Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Kematian Moch Ismail


__ADS_3

Setelah 30 menit lama nya mereka bertiga pun selesai makan. Di restoran mewah tersebut. Adik Suaminya lalu mulai bertanya.


Azzahra. Adik ipar ku....! Sebaiknya kalian berdua pergi dari Negara ini. "Kata Aidil memberi saran.


"Kita berdua harus pergi kemana Aidil?" Tanya Azzahra kebingungan.


"Pergilah Ke Negara Indonesia di sana ada sahabatku dan bawa lah surat ini, aku sendiri sudah menelepon kepada sahabat ku tentang kedatangan mu ke negara sahabat nya itu." Kata Aidil sambil menyodorkan satu amplop warna coklat beserta tiket pesawat dan satu kartu ATM untuk biayai kehidupan di Negara yang baru.


Azzahra bergeming. Saat itu dia diam tampa berkata mata nya sayu butiran air mata menetes seketika.


Kedua orang tua yang ku harapkan bisa bersama dan membela tentang penghianatan serta pitnah yang di terima oleh anaknya. justru ia lebih percaya omongan orang lain dan suami nya. Aku merasa bahwa Tuhan tak adil lagi. Ini berat bagiku. Kamu bisa bayangkan bagaimana sakit dan kecewanya. ibuku dan ayahku serta suamiku lebih percaya kepada wanita yang sudah mempitnah diriku selingkuh dengan Pengawal Moch Ismail suami nya sendiri.


Aku benci sangat benci. Tuduhan yang di berikan oleh semua orang kepadaku. Hati siapa yang tak terpukul? Aku berpikir bahwa ini tak adil untuk diriku. Biarlah Tuhan yang akan membalas semua ini.


"Baiklah bila aku dan anakku harus pergi dari Negara ini tempat kelahiran ku. Aku akan pergi. " Jawab Azzahra dengan raut muka yang sayu.


"Adik Ipar, semua demi keselamatan mu dan Anakmu . Karna orang yang mempitnah mu akan melenyapkan mu serta Nabil putri mu agar tidak jadi duri penghalang untuk mengeruk kekayaan Moch Ismail. Karna Nabil Nur Fadillah akan mendapatkan warisan yang hampir setengah milik ayahnya itu.


"Aku mengerti. Dan saat ini juga aku akan segera pergi menuju Bandar Udara Internasional Maṭār al-Qāhirah al-Duwaliyy.


Azzahra beserta anaknya beranjak pergi meninggalkan restoran mewah di antar oleh selir yang merasa iba dan kasihan atas cobaan hidup yang dia jalani saat itu.


Selamat tinggal kenangan terindah. Selamat tinggal kenangan terburuk.


Kalian semua akan merasakan sakit ini lebih dari yang saya dan anakku rasakan.

__ADS_1


#Flasback On#


"Baiklah permintaan mu akan saya penuhi dan saya berjanji akan menemukan istri serta anakmu.'' Kata Moch Aidil berjanji.


Aidil.....! Bila kau telah menemukan istri dan anakku....! Sampaikan kata maap dari seorang lelaki brengsek sepertiku'' Kata Moch Ismail dengan Isak tangis saat itu.


"Insyaallah. Kak akan Adik sampaikan.


"Obrolan pun berlanjut ke hal lainnya tentang perusahaan perusahaan yang ada di negara negara lainnya. Nanti setelah kepergian nya untuk sementara waktu di jalankan oleh adik nya itu sebelum putri dari Azzahra di temukan dan warisan pun di sahkan oleh ketiga anak kandung yang dua anak dari istri pertama nya.


Malam pun semakin larut Moch Aidil beserta Asisten nya telah kembali ke kamar nya masing masing untuk beristirahat sedangkan Moch Ismail dia merenung tidak bisa tidur hatinya gelisah.


Nafasnya cepat dan dangkal seperti orang yang tengah berlari. Suhu badan naik tiba-tiba dan denyut jantung lebih cepat. Suhu tubuh dingin diikuti frekuensi denyut nadi yang menurun. Merasa resah dan gelisah serta keringat bercucuran.


