Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Pertempuran dua Dukun sakti di atas gunung


__ADS_3

Sementara di waktu yang sudah sore tepatnya di Negara Piramida tersebut. Seorang lelaki dengan terburu buru menjalankan mobil nya karna menerima kabar bahwa majikan nya sedang meraung raung kesakitan. Beberapa dukun pun menenangkan nya tapi tidak ada yang berhasil. Dukun leluhur yang sempat mengobatinya waktu itu pun kini terkena imbas nya terpental di saat sedang menganjurkan air nya kearah tubuh Moch Ismail.


"Ahk.........! Jeritan suara dukun itu setelah terpental jauh dan menabrak dinding tembok seketika darah muncrat dari mulut nya.


Semua orang melihat nya ketakutan beberapa para pelayan bersembunyi di pojok - pojok sudut istana tersebut. Para selir berteriak seraya berlarian suasana di Istana Moch sangat mencekam sore itu.


Pendeta Haka sebutan dari Dukun sakti di negara itu pun segera bangkit dan bersila membaca mantra mantra dengan mata tertutup dan murid murid nya seketika mengikuti untuk memberikan hawa panas kepada gurunya yang sedang bersila dan berkonsentrasi untuk melepas Sukma nya dan melesat ke alam dimana Moch Ismail di bawa oleh Cenayang yang menyihir nya itu.


(Cenayang nama lain dari Dukun )


"Hus..........." Hus........" Hembusan angin terasa menusuk dalam pundak belakang seseorang yang ada di situ sedang memperhatikan seorang Pendeta Haka untuk mengobati majikan nya itu.


Pendeta Haka, itu langsung merogoh Sukma nya terbang menuju alam yang tak kasat mata.


**************************************


Gunung Slamet memiliki ketinggian 3.432 mdpl dan terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan merupakan gunung tertinggi kedua di pulau Jawa, setelah gunung Semeru.


Malam itu suasana di puncak gunung Slamet sedang mencekam petir bergemuruh dengan suara yang begitu keras dan menggelegar bagaikan suara bom atom yang di jatuhkan dari atas kapal, Petir kilat begitu terang membentang seperti cambukan pecut amalasuri, seperti pemain film Misteri Gunung Merapi yang pemeran utama nya Sembara melawan Mak lampir.


Sementara di gerbang alam gaib Seorang Dukun sakti dari leluhur tanah Mesir sedang berjibaku melawan Dukun sakti dari tanah Jawa....!


Pertempuran dua Dukun sakti itu di saksikan oleh beberapa mahkluk halus yang tak kasat mata oleh manusia dan hanya bisa di lihat oleh orang orang yang mempunyai mata batin dan menebus alam astral.


"Hai.......! Enji apa urusan kau mengganggu dan membawa Sukma Moch Ismail '' tanya Pendeta Haka dari negri Piramida itu kepada Cenayang sakti Tanah Jawa.


"Bedebah.......! Kau' berani berani kau menanyakan hal lelucon itu kepada saya'' jawab Dukun sakti yang bernama Enji Sutardji atau biasa di panggil Abah Enji atau pun Tardi


"Brengsek.....! Setan alas kau bukan nya jawab malah kau mengejek ku, kau belum tahu di belakang saya itu siapa hah....! Bentak lelaki tua yang sedang merogoh Sukma menuju dimana Moch Ismail Sukma nya di tawan.

__ADS_1


"Banyak bacot.....! sekarang kita buktikan siapa yang paling sakti'' tantang Tardi kepada pendeta dari tanah Piramida itu.


"Baiklah...... Bedebah aku terima tantangan mu, maju lah bangsa." Bentak Dukun sakti yang menolong Moch Ismail sambil terbang kearah Musuh yaitu Tardi......!


"Hus...........!


"Hiat............!


"Hap.............'' Kena kau, "Kata Tardi lalu melayangkan pukulannya tepat kearah perut nya.


"Bugh.........!


"Bugh.........!


"Adaw............! Ahk.........! Jerit Dukun dari tanah Piramida itu terkena pukulan dari musuh nya.


Sementara jiwa nya yang sedang duduk bersila yang di perhatikan oleh Ahmad Asisten Moch Adjo melihat Cenayang sakti itu mengeluarkan darah segar dari mulut nya dan hidung nya....!


"Hahahahaha........!! Hanya segitu kemampuan mu." kata Tardi dengan senyuman meledek.


