Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Masa Lalu yang Azzahra dan anaknya


__ADS_3

"Tut.............. Tut............. Tutut..............!


"Turutut.......... Tut....... Tut......... Tutut......!


"Halo.


"Yono.......... Aku sedang mengemudi mobil arah menuju jalan labuan Cianjur sekarang sudah sampai jln pasar Cisarua terjebak macet paling satu jam setengah sampai Cipanas.


"Baik Joni...... Aku tunggu.! Kalau sudah sampai di Cipanas segera kau hubungi ku." Kata Yono.!!


"Siap Yono.!!


***


Pukul 17:00. Sore itu menuju senja.


Dua wanita berstatus anak dan ibu sudah hampir lima jam tertidur di dalam mobil taksi, tanpa di pindahkan oleh supir taksi ke dalam vila tersebut.


Kini Efek obat bius itu sudah mulai hilang dan Azzahra mulai terbangun lalu mengucek ngucek matanya. Setelah kesadaran nya terbangun, ia melihat ke sekeliling area bangunan yang terlihat sederhana. Dengan sangat dan sangat berhati hati ia pun lalu membuka pintu mobil taksi itu dan berjalan kearah pintu bangunan yang sedikit terbuka.


"Jedar............. Ketika mendengar suara dari arah dalam seseorang sedang menelepon, tampak terdengar jelas bahwa lelaki yang ada dalam bangunan itu sedang membicarakan sosok penumpang yang membawa anak kecil dalam keaadaan tidur pulas akibat di beri minuman bercampur obat bius.


"Azzahra seketika buru buru membalikkan badannya dan langsung masuk kedalam mobil untuk membangunkan anaknya yang masih tertidur.


"Sial.......... Karna akibat rasa ketakutan melanda dirinya. Tong sampah yang ada di samping pintu masuk vila itu terdepak oleh Azzahra.


"Breeng............. Suara itu terdengar oleh lelaki yang ada di dalam sedang menelepon. Wanita itu segera masuk kedalam mobil taksi untuk langsung menggendong anaknya.


Yono yang mendengar keanehan di luar seketika bergegas keluar dan berjalan sedikit cepat. Ketika sampai di pintu vila lalu ia melihat wanita itu sedang menggendong anak nya dan mulai berlari kearah pintu pager Vila.

__ADS_1


Dengan secepat kilat. Yono pun langsung berlari dan memukul pundak belakang wanita yang sedang membuka pintu pagar karna terkunci.


"Pukh..................!


"Arhk..................!


"Wanita itu seketika pingsan setelah di pukul balok kayu oleh Yono tepat mengenai pundak belakang leher nya.


"Bugh.............!


"Bugh..............!


"Suara seperti nangka yang matang jatuh dari pohonnya, seketika wanita itu pingsan dan terjatuh bersama anaknya.


Yono pun lalu menggendong anak wanita itu terlebih dahulu untuk di bawa masuk kedalam Vila. Untung suasana di sore itu tidak ada warga yang berkeliaran." Gumam Yono sambil membaringkan tubuh anak kecil itu.


Lima menit kemudian. Setelah membaringkan anak kecil berusia kurang lebih 10 tahun itu. Lelaki yang berprofesi sebagai pengemudi mobil taksi itu, keluar untuk mengangkat wanita yang telah dia pukul sangat keras.


"Bangsat........... Kemana wanita ****** itu pergi.!! Rutuk Yono sambil melangkah mencari wanita itu. Seluruh area bangunan vila yang ia sewa telah ia kelilingi, mencari keberadaan Azzahra.


Lima belas menit telah berlalu. Lelaki berusia 40 tahun itu telah lelah mencari keberadaan Azzahra Masika Fatharani yang hilang begitu saja. Ia lalu kembali ke Vila yang di sewa nya.


"Biarlah...... Tak dapat ibu nya, masih ada anak dan beberapa uang yang sudah aku simpan dalam kamar satu lagi." Batin Yono seraya berjalan kearah pintu masuk pagar vila itu.