Tangan berwarna kebiru-biruan dan sekujur tubuh akan mendingin. Kulit tubuh nampak pucat. Tekanan darah menurun, otot rahang terlihat mengendur dan wajah terlihat penuh kepasrahan.


"Aaaaaaaaaa.......'' Sakiiiiiiiiiiit....." Adawww.


Semua orang yang ada di istana Moch Ismail berlarian menuju satu ruangan dimana suara itu terdengar nampak menggelegar dan memekakkan telinga di bangunan mewah tersebut.


Moch Aidil beserta asisten Moch Ismail datang dan langsung menuju kamar kakak kandungnya itu, dan duduk di samping nya, langsung membisikkan sesuatu bacaan ke telinga nya.


Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah.


"Kak, ikuti kata kata ku. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah.

__ADS_1


"Asyha....... du....... an....... laa.... ilaaa....ha.. illallaahu, waa asyhaduanna muham..... muhammadar, rasulullah.


Seketika kakak nya itu terpejam dan napas nya berhenti, Moch Ismail sudah tiada." Kata Adik kandung yaitu Aidil seraya menutup mata kakak kandungnya.


"Innailaihi waa innailaihi rojiun. Ucap sang Adik yang menyaksikan sakaratul maut kakak nya itu.


Dini hari itu juga Moch Ismail dinyatakan telah meninggal dunia, tidak ada kesedihan diantara kedua anak nya serta saudaranya atau pun para kerabat yang berada di Mansion megah bak istana kerajaan tersebut. Yang ada hanya tangis bahagia di antara mereka khususnya di para selir yang di jadikan budak *** oleh almarhum Moch Ismail tersebut.


Pagi hari nya di rumah duka banyak tamu yang datang untuk mengucapkan belasungkawa, Ahmad dan Aidil dan kedua Anaknya yang menyambut tamu tamu itu. Kebanyakan mereka adalah rekan bisnis, dan para staf di perusahaan milik nya.


Beberapa jam kemudian jenazah Moch Ismail siap untuk di makam kan. Semua saudara dan para pelayat juga ikut mengantar Moch Ismail ke tempat pembaringan terakhir.


Dalam tradisi Mesir, yang dianggap sangat sakral, Moch Aidil menguburkan mayat di siang hari, baik setelah shalat subuh, shalat zuhur di siang hari atau setelah shalat asar di sore hari. Maka jenazah Moch Ismail pundi kuburkan pas selesai waktu Zuhur siang hari.


Asisten Tuan Moch Ismail dan Adik Moch Ismail masih setia duduk di samping makam majikannya atau Kakak kandung nya Moch Aidil yang masih basah. Sedangkan kedua anak Moch Ismail dan para pelayat yang ikut mengantar kan jenazah sudah pulang dari tadi juga.


"Tuan Aidil mari kita pulang waktu sudah terlalu lama kita di sini." Ajak Ahmad Asisten Moch Ismail itu.


"Baiklah, Ahmad........! Seraya berdiri dan beranjak meninggalkan pemakaman kakak kandungnya tersebut.


Berita duka meninggalkan nya pemilik perusahaan terbesar nomor 20 di dunia menjadi trending topik di kalangan pengusaha atau pun perusahaan perusahaan top di dunia, sampai berita itu sampai ke perusahaan Future Nugraha Company.


Dalam siaran tersebut pihak perusahaan selaku pemegang kuasa hukum di perusahaan tersebut bahwa perusahaan milik Moch Ismail sementara akan di pimpin oleh adiknya yang bernama Moch Aidil, karna dalam surat kuasa yang di tulis atas perintah dari pemilik perusahaan terbesar itu.


Kedua anak Moch Ismail beserta dengan saudara saudara dari istri pertama berontak tidak, terima dengan keputusan Advokad perusahan, setelah di umumkan nya surat wasiat yang di tulis dan di saksikan oleh beberapa saksi dan surat wasiat itu sah di mata hukum.

__ADS_1


!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.


Bersambung.


__ADS_2