Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Tedi Ferdiansyah Dan Pemuda bermasker melarikan diri


__ADS_3

Malam itu pukul 01 : 00 Seorang wanita paruh baya terbangun tidur yang baru dua jam lama nya dia tidur. Lalu Lisnawati segera berjalan menuju kamar yang tidak jauh dari kamar mandi untuk melihat apakah putra nya pulang atau tidak.


Setelah sampai di lokasi kamar yang ia tuju lalu membuka pintu kamar nya dan tidak tampak pemuda berusia 15 tahun itu terbaring..


"Huh........! Nak kau tidak pulang.! Kata Lisnawati berbicara dengan sendiri nya.


Wanita berusia 45 tahun lalu berjalan menuju pintu keluar menatap malam yang begitu sunyi tapi hati dan pikiran nya terasa gelisah di malam itu.


Saking tenang dan sunyi nya desa itu, kalau sudah lewat dari pukul delapan malam, nggak banyak kendaraan yang melintas. Paling hanya satu atau dua sepeda motor. Selain itu, yang terdengar adalah suara jangkrik dan serangga malam yang bersahut-sahutan. Nggak heran juga kalau jam segitu orang-orang sudah mengunci rumahnya rapat-rapat lantaran suasananya memang sepi.


Sepuluh menit ia menatap langit di malam itu dengan tatapan yang penuh arti bagi wanita itu. Lalu dia masuk kembali menuju rumah nya dan berniat untuk melaksanakan ibadah malam serta berdoa dimana pun anak nya semoga dalam lindungan Allah SWT.


******************


Sementara di hutan pohon jati tepatnya di jalan menuju kaki gunung mananggel. Seorang pemuda tampan memakai masker sedang berdialog dengan dua penjahat yang tersisa untuk menghabisi pemilik perusahaan terbesar nomor satu di Indonesia Future Nugraha Company. yang di suruh oleh dua pegawainya.


Tedi Ferdiansyah yang sedang meringis kesakitan atas sepakan dari dua penjahat itu. Justru kini terbengong bengong mendengar percakapan atau curhatan antara dua penjahat dengan seorang pemuda yang mungkin akan menolong nya.


Siapa pemuda ini yang memberikan kultum ceramah singkat kepada dua penjahat itu. Ucap Tedi Ferdiansyah dalam hati.


"Dul Gundul Gundul pacul cul.! Ingat! Kita ini pembunuh bayaran, kenapa curhat melow begini, bahas surga dan neraka lagi. Bisa Bisa turun kejantanan kita sebagai pembunuh bayaran tingkat negara. Gimana sih Loe? Penjahat yang tadi di tubruk motor itu bangkit dan bergabung bersama kedua penjahat yang belum terkena pukulan dari pemuda tampan itu. Salah satu dari penjahat yang terkena tubrukan memarahi kedua temannya yang tadi sempat curhat panjang lebar.


Waduh niat jahat mereka muncul lagi. kudu lebih hati hati ini. kata pemuda itu dalam hatinya mewanti wanti diri nya sendiri.


"Sory brother and mayder. Tadi kami berdua ke makan ceramah bocah sialan itu jadi kelupaan malah curhat.


"Ayo sikat dia!! Lumayan kita dapat mangsa satu lagi. Bos Bob Hidayat akan menambah lagi upah untuk makan satu enak satu minggu. Dan juga bisa enjot enjot bersama wanita sebening salju.


"Ok...." Ayo...... Kita serang.!


"Eithk.......! Tunggu.....! Dulu. " Teriak pemuda tadi menceramahi mereka berdua, saya mau nanya nie, Kalau boleh di ijinkan.? Tanya pemuda itu.


"Hei.......! Bocah loe mau nanya apa? Sergah salah satu dari mereka berempat.

__ADS_1


"Bob Hidayat itu pemain musik bukan yang suka berkeliling di pasar jalan raya? Tanya pemuda.


"Enak aja loe.....! Kalau ngomong sembarangan bos gue itu Manajer keuangan di PT Bina..........!


Seketika mulut nya di bekap oleh salah satu temannya.


"Bro........! Jangan membuka privasi orang yang menyuruh kita........! kata teman penjahat mengingat kan.


"Sory...... Brother.......! Ayo kita hajar banyak bacot nie bocah.


