat Kevin jengkel bukan kepalang.


Kelompok Zayn dan Lexa tidak terlihat mengalami masalah


berarti, sama halnya dengan Timothy dan Rena. Walaupun Rena tersenyum kaku


selama sepuluh menit setelah pembagian kelompok.


“Aku tau perasaanmu Ena” Lexa bersimpati sambil memeluk dan


mengelus kepala si Elementalist Alam.


“Apa – apaan dengan ekspresi kasihanmu itu dasar sial!”


Timothy tidak terima.


Asuna mendapat panggilan khusus dari Pengawas Astral setelah


pembagian, karena dia akan sekelompok dengan Ali. Maka Astral menyampaikan


beberapa hal padanya, fakta ketiga atribut Ali sudah tersedia memang benar.


Walau begitu Ali tetap diminta untuk membantu Asuna dalam

__ADS_1


Ujian ini, mereka juga diuntungkan sebab hanya harus berurusan dengan satu Klan


Naga. Tidak seperti kelompok lain, namun juga tetap harus lebih berhati – hati


karena kekuatan Artificial Elementalist tidak sekuat mereka.


“Sebaiknya kau meningkatkan daya tahanmu terhadap panas Ali,


Naga Api akan sangat sulit untuk ditangani” peringat Asuna.


“Tentu, Wakil Kapten”


Ali mengangguk antusias.


“Bukannya yang harus jadi Wakil itu Zayn, kenapa kau malah


memanggilku begitu?”


“Karena cuma Asuna


satu – satunya orang yang memarahi Kapten”


“Memarahi!? Aku tidak pernah memarahinya?!”


Arya sendiri sekelompok dengan Selena pada Ujian kali ini,


tidak terlalu buruk pikirnya. Tapi memang tidak ada yang sempurna di dunia,


segala hal pasti memiliki plus dan minus.


“Apa ada sesuatu menjanggal dipikiranmu?” celetuk Selena.


“Eee....tidak juga....tapi Selena, apa kau tau kalau kita


adalah pasangan paling cocok di Ujian kali ini”


Setelah megatakan hal tersebut, entah mengapa Arya merasakan


dingin pada sekujur punggungnya. Seolah – olah dia baru saja mencuri perhatian


dari para predator kelaparan, iapun tidak tau. Dikedalaman hutan Elf nun jauh disana,


ada seorang gadis yang bersin saat itu juga.


“Maksudnya?” Selena sendiri merasa tidak nyaman.


“Kombinasi elemen es dan air milik kita berdua akan sangat


membantu, karena bisa saling menopang satu sama lain”


“Ahh begitu, lalu? Apa masalahnya?”


“Tapi itu juga berarti Ujian kita jauh lebih berat dari


kelompok mereka” Arya menghela napas.


“Hah?! Kenapa?”


“Begini saja, bisa kau bayangkan Ujian seperti apa yang akan


diberikan Klan Glacirus dan Aquasix jika bekerja sama. Kalau kita cocok, maka


merekapun begitu”


Wajah Selena seketika memucat, sepertinya dia baru paham.


Bagaimana caranya mereka harus melewati Ujian bentukan dua Klan Elemental


Dragon dengan kombinasi paling cocok, bukannya itu sama saja dengan mengundang


maut.


“Oleh karenanya persiapan kita harus matang, waktu satu


bulan ini harus dimanfaatkan sebaik – baiknya” Arya tersenyum sambil


menjulurkan tangan.


“Huum, tentu saja” Selena meraih tangannya dengan senang


hati.


Saat itu keduanya bertekad, untuk menunjukan kombinasi


Elementalist paling kuat sepanjang sejarah.


Author Note :


Untuk para pembaca dari sebelah saya ucapkan selamat datang :3 Terimakasih sudah setia mengikuti cerita ini sampai sekarang. Thank you very much

__ADS_1


__ADS_2