Jodoh Terakhir

Jodoh Terakhir
PERMINTAAN


__ADS_3

Rahma bangun dari tempat tidur, Ia tak melihat siapapun di ruangan, Ia terfikir lagi tentang gugatan cerai dari Chandra


"Aku tidak bisa diam saja, Aku harus melakukan sesuatu, Aku tidak ingin kehilangan Chandra" lalu Ia berfikir mungkin dengan menemui Asri bisa membantunya, Chandra sangatlah cinta pada Asri, siapa tahu Dia mau menuruti setiap perkataan Asri.


Lalu Rahma pergi dari Rumah Sakit untuk menemui Asri, biarpun Ia merasa lemas tak makan makan dari kemarin, namun tekatnya menemui Asri adalah harapan terakhirnya agar Chandra tak jadi menceraikannya.


Lalu bu Risma menanyakan pada Chandra kapan Chandra akan menemui Rahma, Chandra menjawab


"Mungkin nanti Mah habis pulang kerja saja, hari ini Aku ada meeting sama Pak Andi"


"Ya sudah kalau begitu Mamah nanti menyusul Kamu di rumah sakit".


Sam dan Asri sampai di kantor, Mereka baru saja ingin masuk ke dalam tiba tiba Rahma memanggil dari belakang


"Asri......" panggil Rahma dengan suara lemas, Asripun menengok kebelakang, Dia agak kaget dengan kedatangan Rahma disini


"Rahma, Kamu sedang apa disini, Kamu bukannya ada di Rumah Sakit" tiba tiba Rahma memegang tangan Asri


"Sri... Aku mau minta tolong sama Kamu" Asri menatap mata Rahma bertanya tanya dalam hatinya apa yang sebenarnya terjadi


"Mau minta tolong apa, kalau Aku bisa bantu, aku pasti bantu" Sam pun langsung menyahuti percakapan Mereka


"Asri... sudahlah paling paling Dia mau buat masalah sama Kamu" Sam tidak suka jika Rahma dekat dekat Asri


"Sam... Aku serius... Aku ingin minta tolong" pinta Rahma dengan wajah memelas dan suara yang lemas


"Kita duduk dulu ya" ajak Asri terhadap Rahma


"Ok,, kamu mau minta tolong apa sama Aku" namun tiba tiba Rahma meneteskan air mata, Ia pun langsung mengutarakan niatnya datang ke Retro


"Sebelumnya Aku mau minta maaf, sama Kamu juga kamu Sam, Aku kesini karena Aku mau minta tolong sama Kamu Asri, untuk bicara sama Chandra"


"Bicara apa Rahma...?" permintaan Rahma semakin membuat Asri penasaran pertolongan apa yang ingin Rahma minta


"Tolong katakan pada Chandra, jangan ceraikan Aku" Rahma semakin menangis sambil bicara, Asri dan Sam pun terdiam saling memandang, tentu Sam tak suka dengan apa yang diminta Rahma


"Kenapa harus Asri yang bilang, Kamu kan punya mulut" Sam menjawab dengan ketus kemudian Asri berkata,


"Sam... sudah dong, jangan begitu" Asri yang memang selalu baik terhadap siapapun lalu Sam mengatakan,


"Kamu ini terlalu baik tau ga, Dia ini kan sering banget buat masalah sama Kamu, Dia juga suka banget mempermalukan Kamu didepan banyak orang" kini Sam berbicara dengan nada mulai meninggi, Asri hanya diam, tak menghiraukan ucapan Sam, lalu Ia bertanya lagi pada Rahma


"Tapi kenapa harus Aku yang bilang soal itu" Rahma pun menjelaskan pertanyaan dari Asri


"Chandra sangat mencintai Kamu, meski Dia menikah sama Aku, Dia masih mencintai Kamu, mungkin kalau kamu yang meminta ke Dia dan bilang untuk tak jadi gugat Aku, Dia akan mendengarkan ucapan Kamu Asri" Sam tertawa sinis mendengar permintaan Rahma "Hah...... konyol" Sam berkata dengan wajah melengos.

__ADS_1


Rahma hanya menangis sepanjang mengatakan permintaannya itu, Ia terus mengatakan permohonan kepada Asri,


"Aku mohon Asri, cuma Kamu yang bisa bantu Aku saat ini, cuma Kamu harapan Aku yang terakhir" bicara sambil terus menangis, Asri tak tega melihatnya lalu Asri mengiakan permintaan Rahma untuk berbicara kepada Chandra


"Baik... Aku akan coba, untuk bicara sama Chandra" Sam hanya terheran mengapa Asri mau membantu Rahma, padahal jelas jelas Rahma selalu menghinanya, dan berbuat jahat kepadanya


"Sayang.....Kamu......" Asri langsung menyahuti ucapan Sam


"Hussst.... " Asri memberikan isyarat untuk Jagan memangil sayang di depan Rahma.


