
Ruang pertemuan Future Nugraha Company Group.
Layaknya seperti pertemuan dalam parlemen, kini tampak sebuah meja besar bundar yang di kelilingi oleh hampir puluhan kursi lengkap dengan pengeras suara di masing masing bagian yang ada kursinya.
Sementara itu di atas layaknya seperti sebuah panggung , terdapat dua buah kursi yang kini sudah di duduki dua orang lelaki setengah tua yang tampak sangat tenang. Padahal siapa tahu dua orang lelaki itu sedang bertanya tanya dan tatapannya mengarah kepada seorang gadis yang di bawa oleh pemuda tampan yang sangat spesial di mata pemilik perusahaan Future Nugraha Company Group.
"Lihat lah gadis itu. Yang di bawa oleh pemuda tampan yang sangat spesial di hati Keluarga Tedi Ferdiansyah.?" Tanya Lelaki di sampingnya.
"Tuan Besar. Terasa tidak asing dengan gadis itu. Seakan akan aku pernah melihatnya dan getaran hati ini terasa dekat." Jawab lelaki yang terus menerus memperhatikan kepada gadis yang duduk di samping pemuda itu.
"Nanti kita tanyakan langsung kepada Tedi Ferdiansyah tentang pemuda itu. Siapa gadis itu. Rapat akan segera di mulai." Kata Seorang lelaki yang di panggil Tuan. Sambil melintangkan jari telunjuknya ke dalam bibirnya.
***********
"Cek. Cek. Cek..!! Mohon perhatian nya. Untuk semua yang berada di ruangan pertemuan ini, persiapkan materi masing masing dan dengan ini rapat sekaligus pertemuan ini akan di mulai.
__ADS_1
Tampak Tuan Muda Excel selaku presiden sementara menggantikan Tedi Ferdiansyah ayah nya, yang di ketahui telah hilang dan meninggal bersama Direktur keuangan Andri Setiawan yang waktu menjalani perjalanan jauh untuk meninjau lahan untuk di bangun proyek mall terbesar di kota itu. Tuan Muda Excel yang merangkap sebagai pembawa acara memulai rapat dan mempersilahkan Tedi Ferdiansyah untuk duduk di kursi kepala dengan istrinya dan Friska adik Tuan Muda Excel.
"Perhatian buat kita semua yang berada di sini. Salam hormat saya kepada kedua tamu spesial dari perusahaan ISMAIL GROUP yaitu Tuan Moch Aidil dan Asisten Moch Ismail yaitu Tuan Ahmad.
"Saat ini saya selaku presiden sementara di perusahaan Future Nugraha Company Group pusat. Serta penaung bagi kantor kantor cabang yang ada di seluruh Bumi Pertiwi. Ingin mengucapkan selamat datang para jajaran staf tertinggi, para pemegang saham, para kepala cabang di daerah masing masing, juga Advokad perusahan Tuan Idris yang sudah sangat setia memegang teguh amanat dari pemilik perusahaan Future Nugraha Company Group ini. Tak lupa ucapan selamat datang dari saya khususnya keluarga besar Tedi Ferdiansyah untuk adik saya yaitu Muhammad Awan Pratama dan beberapa para pegawainya. Dengan hormat. Saya persilahkan untuk mengambil kursinya masing masing.
Semua yang berada di ruangan itu kini mulai menduduki kursi masing masing dan mulai memusatkan perhatian mereka terhadap rapat yang akan berlangsung kali ini.
"Baiklah sekarang aku ingin mendengarkan laporan dari kepala cabang yang ada di kantor cabang masing masing daerah tentang kondisi dari perusahaan yang kalian bawahi. Dimulai dari kepala cabang Future Nugraha Company Group yang ada di propinsi Jawa Barat.
"Terima Kasih Tuan Muda." Kata kepala Cabang yang bernama Pak Hendro. Lalu mengatur posisinya ternyaman dari microphone di depannya.