Sesampai nya di dalam Vila. Yono segera mengunci pintu Vila itu dan membuka seluruh pakaian yang melekat dalam tubuhnya. Setelah bertelanjang bulat. Yono pun lalu membuka pintu kamar secara perlahan, dalam hatinya Ia akan merasakan barang anak kecil yang dalam perjalanan membawa Azzahra Masika Fatharani dan anaknya dia idam idamkan.


"Krek.................!


Pintu kamar terbuka sangat pelan dan Yono pun melangkah kan kaki nya menuju dalam kamar dengan sangat berhati hati. Takutnya wanita itu ada di dalam dan menyerangnya.

__ADS_1


"Hah................ Kaget......... Yono seketika mata nya membulat. Karna gadis itu tidak ada dalam kamarnya. Jelas jelas tadi saya membaringkan tubuhnya di kamar ini.


"Amarah Yono pun sudah tak terbendung lagi. Seluruh barang yang ada di kamar itu Ia acak acak sampai sampai bantal dan guling berterbangan.


"Bangsat............ !


"Dasar Perempuan laknat............!


"Arhkk.............. Yono prustasi dengan menjambak rambut nya sendiri..!!


"Pikiran dan hatinya yang malam ini akan mendapatkan kenikmatan dari dua wanita yang satu sudah dewasa dan satu lagi masih anak anak, kini sirna hilang dan entah kemana.!


Lelaki itu langsung keluar, dari kamarnya dan memakai pakaian. Aku yakin dia belum pergi jauh aku harus segera mengejar nya. Kemungkinan terbesar mereka berdua lari kearah barat tepatnya di ujung hutan Pinus, pasti kesana." Batin Yono sambil memakai pakaian nya.


Sementara Azzahra Masika Fatharani sesudah mengecoh penjahat itu, walaupun dalam keadaan pusing di kepala nya. Ia lalu menggendong anaknya dan pergi sejauh mungkin dari tempat jahanam itu.


"Sial bagi wanita itu seluruh baju dan barang barang berharga ada kamar satu lagi. Ia tidak sempat membawa nya. Biarlah yang penting aku dan anakku selamat. Urusannya ke depannya nanti aku pikirkan." Batin Wanita itu bergejolak dalam pelarian nya.


Senja sudah tiba langit pun sudah terlihat gelap, di Bumi Nusantara bagian barat, tepat di salah satu kecamatan penghubung antara Pacet dan Cikalong di tengah tengah jalan yang kiri dan kanan pohon pohon besar, seorang wanita yang sedang menggendong anaknya berjalan tertatih tatih menahan rasa nyeri dan capek di sekujur tubuhnya itu.


Karna rasa takut nya tertangkap oleh penjahat yang menjadi pengemudi supir taksi itu bila berjalan di jalan aspal. Wanita beranak satu yang di usir oleh suaminya dan di suruh oleh Aidil untuk pergi ke negara yang jauh dari negara tempat nya tinggal, dengan terpaksa Azzahra pun menerobos hutan yang begitu lebat dengan pohon pohon besar dan menjulang tinggi.


Tak ada rasa takut sedikitpun di hati perempuan itu, ia hanya berserah diri kepada sang pencipta agar ada seseorang yang mau menolongnya dalam kesulitan yang sedang di alami oleh nya dan anaknya.


Setelah menerobos hutan yang begitu lebat pada malam itu, walaupun tampak terlihat oleh nya beberapa sorot mata menyala memerhatikan seorang wanita yang sedang menggendong anak kecil yang belum sadarkan diri, Tapi dengan keyakinan dan salam hati ia terus menerus membaca beberapa ayat suci Al-Quran, meminta dan memohon pertolongan. Azzahra pun tiba di salah satu sawah yang begitu luas, dan di tengah tengah nya terdapat sahung tempat para petani beristirahat.


Azzahra pun langsung beristirahat di sahung itu dan mulai membaringkan tubuh anaknya, Azzahra sendiri ikut berbaring karna badan yang kelelahan.


Dalam gelap nya malam di sahung yang ada di tengah tengah luasnya sawah, bulan yang begitu bersinar di malam itu menjadi saksi perjuangan seorang ibu menyelamatkan anaknya dan keras nya kehidupan di alam Dunya ini.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2