Pendeta Haka itu pun bangkit dan langsung mengeluarkan jurus andalannya mengejar Tardi, namun kesigapan Tardi membuat semua pukulan dari lawan nya itu hanya mengenai angin kosong.


Akhirnya Pendeta Haka sebutan Dukun sakti dari tanah Piramida mengeluarkan jurus pamungkas dengan mantra-mantra saktinya.


Melihat musuh nya mengeluarkan jurus andalan, Tardi terlihat siaga sembari bibir nya membaca mantra mantra dari tanah jawa.


Saat Pendeta mengejar dan hendak memukul dengan jurus pamungkasnya, dengan cepat Tardi mengelak sembari melepaskan pukulan beruntun kearah leher dan ulu hati Dukun sakti yang mengobati Moch Ismail tersebut.


Disaat perkelahian antara dua dukun sakti di atas puncak Gunung Slamet dan salah satu dukun sakti yang berasal dari negri Piramida itu terjuntai dan kalah telak. Tiba tiba lelaki tua pun muncul di arena perkelahian tersebut.

__ADS_1


"HENTIKAN................!


Teriakkan suara lelaki berjenggot putih nan panjang, ikat kepala dan baju memakai warna putih menggelagar di atas bukit Gunung Slamet, dia adalah Eyang Atas Angin.


Melihat siapa yang datang Tardi pun seketika menggigil ketakutan karna dia mengetahui siapa yang datang nya adalah seorang punggawa perang di alam gaib. Kata guru nya dulu berkata Tardi jangan kau sekali kali berurusan dengan ketiga mahkluk yang ada di alam berbeda yang salah satu nya adalah Eyang Atas Angin punggawa dari Ki Aden Haruman penguasa Gunung Haruman.


Puncak Gunung Haruman Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut dahulu banyak diburu para peziarah, konon patung batu kuda Sembrani tersebut dipercaya sebagai patung kuda Sembrani pengiring Prabu Siliwangi.


Keberadaan patung batu kuda Sembrani di puncak gunung Haruman terkenal memiliki kisah mistis hingga ada juga orang yang percaya bahwa di puncak gunung Haruman ada harta Karun peninggalan nenek moyang dulu.


Di kaki Gunung Haruman tepatnya di Kampung Cilanjung Desa Cipareuan Kecamatan Cibiuk ada kompleks makam keramat yang sudah terkenal yakni Makam Keramat Syech Jafar Sidiq.


Syech Ja'far Sidiq adalah penyebar agama Islam di wilayah Garut Utara yang terkenal memiliki kesaktian semasa hidupnya,tidak heran jika makam keramat Syech Ja'far Sidiq selalu ramai dikunjungi peziarah bahkan peziarah dari luar pulau Jawa.


Mitos Patung Kuda Sembrani di puncak gunung Haruman sangat terkenal dikalangan orang tua dulu.Menurut cerita jika ada yang bisa memegang badan patung kuda tersebut maka akan terkabul segala cita - citanya.


Tatapan dari Eyang Atas Angin dengan sorot mata yang mengeluarkan api langsung mengarah kepada Tardi dan seketika Tardi pun terpental.


"Bugh.......!


"Ahk.........!


"Hai........" Iblis Apakah kau berani bertarung melawanku. " Geram Eyang Atas Angin setelah melihat Tardi terpental


Tardi pun tidak berani bersuara dan hanya berlutut memohon ampun dan akan kembali ke alam manusia dan melepaskan raga Sukma Moch Ismail serta berjanji tidak akan mengganggu nya lagi.


"Wuszzzz...........! Sukma Moch Ismail pun terbang dan kembali lagi ke raga nya yang berada di Istana megah milik dirinya.


Bersambung.

__ADS_1


!! Setelah membaca tolong pahami terlebih dahulu isi kata di bawah ini!!


KARYA INI MURNI HASIL IMAJINASI DAN KHAYALAN AUTHOR DENGAN TUJUAN HANYA UNTUK HIBURAN SEMATA. JIKA ADA TEMPAT, KEJADIAN, ATAU NAMA YANG SAMA DALAM NOVEL INI, ITU ADALAH KEBETULAN BELAKA TANPA INGIN MENYINGGUNG PIHAK MANA PUN. UNTUK MEMINIMALISIR SEMUA INI. AUTHOR SENGAJA TIDAK MENGGUNAKAN KOTA ATAU DAERAH SECARA BENAR DAN RINCI.


__ADS_2