
Suasana malam di warung remang remang itu, sungguh menggugah selera di balik celana Betmen ketika turun dari mobil Honda Br-v milik Bob Hidayat. Pastilah bergairah yang di lihat oleh Betmen beberapa gadis yang ada di warung itu memakai pakaian yang super seksi sehingga dada dan pusar terlihat jelas oleh Betmen.
"Pak Bob silahkan masuk bos Haikal sudah menunggu di lantai atas." Titah penjaga di bangunan itu.
"Terima Kasih..........!! Betmen ayo kita masuk, nanti setelah urusan ku selesai. Kau boleh main dengan wanita malam itu." Kata Bob kepada lelaki teman sekelas nya itu.
"Siap Bob...........!! Lalu mereka berdua pun berjalan mengikuti penjaga yang akan membawa mereka berdua kepada bos preman tersebut.
"Bos........ Pak Bob sudah berada di ruangan lantai atas, bersama temannya.?" Lapor penjaga yang berada di luar bangunan.
"Baiklah........ Kau boleh keluar dan berjaga kembali di posisi semula." Titah Haikal kepada penjaga nya.
"Siap. Bos.......!!
Tak lama setelah itu ketua preman pembunuh bayaran itu, beranjak ke lantai atas bersama ke lima anak buahnya yang cukup handal dalam berkelahi. berjalan selangkah demi selangkah menghampiri dua lelaki yang pernah meminta jasa dari preman itu untuk menghabisi pemilik perusahaan nomor satu di Indonesia itu.
"Selamat malam Pak Bob Hidayat." Sapa bos Haikal yang sedang menghampiri nya.
Bob dan Betmen langsung berdiri tersenyum kearah lelaki yang di dampingi oleh lima pria berbadan sangar dan muka yang menakutkan.
"Malam Juga bos Haikal penguasa dunia malam." Puji Bob seraya menjulurkan tangannya.
"Pak Bob Hidayat bisa aja.! Silahkan duduk satu kehormatan bagi saya kedatangan dari Manajer PT Bina Sakinah Group." Ucap Haikal dengan ramah, menyambut uluran tangan dan mempersilahkan untuk duduk.
"Terima Kasih banyak Bos Haikal. Seraya duduk di tempat semula.
Setelah basa basi sejenak diantara mereka yang ada di ruangan lantai atas, dengan di temani beberapa botol minuman intisari dan anggur merah. Bob pun langsung mengutarakan maksud dan tujuannya datang ke tempat ini.
"Bos Haikal ada tugas untuk menghabisi semut kecil yang memungkinkan esok dia datang ke kota ini. Target nya hanya seorang diri." Kata Bob.
"Dengan senang hati Pak Bob. Bisnis dengan anda akan saya jalankan dan anda tinggal terima bersih nya saja." Jawab Haikal tersenyum.
__ADS_1
"Tapi bos Haikal, menurut ku ini tidak sederhana yang akan di bayangkan tugas kali ini. Mungkin semut kecil ini akan membawa beberapa pengawal nya. Secara bayangan. Kemungkinan semut kecil di suruh berangkat seorang diri dan para pengawalnya mengintai dari kejauhan." Ucap Bob dengan pikirannya.
"Kemungkinan mereka akan berkaca bos dari kejadian Ayahnya dan Direktur keuangan yang telah kami buang ke jurang." Timpal Gundul Pacul Dul Dul Dul anak buahnya.
"Betul Bos Haikal. Apa yang di katakan oleh Gundul Dul Dul pacul itu." Membenarkan ucapan anak buahnya Bob Hidayat.
"Jangan khawatir Pak Bob. Saya sendiri yang akan turun tangan untuk menyelesaikan tugas yang di berikan oleh Pak Bob." Ucap Haikal seraya mengepalkan tangannya.
Mudah mudahan anak yang ikut campur dalam pembantaian itu hadir dan aku akan langsung membunuh nya saat itu juga. Kata istriku yang sekarang berada di Banten, menurut gurunya bahwa Tedi Ferdiansyah masih hidup dan dia di selamat kan oleh seorang pemuda berusia 15 tahun sampai anak buahnya babak belur.'' Ucap Haikal dalam hati.