Singkat cerita setelah mendengar beberapa anak perusahaan milik Tedi Ferdiansyah yang ada di daerah daerah lainnya memberikan laporan tentang masuk nya dan keluar nya uang serta bahan bahan logistik lain' nya selesai. Tuan Besar Tedi Ferdiansyah dan Excel sangat puas dengan kinerja para bawahannya yang ada di tempatkan di beberapa daerah.
"Baiklah Aku sudah mendengar laporan dari kalian semua. Sekarang. Aku selaku presiden perusahaan Future Nugraha Company Group akan memberikan kabar kepada seluruh staf dan jajaran perusahaan. Bahwa perusahaan terbesar di dunia nomor dua puluh yang bernama ISMAIL GROUP akan bekerjasama dengan perusahaan Future Nugraha Company Group dan yang patut di syukuri oleh kita semua bahwa perusahaan tersebut yang mungkin kalian semua yang hadir di sini sudah mengetahui sepak terjang perusahaan terbesar di negara nya, yang kini sudah di pegang sementara oleh Adik nya almarhum tuan besar Moch Ismail.
__ADS_1
"Jalinan kerjasama ini pihak perusahaan Future Nugraha Company Group menyambut baik dan berjanji akan mengikuti aturan aturan yang tidak mengarah kepada kecurangan yang akan merugikan dua belah pihak. Maka dengan ini atas inisiatif dari Tuan Besar Tedi Ferdiansyah selaku pemilik perusahaan Future Nugraha Company Group. Akan di bentuknya satu organisasi untuk tugas tugas pengamanan dua perusahaan yang sudah terjalin kerjasama.
"Organisasi tersebut akan di beri nama Singa Putih dan segera akan di sah kan oleh pihak pemerintah. Pembahasan pembahasan untuk organisasi yang akan di bentuk dalam waktu dekat ini. Nanti akan di sampaikan oleh Asisten Tuan Besar setelah rapat dan pertemuan ini selesai.
Masing masing dari peserta rapat yang ada di ruangan itu menyambut baik pembentukan organisasi tersebut dan terlihat semangat ketika perusahaan terbesar di negara Piramida itu. Menjalin kerjasama dengan perusahaan dimana mereka bekerja.
Tidak sampai satu jam, rencana pembentukan dan jalinan kerjasama telah di sepakati dan Tuan Idris selaku Advokad perusahan Future Nugraha Company Group bertugas untuk melakukan tugasnya dengan menyiapkan materi materi untuk di tanda tangani oleh kedua belah pihak pemilik perusahaan tersebut.
Pertemuan malam ini sudah berakhir. Beberapa staf dan direksi kini masing masing di antara mereka mulai keluar dan meninggalkan ruangan tersebut.
Awan dan Nabil beserta para pegawai nya berinsiatif untuk keluar dari ruangan tersebut, karna tidak ada pembahasan menyangkut dirinya dan para pegawainya. Akan tetapi mereka segera di cegah oleh Tuan Besar maupun tuan Muda untuk tidak meninggalkan terlebih dahulu ruangan tersebut.
Setelah semuanya keluar. Kini di ruangan kantor besar Future Nugraha Company Group hanya ada. Tuan Besar dan keluarganya, serta kedua lelaki setengah baya yang berwarga negara asing dan seorang pemuda yang sedang duduk bersama seorang gadis cantik serta beberapa para pegawai pemuda itu.
"Nak Awan dan yang lainnya. Bersama Tuan Aidil dan Tuan Ahmad. Mari masuk keruangan khusus ada sesuatu yang harus di bahas malam ini." Titah Tedi Ferdiansyah.
__ADS_1
Pemuda itu tidak menjawab hanya tersenyum mengangguk. Begitu juga dengan yang lainnya. Berbeda dengan dua lelaki setengah baya itu dari pertama pemuda itu turun dari mobilnya bersama Nabil gadis cantik yang di bawa nya. Mereka berdua terus menerus memperhatikan dan menatap tajam kearah gadis itu.
Bersambung.