
Lalu Asri menyahuti percakapan Sam dan Chandra,
"Jadi gini Chan, tadinya Aku menawarkan diri untuk bernyanyi di depan bersama Sam, tapi sayangnya Sam harus pergi bertemu Pak Ammar yang pegang proyek Bandung itu, jadi sekarang Sam itu bingung cari pengganti kemana, gitu loh ceritanya"
Seketika Chandra melihat wajah Asri Ia jadi mengingat masa lalu, kalau dulu Chandra selalu bermain gitar dan Asri yang menyanyi jika sedang di taman Kota, lalu Chandra menawarkan diri dengan mengatakan,
"Sam kalau Lo mau Gue bisa gantikan Isabella Gue akan menyanyi di panggung bersama Asri" mendegar tawaran Chandra Sam langsung terkejut kaget.
Dalam hatinya tentu tidak ingin melihat kekasihnya bernyanyi bersama apalagi Chandra adalah mantan kekasih Asri, Dia merasa takut akan cinta lama bersemi kembali, tapi Sam tak ada pilihan, waktu terus berjalan Dia harus segera pergi menemui Pak Ammar, mau tidak mau Dia Harus mengiakan usulan Chandra untuk bernyanyi menggantikan Isabella.
"Ok gue setuju dengan usulan Lo Chan" mendegar Sam setuju Asri jadi bengong, biasanya Sam selalu cemburu ketika Ia berdekatan dengan Chandra tapi mengapa kali ini Dia mengiakan agar Aku menyanyi bersama Chandra
"Sam Kamu serius, Aku gak mau loh ini jadi masalah untuk hubungan Kita" lalu Sam menjelaskan mengapa Ia menyetujui usulan ini, kemudian Sam mengatakan kepada Chandra,
"Lo harus jelasin dulu sama Rahma Chan, Dia pasti nanti akan salah paham, ya sudah Gue harus pergi sekarang" ucap Sam lalu Sam mengusap-usap kepala Asri dan berkata,
"Sayang Aku harus pergi dulu ya, Kamu jangan nakal-nakal yah" ucap Sam dengan tersenyum manja kepada Asri, lalu Asri membalas senyuman juga untuk Sam
"Hati-hati cepat balik ya" Sam pun pergi dari tempat bazar.
Ternyata dari kejauhan Tini sedang memperhatikan Sam juga Asri, Tini merasa marah dan cemburu melihat Sam yang selalu bersikap manis terhadap Asri
"Kemesraan Kalian tidak akan lama lagi, Asri tertawa lah sepuas Kamu, karena hari ini adalah hari terakhir Kamu" ucap Tini dengan mata terbelalak dan rasa penuh kebencian terhadap Asri.
Kini hanya tinggal Chandra dan Asri berdua, Mereka saling melihat lalu tiba-tiba Chandra tertawa kecil, Asri agak aneh melihat Chandra
"Kamu kok ketawa ada yang lucu apa" lalu Chandra menggelengkan kepalanya, dan kemudian merapihkan rambut Asri yang tadi habis di acak-acak oleh Sam, merasa risih Asri pun mundur agak menjauh dari Chandra
"Biar Aku sendiri Chan yang rapihkan, Aku gak enak sama Rahma takut Dia lihat, oh ya Rahma kemana?" tanya Asri sambil menengok ke kanan dan ke kiri
"Tadi sih bilang mau lihat pameran, ya sudah Aku cari Rahma dulu ya, Aku mau beritahu Dia soal ini"
"Jangan lama-lama ya Chan, karena bentar lagi Kita akan di panggil MC".
Akhirnya Chandra menemukan Rahma, lalu Chandra memanggil dan menepuk pundak Rahma
__ADS_1
"Rahma, Aku mau bicara sebentar"
"Lihat deh Chan, bagus banget Aku suka deh" ucap Rahma sambil tersenyum memandangi gantungan tas yang unik
"Kamu suka, Kamu ambil dan beli biar nanti Aku yang bayar" mendegar itu Rahma menatap Chandra lalu mengatakan,
"Makasih ya sayang, Oh ya tadi Kamu bilang mau bicara, bicara soal apa?" tanya Rahma yang penasaran.