"Bila bos Haikal akan turun langsung dalam tugas ini. Saya semakin bersemangat dan tugas akan terasa mudah untuk di lalui." Puji Bob Hidayat dengan senyuman manis.
"Yang penting Pak Bob bisa memancing semut kecil itu menuju hutan yang jauh dari pemukiman." Kata Haikal.
"Kalau masalah itu sudah di atur oleh orang orang Tuan Besar Agus Ferdiansyah selaku pemberi perintah kepada saya dan kedua orang yang telah berkhianat di perusahaan Future Nugraha Company. Yaitu Iwan dan Supit.
"Bagus......... Pak Bob berarti kita akan mengeksekusi tepat di malam Minggu, tempat nya Wakkuncar. Waktu kunjung pacar." Kekeh Haikal. Membuat mereka tertawa hahahahaha.
"Hahahaha.!! Agar tidak serius, bercanda sekali kali biar awet muda." Kata Haikal dengan senyuman manis.
"Bos Haikal silahkan di cek rekening nya udah saya kirim menggunakan M banking BCA." Pinta Bob Hidayat.
Haikal mengangguk seraya membuka ponselnya untuk mengecek rekening yang dia simpan dalam aplikasi M banking BCA, dia tersenyum setelah melihat nominal transfer yang di kirim oleh Bob Hidayat.
"Bos Haikal itu baru setengah nya saja, setelah tugas selesai dan semut itu mati. Bos Haikal akan mendapatkan lebih dari nominal tersebut." Ucap Bob memberi angin surga kepada bos preman tersebut.
"Siap Pak Bob. Anda tinggal tunggu kabar baik dari saya, dan saya bersama beberapa anak buah akan melaksanakan tugas ini dengan baik serta berhasil." Kata Haikal dengan wajah penuh kebahagiaan.
Obrolan mereka pun cukup lama hingga teman Betmen mulai merasa bosan, dan tingkah kegelisahan teman yang di bawa Bob Hidayat pun terbaca oleh Haikal.
"Pak Betmen apakah badan anda pegal pegal.?" Tanya Haikal melihat gelagat lelaki di samping Bob Hidayat.
__ADS_1
"Ehk.... Anu..... Bos..... Ahk tidak apa apa bos." Jawab Betmen tergagap.
"Itu loe bos Betmen pusaka nya dari tadi berdiri terus menerus ingin masuk dalam Goa kenikmatan yang ada di hutan rumput hitam." Kekeh Bob Hidayat.
"Ohk...... Begitu Pak Bob. Baiklah aku mengerti.!!
"Dul Gundul Pacul........ Antar kan. Pak Betmen kepada wanita yang ada di kamar bawah untuk di berikan servis di malam ini." Titah Haikal.
"Siap Bos..............!! Mari Pak Betmen. Anda akan di beri kenikmatan oleh wanita yang anda inginkan tinggal di pilih." Titah Gundul Dul Dul Pacul.
"Bob...............!! Ucap Betmen.........!!
"Sudah............!! Ikuti Dul Gundul Pacul.........!!
"Hehehehe.........! Betmen garuk garuk kepala nya lalu beranjak mengikuti lelaki yang di suruh bos nya itu.
"Pak Bob apakah mau menghangatkan malam ini dengan seorang perempuan yang masih perawan dan belum tersentuh oleh siapa pun.?" Tanya Haikal.
"Hmmmmmmmm." Apakah bos Haikal tidak sedang bercanda, tentang wanita yang masih tersegel itu." Jawab Bob dengan senyuman.
"Hahahahaha.!! Saya jamin Pak Bob.......!! Mari ikuti saya." Ajak Bos Haikal seraya berdiri.
Bob Hidayat pun berdiri dan berkata. Silahkan Bos Haikal.
*******
Bob dan Haikal berjalan melalui gudang penyimpanan beberapa gadis di bawah umur yang akan di kirim ke kota kota besar untuk di jadikan wanita malam di Club Club malam, hingga kiriman para gadis gadis itu sampai ke luar negri.
Sementara Betmen sedang memilih milih wanita yang ada di ruangan lantai bawah untuk menghangatkan tubuh nya di malam itu.
!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.
__ADS_1
Bersambung.