Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Persiapan Menjaga Semut kecil Ala Awan


__ADS_3

"Kriiiiing''................!!


"Kriiiiing''.................!!


"Kriiiiing''..................!!


"Assalamualaikum."


"Halo..........!! Bos.........!! Kata seorang yang menjawab telepon di siang itu.


"Pak Kohar....... Apakah Asep Sunandar sedang berada di kios atau di gudang.?" Tanya seorang pemuda di sebrang telepon.


"Kohar menjawab pertanyaan dari bos awan.!!


"Asep Sunandar saat ini sedang berada di kios." Apakah ada sesuatu yang akan bos sampaikan.!!


"Pak Kohar saat ini. Asep Sunandar suruh datang menemui saya di perapatan yang ada di kota Bandung Barat yang mengarah kepada jalan Saguling." Titah pemuda itu yang menelepon adalah Awan.


"Baik Bos. Saat ini juga saya akan menyuruh nya untuk pergi." Jawab Kohar dari telepon seluler itu.


"Berikan dia ponsel, dan suruh langsung naik Ojeg. Agar perjalanan nya cepat sampai." Titah Awan.


"Siap komandan saat ini juga saya akan menyuruh tukang ojeg langganan saya. Dan memberikan ponsel kepada Asep Supriatna. Silahkan bos tunggu di lokasi." Kata Kohar.


"Ok." Terima Kasih Pak Kohar.!!


"Sama sama bos.!! Kalau begitu saya akhiri panggilan ini." Pinta Kohar.


Setelah telepon berakhir bersama bos nya. Pak Kohar pun segera memanggil Asep yang tadi subuh sudah berada di kios nya atas permintaan majikannya dalam pesan singkat yang di kirim.


"Asep......... Saat ini juga kau berangkat menuju Raja Mandala di tunggu oleh bos mu, Awan Pratama di perapatan yang mengarah ke Saguling. Kamu berangkat di antar sama Mang Sueb Tukang Ojeg dan bawa ponsel ini untuk berkomunikasi dengan majikan mu." Titah Kohar.


"Siap Pak Kohar, seraya mengangguk.!!


Pak Kohar suaminya Bu Dewi langsung mengantar kan Asep Sunandar menuju pangkalan ojeg yang tak jauh dari kios dagangan itu.


"Pak Sueb bisa antar Pegawai saya ke Bandung Barat tepatnya di perapatan yang arah ke Saguling.?" Tanya Kohar kepada Pengemudi Ojeg itu.


"Siap Bos. Pulang pergi nggak.?" Tanya Sueb seraya menyerahkan helm kepada Asep.

__ADS_1


"Tidak Pak Sueb hanya sekali jalan saja.!! Kata Kohar seraya memberikan uang kertas warna merah satu lembar.


"Siap..........!! Seraya mengangguk. Nak ayo naik kita berangkat." Ajak Pengemudi Ojeg itu.


"Iya........ Kang Sueb." Kata Asep lalu naik keatas motor yang akan membawa nya.


*****************


Sementara Awan yang berada di perjalanan dari arah Cileunyi menuju kota kecil bersama Bu Dewi dan Pak Arianto, selesai menelepon dengan Pak Kohar. Bu Dewi pun langsung bertanya kepada pemuda yang sedang mengemudikan mobil Pajero Sport itu.


"Nak.......... Apakah sudah di persiapkan matang matang tentang masalah yang akan di hadapi oleh pemilik perusahaan Future Nugraha Company itu. Ibu khawatir dan cemas tentang keselamatan mu." Kata Bu Dewi dengan wajah sayu.


"Bu Dewi tidak usah khawatir, kan ada Pak Arianto dengan koneksi koneksi di pihak kepolisian akan ikut campur dalam memberantas kejahatan ini. Bukan begitu Pak.?" Tanya Awan.


