
Teh cincau nya satu." Ucap pemuda itu membungkuk untuk membuka tali sepatunya.
"Ok." Siap." Pak jawab pedagang cincau berusia 30 tahunan itu.!!
Pemuda itu langsung duduk di teras beralasan samak yang sudah nampak usang dan terlihat bolong bolong !! Ia memperhatikan keseluruhan para pedagang cincau yang tampak terlihat beberapa para pembeli sekedar beristirahat yang melakukan perjalanan jauhnya atau pun sekedar pasangan muda mudi yang sedang pacaran menikmati suasana malam di perbatasan dua kabupaten itu.
Jiwa hati pemuda itu meredang panas ketika tampak di samping pedagang cincau yang hanya beberapa meter dari pemuda yang mengendarai motor Yamaha itu melihat sepasang kekasih sedang berpegangan tangan nya.
"Hmmmmmmm.! Apakah muda mudi itu tak melihat pemuda yang sedang merana akibat status saya yang jomblo sejati." Gumam pemuda itu merutuk diri sendiri.
"Mana mungkin mereka berdua tahu kalau anda itu jomblo sejati." Ledek pedagang cincau itu seraya menyerahkan satu gelas pesanan nya itu.
"Hehehehe.!! Iya juga.!! Terima Kasih teh cincau nya." Ucap pemuda itu.!! Pedagang itu mengangguk dan tersenyum.!!
Si pedagang cincau bangkit dari kursinya dan mulai duduk di bawah dengan pemuda itu dan di pedagang itu bertanya. Pak mau kemana dan dari mana.! Pedagang cincau sedikit kepo.
Pemuda itu menengok kearah pedagang itu dengan tangan memegang sendok. Namaku Iyus Bu. Dari kota Bogor dan bermaksud untuk pergi ke kampung Saguling menemui saudara yang sudah nanti hari Minggu nya mau nikah." Jawab Iyus berbohong.
Si ibu pedagang itu mengangguk. Ohk mau ke Saguling. Hati hati Pak kalau dah malam rawan begal daerah itu." Jawab pedagang itu mengingatkan nya.
"Ehk. Perkenalkan nama saya Rodiah.! Para pedagang seperti saya biasa menyebutnya dengan Ceu Rodiah. Pak Iyus cukup memanggil saya dengan sebutan Cece. Pedagang cincau itu memperkenalkan dirinya dia ingin di sebut Cece oleh pembeli yang beristirahat di kios nya.
Pedagang cincau itu bertanya kembali. Sebaiknya Pak Iyus jangan meneruskan perjalanan di malam ini menuju Saguling karna bila malam hari suka ada begal motor. Cece khawatir dengan lelaki yang membeli dagangannya.
Iyus menjawab pertanyaan dari Ceu Rodiah sambil meminum es cincau." Saya harus pergi kesana Ceu karena ada sesuatu hal penting yang harus di sampaikan kepada saudara yang akan menikah hari Minggu sekarang.!
"Hmmmmmmm. Yaa sudah Eceu hanya mengingatkan dan menyarankan kepada Pak Iyus." Kata Rodiah tidak bertanya lagi.
***********************
__ADS_1
Jam menunjukkan pukul 22:00 malam suasana di rumah milik pemuda hebat seperti dewa sedang dalam kondisi mode serius, tak ada senyum yang keluar dari bibir mereka masing masing.
Empat wanita dengan seusia yang hampir bersamaan di rudung dengan mimik penuh ketegangan dan kesedihan yang teramat dalam..!! Sementara Nabil dan Lara tidak berbeda jauh dengan empat wanita setengah tua tersebut..
Kanit Subadra dan dua Kanit lainnya bersama Pak Arianto sedang berdiskusi bersama beberapa pengawal bayangan murid dari Mama Sepuh. Muhammad Awan Pratama sendiri kini baru keluar dari kamarnya dengan senyuman yang tidak sama sekali menunjukkan raut muka penuh beban dan kesedihan.!!
Nabil dan Bu Dewi. Apakah sudah memakai rompi.?" Tandas pemuda itu berjalan menghampiri mereka dengan senyuman manis.!
"Sudah Kak....! Ucap Nabil... Sedangkan Bu Dewi hanya mengangguk lemas.!!