Lalu Chandra menjelaskan tentang penyanyi pengganti Isabella dan Dia juga menjelaskan akan tampil di atas panggung bersama Asri menggantikan Isabella, Rahma terdiam sejenak mendegar penjelasan Chandra dengan raut wajah yang datar
"Harus Kamu Chan, yang jadi lawan duet Asri memang tak ada orang lain" ucap Rahma dengan suara pelan agar supaya Chandra tak marah dengan komentarnya, Chandra pun memegang pundak Rahma dengan kedua tangan lalu menjelaskan,
"Semua ini hanya unsur pekerjaan, jadi Aku harap Kamu jangan salah paham ya, kalau saja Sam tak pergi untuk bertemu Pak Ammar, pasti Asri dan Sam yang akan tampil, berhubung tidak ada waktu mencari penyanyi pengganti, ya jadi.. Aku yang mengusulkan ini semua, Aku mohon jangan salah paham dan marah sama Asri" ucap Chandra dengan lemah lembut kepada Rahma, karena Rahma sangat mencintai Chandra Dia pun mengizinkan Chandra untuk tampil bersama Asri
"Iya Aku gak akan marah kok, lagi pula ini semata hanya untuk pekerjaan" Chandra pun tersenyum merasa lega lalu MC memanggil nama Chasri yang artinya Chandra dan Asri sebagai penyanyi duet.
Asri sudah di bawah panggung menunggu Chandra namun Dia belum juga kesini, tak lama terlihat dari kejauhan Chandra datang, lalu Chandra dan Asri pun naik ke atas panggung, karena kaki Asri susah untuk menaiki tangga, akhirnya Chandra membantu Asri dengan menggenggam tangan Asri dan naik panggung bersama, perlakuan itu dilihat oleh Rahma, Rahma hanya diam lalu menundukkan kepala.
Lia sungguh terkejut melihat Chandra dan Asri berada di atas panggung,
"Gak salah kok Kamu benar Dia memang Asri sama Chandra" Lia masih bengong tak percaya
"Bisa-bisa perang dunia ke 3 nih" ucap Lia sambil tersenyum meledek, bukan hanya Lia yang terkejut kaget Juvi pun ikut bengong melihat Chandra juga Asri berada di atas panggung berdua.
Lalu ada salah satu tim yang menjelaskan bahwa Isabella penyanyi duet yang asli tidak bisa hadir, jadi Pak Chandra dan Mbak Asri lah yang menggantikan ucap tim Kreatif.
Asri dan Chandra pun memberikan salam kepada semua hadirin dan peserta bazar "Selamat siang semuanya, terimakasih sudah hadir di acara bazar besar-besaran Acara ini di sponsori oleh Almoz Advertising dan PT Asahi, Kita beri tepuk tangan yang meriah untuk Almoz advertising dan PT Asahi" ucap Asri dengan suara yang lantang dan bersemangat, lalu bergantian Chandra yang berkata,
"Kami disini ingin membawakan sebuah lagu, Cinta Sampai Mati" Chandra berbicara sambil memandangi wajah Asri.
Mereka pun kini bernyanyi menghayati lagu, dan berduet dengan sangat bagus hingga membuat para penonton dibuat baper oleh Aksi Mereka, Lia tak mau ketinggalan momen seperti ini, Dia pun merekam aksi panggung Asri dan Chandra untuk di jadikan kenangan pribadinya.
Sementara Rahma yang menonton Mereka dari bawah panggung merasa cemburu melihat aksi panggung Mereka yang sangat bagus.
Lalu tibalah Diagnosa band, Mereka langsung melihat dan memperhatikan siapa yang di atas panggung tersebut, setelah di perhatikan ternyata itu Chandra Mereka pun terkejut karena lawan duet Chandra adalah Asri, Juvi pun melihat kedatangan Yosi dan teman bandnya, lalu Juvi menghampiri Mereka dan memanggil Yosi, Yosi menoleh ke arah suara yang memanggil dirinya, tentu saja saat Mereka bertemu Yosi dan Juvi saling berpelukan
__ADS_1
"Juvi ... Sudah lama sekali kita gak bertemu, itu Chandra bukan sama Asri..?" tanya Yosi yang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya, lalu Juvi menjelaskan semuanya, dan tanggapan Yosi adalah
"Mereka memang masih cocok kok, Aku saja lihat Mereka itu sepertinya masih saling mencintai"
ucap celetuk Yosi terhadap Juvi, mendengar hal itu Juvi langsung memberi isyarat tutup mulut, karena takut Rahma mendegar, lalu Yosi meminta maaf telah asal bicara.
