Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Serangan Para Dukun sudah di mulai


__ADS_3

Di dalam satu ruang Mansion mewah di pondok Indah... Tiga lelaki paruh baya dan satu bocah wanita berusia 12 tahun duduk bersila mengelilingi sesajen yang telah di persiapkan, untuk melancarkan aksinya di malam itu.


Tampak terlihat beberapa jenis poto berukuran 5R dan boneka boneka kecil yang di jadikan media untuk mengirim santet kepada setiap korban.


Haiso dan Pendeta serta Cenayang dari Thailand sudah memulai ritual dan membaca mantra mantra pemanggil makhluk ghaib, untuk di tugaskan kepada calon korban di antaranya, Tuan Robi Asisten perusahaan Future Nugraha Company dan Irsyad Maulana sang Ketua Organisasi Macan Tutul yang menjadi target Dukun Haiso asal negara Afrika itu...


Sedangkan dua lainnya yaitu sang Pendeta dan Cenayang asal Tiongkok bekerjasama dan juga sudah memulai ritual dengan memanggil salah satu sosok makhluk mengerikan dengan empat tangan dan mata merah menyala serta terdapat tanduk di kepalanya. Aura kejahatan nya menusuk hingga ke tulang.


Sosok yang akan di panggil oleh dua dukun yang di datangkan oleh Tuan Muda Jabar, yang tak lain bernama Chernobog. Sang iblis perbudakan manusia malam.


Sang iblis yang di datangkan oleh dua dukun itu, bertugas untuk mengambil nyawa korban yang tertera di belakang Poto berukuran 5R itu.. Tampak Poto yang sedang di pegang oleh sang pendeta itu seorang pemuda tampan nan rupawan dan satu lagi Poto yang di pegang oleh Cenayang asal Thailand seorang gadis berhidung mancung dan kulit wajah yang begitu mulus dan putih.


Nina Zatulini sendiri dari tadi hanya diam membisu tak bergerak sedikit pun dari duduknya.. Ia hanya menatap keseluruh ruangan itu dan sesekali tersenyum manis saja melihat ke tiga lelaki seumuran ayah yang sudah meninggal dunia.


Setelah ketiga nya setengah dari ritual itu selesai Nina Zatulini pun langsung mata nya terpejam.. Ia akan memulai dengan ritual yang di nanti nanti oleh Aden Haruman sosok mahluk apa yang akan dia panggil untuk melancarkan aksinya itu.


Apakah sosok yang sama yang di datangkan oleh Nina Zatulini, yang datang dan membawa kesengsaraan ke dalam seluruh tubuh sepasang suami istri paruh baya pemilik perusahaan terbesar penyuplai makanan yang bernama Tang Tang Group.. Atau kah sosok mahluk lain yang kekuatannya lebih dahsyat.. Patut di tunggu oleh Aden Haruman dan Kiayi Mangku Bumi.


###########


Alun alun Gunung Gede-Pangrango.. Malam itu dua sosok yang telah merogoh Sukma nya itu bersiaga memantau keadaan di alam ghaib ketika batin atau Indra perasa nya mencari sosok yang akan datang kepada area kaki bukit Gunung Gede-Pangrango itu tepatnya di kawasan taman wisata Cibodas.

__ADS_1


Melihat pandangan mata batin Aden Haruman dan Indra pencium dari Kiayi Mangku Bumi.. Sosok bocah berusia dua belas tahun itu menggunakan ilmu hitam dari sang Dukun yang hidup di tahun 1985 yang orang orang menyebutnya. Suanggi atau swangi memiliki arti burung hantu. Dalam literatur lain, suanggi diartikan sebagai roh jahat yang selalu berkeliling dan digunakan oleh dukun.


Suanggi ini berasal dari Indonesia dan ilmu hitam yang paling ditakuti. Dukun dan penganutnya hidup di hutan dan berbaur dengan warga sekitar.


Dukun akan menggunakan media buntiana untuk melancarkan aksinya. Buntiana ini sejenis kuntilanak tapi lebih seram.


Sama seperti ilmu hitam yang sering dikenal santet, suanggi juga membutuhkan tumbal dari keluarga penganutnya. Selain itu, dampak dari suanggi ini dapat membunuh orang tanpa menyentuh.