"Bagus............ Kalau begitu. Awan pun langsung menghampiri Ibu kandung nya.!! Lalu mencium tangannya seraya kepalanya ia bungkukan kepada dua paha nya.!
"Bunda.! Maapkan semua tingkah laku anak mu ini yang membuat hati Bunda tergores sakit dari di sengaja dan tidak sengaja..!!
"Bunda Mohon ridoi anakmu ini lebih mementingkan mengejar kesuksesan dunia ketimbang mengacuhkan rasa sayang anak kepada ibu nya..!!
"Bunda. Awan memang bukan seseorang yang sempurna di keluarga. Tapi aku berharap keluarga ku dan saudara ku yang sedang di sandera oleh orang yang tak suka kepada kita kita. Akan berusaha sesempurna mungkin untuk kembali ke sini dalam pangkuan Bu Dewi dan yang lainnya.
Tak terasa ucapan yang di lontarkan pemuda itu dalam keadaan telungkup di kedua paha Ibu kandungnya..! Lisnawati meneteskan air matanya seraya mengusap ngusap rambut pemuda itu....!! Bunda Azzahra dan Bu Dewi pun tak luput air mata nya menetes dari kelopak mata indah nya.
Setelah puas meminta restu dari Ibu nya.. Awan pun langsung bangkit dan bersiap siap untuk berangkat menuju lokasi yang sudah di tetapkan oleh pengirim pesan yang menyandera Amel dan para pegawainya.!!
"Ayo. Bu Dewi...!" Nabil.....!" Kita berangkat sekarang." Ajak Awan.!
"Iya.! Jawab mereka berdua lesu tak bergairah.!! Tidak yakin dengan keberangkatan kali ini akan berjalan lancar. Tapi berbeda dengan Awan tampak tak terlihat rasa takut dari mimik wajahnya.!!
"Awan...........!! Tegur Lisnawati dan Azzahra bersamaan. Pemuda itu melangkah berjalan sesaat berhenti setelah dua wanita hebat menegurnya.
"Bunda.!! Tidak usah khawatir dan cemas doa kan saja. Agar semua nya kembali dengan keaadaan selamat.!!
__ADS_1
Sorot mata yang penuh dengan rasa takut di antara mereka.! Butiran air mata mengalir di pipi dua wanita itu.!! Di seka nya air mata nya oleh tangan mereka masing masing.
"Teh....... Lara sesuai instruksi yang sudah kita bicarakan.!! Kata Awan mengingatkan nya.!!
"Siap Tuan Muda.!!
"Ayo..... Bu Dewi.!" Nabil sudah waktunya.!! Semangat." Awan membakar gelora rasa putus asa di mereka berdua dan menguatkan semua akan baik baik saja.!!
Ketiga nya melangkah keluar. Subadra dan dua teman nya serta Pak Arianto sudah menunggu nya di teras halaman.!! Sementara sepuluh murid murid yang di siapkan oleh Mama Sepuh sudah tak ada entah kemana mereka pergi.!!
"Pak.! Arianto dan Pak Subadra.!! Kita bertiga akan berangkat sekarang. Ingat jangan sampai mengikuti kita bertiga." Kata Awan membungkuk hormat. Lalu memeluk mereka satu persatu untuk saling menguat kan.!!
"Siap.!! Tuan Muda.!! Hati hati dalam semua ini. Kembali lah dalam keadaan selamat bersama para sandera." Kata Subadra seraya mengelus ngelus punggung nya.!!
"Terima Kasih Pak.! Ucap Awan. Sama hal nya kepada pak Arianto dan dua Kanit lainnya. Awan melakukan hal yang sama.!!
#################
"Dreet................!!
"Dreet.................!!
Seorang wanita setengah tua sedang duduk dengan tumpang kaki sebelah kanan nya ia letakkan di sebelah kiri.! Di hadapan nya sebuah meja kecil dan tampak terlihat beberapa gelas menemani nya.
Ponsel yang ada di simpan di meja tersebut bergetar tanda pesan masuk.!! Wanita itu pun langsung mengambil nya dan melihat serta membuka aplikasi pesan Wasttap.
"Bos.!! Mereka bertiga sudah berangkat.!! Situasi terkendali sesuai arahan yang di minta oleh anda." Pesan dari seseorang yang ada di sebrang.!!
Bersambung.
__ADS_1