Akhirnya selesai juga Asri dan Chandra bernyanyi, Mereka pun berterimakasih lalu turun dari panggung, Lia yang sudah menunggu sahabatnya itu ketika turun langsung saja memeluk Asri dan berkata,
"Asli.... Suara Lo bagus banget sumpah, Kalian cocok tau gak sih nyanyikan lagu ini berdua, kemistri nya dapat banget" ucap dengan lantang Lia berbicara, Rahma hanya terdiam mendengar pujian dari semua orang tentang aksi panggung Asri dan Chandra.
Lalu Chandra melihat Yosi datang dan langsung menyambut dengan hangat
"Gue senang banget hari ini Gue bisa kumpul bareng Kalian Kita lama banget gak bertemu, Lo Lia sudah nikah saja, dan Lo juga Chan sudah nikah, tinggal Asri sama Juvi nih yang masih singgel, jodohkan saja kali ya bagaimna" Yosi berbicara dengan percaya diri tanpa tahu bahwa Asri sudah memiliki kekasih.
Namun Asri hanya tersenyum mendengar gurauan dari Yosi, lalu Asri melihat Rahma dengan wajah murung dan diam saja dari tadi, Asri yakin kalau sikap Rahma yang seperti itu karena mungkin Dia cemburu melihat Suaminya berada di atas panggung bersama dirinya, lalu Asri menyapa Rahma
"Rahma Aku ingin mengobrol sama Kamu, Kita ke sana saja ya, disana tak terlalu berisik" Asri mengajak Rahma pergi, lalu Rahma meminta izin kepada Chandra untuk mengobrol berdua dengan Asri, Lia pun menyahuti ucapan Rahma,
"Gue ikut ya" pinta Lia yang ingin dirinya di ajak mengobrol bersama
"Ayo ikut, tapi kalau bosan balik sendiri ya" ucap Asri sambil tertawa kecil, lalu Mereka pun pergi ke tempat duduk di bawah pohon yang besar itu.
Setelah sampai Mereka pun duduk bersama lalu Asri langsung mengatakan,
"Kamu tidak cemburu kan soal bernyanyi di atas panggung itu" Rahma melihat Asri dan menatap wajahnya, kemudian menjawab,
"Apa yang harus Aku cemburukan dari Kamu dan Chandra, semua orang tahu kok kalau Chandra masih sangat mencintai Kamu" ucap Rahma dengan menundukkan kepalanya, melihat raut wajah Rahma Asri pun mengatakan,
"Tolong Kamu jangan berfikiran terlalu jauh ya Rahma, apapun perasaan Chandra terhadap Aku, Aku sudah melupakan itu karena Aku sekarang mencintai Sam bukan Chandra" lagi lagi Rahma menatap wajah Asri merasa tak percaya dengan ucapannya, entah lah Rahma merasa Asri juga masih mencintai Chandra hanya saja saat ini mungkin rasa cinta itu lebih besar untuk Sam, Lia yang melihat Rahma terus menatap wajah Asri pun berkata,
"Rahma Kamu harus yakin Chandra lambat laun akan mencintai Kamu kok, percaya deh sama Aku" Lia berkata, bertujuan baik untuk menyemangati Rahma agar tak usah lagi merasa cemburu terhadap Asri Rahma pun tersenyum mendegar ucapan Lia, tak terasa Lia merasa haus
"Haus banget ya, Kalian mau beli minuman gak, Gue mau beli ini haus" Asri pun merasakan haus juga lalu Asri mengiakan tawaran Lia untuk di belikan minuman, lalu Lia mengajak Rahma untuk ikut menemaninya
"Rahma Ikut yuk, males nih jalan sendirian"
__ADS_1
"Aku tunggu disini ya, kaki Aku masih sakit kalau di bawa jalan terlalu lama, tadi saja pas naik panggung mulai terasa nyeri" ucap Asri sambil memijat kakinya, lalu Lia dan Rahma pun pergi berdua untuk membeli minuman juga makanan ringan.