Pada tahapan ujian terakhir untuk menjadi suanggi, orang tersebut harus dimutilasi dan harus mengembalikan badannya seperti semula untuk membuktikan keampuhan ilmu tersebut. Apabila calon penganut suanggi tidak menyimak dengan benar, maka ia akan meninggal.


Para penganut suanggi harus memakan daun suanggi. Apa itu daun suanggi? dalam penglihatan awam adalah daun singkong atau daun pisang. Tapi menurut penganut suanggi, daun itulah yang disebut daun suanggi.


##


"Mangku Bumi....... Bocah itu memanggil seorang makhluk ghaib dari daerah Papua dan para warga di sekitarnya enggan menyebutkan nama nya, karna takut nya akan mahluk itu.." Kata Aden Haruman sesaat setelah mata batinnya meneropong ke salah satu rumah yang ada di daerah Pondok Indah.


"Hmmmmmmmmm''... Bocah yang sangat sakti mandraguna.." Gumam Mangku Bumi seraya manggut manggut dan mengelus ngelus jenggot kecil itu.


"Sementara ketiga dukun yang di datangkan dari negri sebrang.. Itu hanya sebuah mahluk lemah dan aku pernah menghadapi nya waktu itu, ketika ayahnya sang bocah yang sedang melakukan ritual pemanggil sosok makhluk yang bernama Suanggi itu bertarung dengan Pendeta Haka untuk membawa Sukma dari Moch Ismail di Gunung Slamet.." Terang Aden Haruman.


"Berarti bukan ancaman bagi kita kita dan mungkin ketiga nya mampu mengalahkan ketiga dukun dari negri sebrang belum lagi di tambah bantuan dari Purnama Siddiq dan Jalaludin.. Kakek nya dari Muhammad Awan Pratama.." Tebak Mangku Bumi.

__ADS_1


"Yaa mudah mudahan.............!! Mata Aden Haruman sekilas matanya menyala nyala.


"Sudah waktu nya... Ayo kita hadang makhluk Suanggi itu yang di datangkan oleh Nina Zatulini, sebelum tiba ke lokasi perkelahian antara orang orang dari Cucuku melawan Rojak di Vila Mewah kawasan Cibodas.." Kata Aden Haruman mengajak kepada sahabatnya Kiayi Mangku Bumi.


"Ayo siap..............!!


"Wuzzzzzzzzzzzzz................................. Dua lelaki paruh baya yang berwujud Sukma itu terbang dari menuju sebuah kaki bukit Gunung Gede-Pangrango... Tampak terlihat sesosok makhluk Suanggi dan Chernebog sang iblis perbudakan manusia malam.


Sedangkan dari arah selatan tiga sosok yang berwujud Sukma dan ketiganya usia nya dibawah Aden Haruman dan Kiayi Mangku Bumi juga terbang kearah perkelahian antara Muhammad Awan Pratama dkk melawan anak buah Moch Rojak.


"Sahabatku.... Itu Kusuma dan Juned serta Suryana.. Telah datang dan langsung menuju tempat perkelahian Cucu mu itu.." Kata Mangku Bumi dalam posisi melayang.


"Iyaa.... Ayo kita hadang...... Dua sosok mahluk itu..." Jawab Aden Haruman dan Mangku Bumi pun mengangguk..


############


Sedangkan Awan yang ada di alam manusia, setelah kedatangan prajurit khusus perusahaan Ismail Group dan orang orang yang di datangkan oleh Nona Muda Liem Tank Cie... Tiba tiba kilatan cahaya petir di sertai suara gledek yang amat dahsyat dengan di atas vila mewah itu tampak gumpalan awan hitam pekat tanda akan turun nya hujan.


Bagi orang orang awam, mereka sangka Awan hitam pekat itu di sertai suara petir, tanda akan turun hujan yang sangat deras, berbeda dengan Awan dan sepuluh murid Mama Sepuh yang berada di sana sedang berkelahi dengan anak buah Moch Rojak, bahwa pertanda awan hitam pekat itu, tanda nya serangan dari alam tak kasat mata.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2