"Sittttt.......! Tunggu jangan main keroyok gue sendiri nie.! Kalau mau duel satu lawan satu.! Tawar pemuda itu.


"Enak aja tawar menawar di kira kita di pasar. " Sergah satu suara.


"Kalau gak di tawar bisa bisa gue kalah, Mana gue belum kawin, belum merasakan enaknya malam pertama membelah daging kenyal yang gurih gurih dan lezat serta membawa melayang ke awang-awang. Apakah kalian tega dan merasa kasihan kepada saya.


"Gimana Dul tak gundul gundul kaya pacul.


"Yaa.....! Sudah kita babat abis saja.!


Waduh gue keluarin jurus apa lagi ya, jurus ceramah tidak mempan minta tawaran juga tidak bisa terpaksa gue harus melawan empat penjahat sekaligus. Ucap pemuda dalam hati.


Keempat nya saling menyerang dan menangkis, meski pemuda itu hanya seorang diri tapi dia mampu meladeni empat penjahat sekaligus, ternyata cukup sulit untuk di kalahkan. Beberapa kali pemuda itu berhasil menangkis pukulan demi pukulan yang di layangkan oleh empat penjahat kepadanya. Dan dengan membaca celah yang terbuka lebar. Pemuda itu memburu satu dari empat penjahat melayangkan pukulan demi pukulan Tampa arah sehingga satu penjahat berhasil terjerumus ke dalam semak belukar.


"Dak.......!


"Bugh........!


"Sreek..........!


"Jeduk...........!


Bunyi pukulan dan ranting semak belukar yang patah akibat satu penjahat juntai dengan darah keluar dari mulut.

__ADS_1


"Saat pemuda itu sedang menungging melihat penjahat yang di pukuli oleh nya.


"Dak....... Duk.........


"Adaw.......... Ringis pemuda itu pantat nya di sepak dari belakang hingga terguling guling di semak belakar.


"Ha... haha.... haha.... Mampus loe.! Makanya jangan jadi Satria Baja Hitam.! Penjahat itu menertawai kekalahan pemuda itu.


"Aduh......! Itu putih apa ya, rambut nya panjang muka nya buruk rupa menggendong seorang bayi apa itu kuntilanak yang mati beranak dalam kubur. hihihihi pemuda itu menunjuk ke atas pohon. Salah satu trik mengecoh mereka dan bodoh nya mengikuti arah yang di tunjuk pemuda itu ke atas pohon.


Pemuda itu tidak menyiakan kesempatan yang ada segera melakukan perlawanan kuat untuk kembali bangkit dan membalas serangan mereka.


Perkelahian kembali sengit dan satu lagi penjahat itu terkena pukulan telak oleh pemuda itu sehingga terpelanting ke dalam jurang. Akan tetapi tidak terjatuh kedalam karna tangannya memegang ranting tersebut.


"Disaat kedua penjahat nya sedang menolong satu penjahat yang hampir masuk kedalam jurang pemuda itu buru buru menghampiri lelaki tua yang di pukuli seraya berkata kepada nya.


"Tuan, Apakah masih sanggup untuk berdiri? Tanya pemuda itu.


"Anak muda saya masing kuat dan sanggup berdiri." Jawab nya dengan badan masih bergetar.


"Baiklah Tuan mungpung mereka lengah aku akan mengambil motor dan dengan cepat Tuan langsung naik ke motor saya." Titah nya untuk bersiap siap.


"Siap Anak muda.! Seraya berdiri, sedangkan pemuda itu langsung mengendap ngendap dengan pelan menaiki motor dan langsung membelokkan motor tersebut kearah lelaki tua yang sudah berdiri.


"Brem...... Brem...... Brem...... Brem...... Suara motor pun terdengar di telinga penjahat itu dan mereka segera menarik temanya yang hampir jatuh ke jurang. Untuk segera mengejar pemuda yang mau melarikan diri itu........! Tapi kalah cepat dengan pemuda yang sudah melaju dan berhenti tepat di lelaki tua untuk segera naik.


"Tuan.........! Ayo naik......! Kata pemuda itu yang sudah siap menancap kan gas nya.


"Ngeeeeeng.............! Suara motor pun melesat dengan cepat meninggalkan para penjahat di jalan kaki bukit Gunung mananggel tersebut.


!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2