Namun tanpa Mereka tahu Rahma sudah tahu yang sebenarnya tentang hubungan Asri dan Sam lalu Rahma berkata,


"Kalian tak perlu tak enak ada Aku disini, Aku sudah tahu kalau kalian punya hubungan spesial" Asri dan Sam merasa kaget akan ucapan Rahma


"Tapi kalian tenang, Aku tidak akan mencampuri urusan Kalian" lalu Rahma memegang tangan Asri lagi dengan masih meneteskan air mata Ia mengatakan,


"Bahkan Aku berjanji Asri... jika Chandra memberiku kesempatan sekali lagi untuk tetap menjadi Istrinya, Aku berjanji tidak akan pernah menyakiti dan menggangu Kamu lagi" ucap janji yang dibuat Rahma dalam hatinya, Asri terdiam mendegar pernyataan Rahma, Asri menatap mata Rahma, Ia melihat kejujuran dalam matanya.


Setelah Asri mengiakan permintaan Rahma, lalu Asri menyuruh Rahma untuk kembali ke Rumah Sakit


"Ya sudah, Kamu lebih baik kembali ke Rumah Sakit, biar nanti Aku coba bicara dengan Chandra" Asri pun tersenyum begitu juga dengan Rahma


"Asri... terimakasih... terimakasih karena sudah ingin membantu Aku" setelah itu Sam dan Asri pun menuju ruang kerja, baru beberapa langkah lalu terdengar suara orang terjatuh di belakang, saat dilihat ternyata Rahma yang jatuh pingsan di lantai, Asri dan Sam pun kaget juga panik


"Ya Allah...Rahma, Sam... Kita harus bawa Rahma ke Rumah Sakit" Asri bicara dengan rasa panik


Chandra pun masuk lalu melihat Rahma yang terjatuh pingsan di loby Chandra segera menghampiri


"Rahma... Asri... Rahma kenapa, kenapa Dia ada disini..?" Sam langsung menyahuti


"Sudah ceritanya nanti dulu, lebih baik sekarang Kita bwa rahma ke Rumah Sakit" merasa panik dengan keadaan ini, Chandra pun langsung menggendong Rahma untuk di bawa kerumah sakit


"Chan... pakai mobil Gue ajah" Mereka pun melaju menuju Rumah Sakit menggunakan mobil Sam.


Sesudah sarapan ibu Yanti kembali ke ruang rawat Rahma, namun betapa kagetnya saat Bu Yanti masuk anaknya sudah tak ada di ruangan.


Ia pun panik dan berteriak memanggil suster berkali kali, suster pun datang dan menanyakan ada apa, lalu Bu Yanti menanyakan keberadaan Anaknya


"Tadi ada Bu, Bu Rahma sedang tidur, tapi kok sekarang tak ada ya" Bu Yanti kesal lalu marah marah dengan suster tersebut


"Cepat Sus tolong cari, Anak saya itu belum mau makan dari kemarin, saya takut Dia pingsan tak kuat berjalan" kini Bu Yanti panik dan juga bersedih.


Selesai memarahi Suster tadi, Bu Yanti duduk di kursi tunggu pasien, lalu Ia melihat ada Chandra yang sedang membopong Rahma, Bu yanti pun berdiri dan segera menghampiri Chandra


"Ya Allah Chan... Rahma kenapa bisa sama Kamu" Asri menyahuti pertanyaan Bu Yanti

__ADS_1


"Tadi Rahma ke Retro Bu, Dia mau menemui saya" Bu Yanti bingung kenapa Anaknya ingin menemui Asri lalu Sam berkata,


"Bu... maaf nanti Kita jelaskan sekarang lebih baik Rahma di periksa Dokter dulu" lalu Dokter memeriksa keadaan Rahma setelah selesai Dokter keluar ruangan dan menjelaskan


"Alhamdulillah Bu Rahma hanya pingsan, mungkin karena tidak ada asupan dalam tubuhnya, jadi badannya lemas tak ada tenaga, memangnya Bu Rahma tidak mau makan sama sekali..?" Ibu Yanti hanya melihat Chandra dengan wajah sedih


"Saya akan coba Dok untuk kasih sedikit makan kepada Anak Saya"


"Baik Bu, tolong ya Bu, kalau bisa sedikit saja asupan yang masuk, karena kalau sampai Bu Rahma tak makan makan juga takutnya malah nanti bisa koma" Bu Yanti, Chandra, Asri juga Sam menjadi tegang saat mendengar ucapan Dokter lalu dokter pun pamit permisi untuk melanjutkan pekerjaannya.


Kemudian Bu Yanti bicara kepada Chandra mengenai kondisi Rahma


"Chan... Rahma sampai begini itu karena Dia takut kehilangan Kamu, Dia tak ingin bercerai dari Kamu" Bu Yanti pun menangis untuk kesekian kalinya, melihat kondisi anaknya, lalu Asri mengajak Chandra untuk mengobrol sebentar


"Chan... Aku mau bicara sebentar sama Kamu" Chandra memandang Asri juga Sam "Ayo.. sebentar" ajak Asri terhadap Chandra, lalu Asri pun meminta ijin Sam untuk bicara sebentar dengan Chandra, Sam hanya menganggukkan kepala sebab Ia tahu Asri pasti ingin menyampaikan permintaan dari Rahma.


"Kamu mau bicara soal apa Sri?" tanya Chandra penasaran mengapa Asri ingin mengajak bicara 4 mata.


Asri memandang wajah Chandra Ia pun langsung mengutarakan apa yang diminta rahma kepadanya


"Chan... Aku tahu, Rahma sudah membohongi Kamu, membuat hati Kamu terluka, bahkan sudah merusak hubungan Kita, Kamu tahu, kenapa Rahma ada di Retro tadi" Chandra menggeleng-gelengkan kepalanya lalu Asri menjawab,


"Dia meminta Aku untuk bicara sama Kamu, meminta agar Kamu tak jadi menceraikannya, Chan... Aku iba melihat Rahma tadi, Aku melihat kejujuran di matanya, Dia sangat mencintai Kamu, Kamu lihat kan kondisinya, Dia sampai rapuh seperti ini karena takut kehilangan Kamu" ucap permohonan Asri terhadap Chandra


"Asri...sebenarnya Aku sudah memikirkan hal ini matang matang, Aku sudah berdoa meminta jalan solusi, supaya Aku yakin supaya Aku tidak akan kecewa lagi dan menerima kenyataan" Asri pun bertanya


"Lalu apa keputusan Kamu" Chandra menatap mata Asri kemudian berkata,


"Aku... Aku akan membatalkan gugatan cerai Aku untuk Rahma" Asri pun tersenyum merasa senang dengan apa yang dikatakan Chandra


"Alhamdulilah... Kamu yakin Chan...?" tanya sekali lagi Asri, Chandra pun menganggukan kepalanya lalu Asri mengatakan,


"Chan... terlepas dari perasaan Kamu terhadap Aku, Aku mohon sekali, lupakan Aku, Aku masa lalu Kamu, masa depan Kamu itu sama Rahma, Kamu harus jadi Suami yang baik untuk Dia, Aku mohon" Asri memohon dengan memegang tangan Chandra, pemandangan itupun terlihat oleh Sam, sebab ternyata Sam ada di belakang Mereka mendengarkan obrolan Mereka dari tadi


"Aku tahu, Aku mengerti Asri, untuk perasaan Aku ke Kamu, tolong Kamu jangan pernah meminta Aku untuk melupakan itu semua, karena rasa itu tidak akan pernah hilang" kini Chandra memandang wajah Asri, Asri hanya terdiam mendengar ucapan Chandra, lalu Chandra melanjutkan ucapannya lagi


"Dan apapun perasaan Aku untuk Kamu, Aku akan Simpan rapat rapat di hati ini Asri, Aku tidak akan pernah meminta, bahkan memaksa Kamu, untuk mencintai Aku, tapi biarlah rasa ini ada di hatiku" mendegar apa yang di ucapkan Chandra, mata Asri mulai berkaca kaca mendengar semua isi hati Chandra, lalu Chandra meminta sesuatu kepada Asri


"Asri...apa Aku boleh meminta satu hal dari kamu" Chandra kini berbicara dengan suara terbata bata


"Meminta apa Chan..?"


"Bolehkah aku memeluk Kamu" Asri kaget dengan permintaan Chandra, Sam yang sedang memperhatikan Mereka dari belakang pun ikut kaget mendengar permintaan Chandra


"Pelukan untuk terakhir kalinya, karena mungkin nanti Kamu akan lebih jauh dari Aku, dan bahagia bersama Sam" Chandra berbicara dengan suara bersedih, Asri pun meneteskan air mata, Ia tak menjawab pertanyaan Chandra namun Ia menganggukan kepalanya tanda bahwa Dia mengiakan dan membolehkan dirinya untuk di peluk Chandra.

__ADS_1


Chandra pun tersenyum kecil sambil meneteskan air matanya, sedangkan Sam kaget mengapa Asri mau menerima permintaan konyol Chandra.


Lalu Chandra pun langsung memeluk Asri dengan sangat erat, pemandangan yang begitu menyayat hati membuat Chandra dan Asri mengerti akan makna cinta tak harus memiliki.


__ADS_2