"Iyaa.......!! Bu Dewi.........!! Saya sudah memberi laporan kepada pihak penegak hukum.... dan tujuan nya akan di mulai penangkapan tepat di malam hari dengan rencana rencana yang sudah di susun rapi." Kata Arianto menjelaskan kepada Bu Dewi.


"Tetap aja Pak........ Hati nurani seorang ibu tuh ada rasa ketakutan dan ke khawatiran terjadi pada anaknya." Lirih Dewi dalam kecemasan.


Ketika obrolan mereka bertiga sedang dalam mode serius di dalam mobil yang melaju. Tiba tiba ponsel milik pemuda itu pun berdering.


"Kriiiiing............!!


"Kriiiiing............!!


"Silahkan bos.!! Ucap mereka berdua.


"Halo.!!


"Tuan Besar. Awan di sini siap menerima perintah." Kata pemuda yang menjawab telepon masuk.


"Anakku........!! Apakah Excel sudah menghubungi mu.?" Tanya seorang lelaki di sebrang telepon.


"Sudah Tuan.......!! Tadi sekitar pukul sepuluh siang. Emang ada apa Tuan besar.?" Tanya Awan.


"Tidak ada apa apa Nak. Cuma ke saya anak itu belum memberi kabar.!! Keluh Tedi Ferdiansyah.


"Hehehehe............!! Tuan saya sudah menyuruh Tuan Muda untuk tidak memberitahu siapapun juga tentang keberangkatan nya. Dan jangan sampai menelepon kesana kemari sebelum saya sudah berada di lokasi." Kata Awan menjelaskan.


"Huh.......... Dasar...........!! Emang kamu dan anakku akan bertemu dimana.?" Tanya Tedi Ferdiansyah.

__ADS_1


"Di Bandung Barat yang mau menuju ke arah Saguling..!" Jawab Awan.


"Tidak salah Nak." Kata Tedi penasaran.!!


"Enggak Tuan...........! Ehk Tuan Besar jangan kemana mana nanti ada yang jemput. Sebaiknya ikut saja tidak usah banyak ngomong. hehehehe." Kata Awan dengan tertawa terbahak-bahak.


"Siapa yang jemput saya. Semakin penasaran saja kau ini.!!


"Ada......... Pokoknya........!! hehehehe." Kekeh Awan cekikikan.


"Yaa....... Sudah sebaiknya aku. Bersiap siap saja. Takut keburu datang orang yang mau menjemput nya." Ucap Tedi dalam sambungan telepon masuk.!!


"Ok. Silahkan Tuan Besar." Kata Awan. Langsung mengakhiri panggilannya.


"Bu Dewi dan Pak Arianto dua hari ini akan menjadi, hari yang sangat pengaruh bagi diriku. Apakah diriku akan tenggelam dalam tugas ini. Atau pun timbul dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh pemilik perusahaan terbesar di Indonesia tersebut." Ucap Awan pandangan mata nya pokus kedepan.


"Saya yakin Nak Awan akan bisa menyelesaikan tugas yang di berikan oleh Tuan Tedi Ferdiansyah, menjaga keselamatan Tuan Muda Excel." Jawab Arianto, sementara Bu Dewi mata nya sayu, terlihat ke kawatiran dan kecemasan kepada pemuda itu.


Tak lama kemudian mobil Pajero sport pun kini sudah nyampe di lokasi tujuan. Awan pun langsung membelokkan mobil nya ke arah supermarket yang berada di pinggir jalan. Untuk sekedar menunggu kedatangan seorang pemuda anak dari Abah Kusuma dan pemuda yang ia kenal waktu dalam bus karunia bakti.


"Anakku mau nitip beli apa.?" Ibu mau ke Alfa mart dulu mau membeli minuman dan beberapa cemilan." Kata Bu Dewi.


"Titip Rokok Sampoerna mild sama minuman dingin saja.!! Jawab Awan.


"Siap.!! Kalau Pak Arianto.?" Tanya Bu Dewi.


"Sama Bu Dewi, kaya Nak Awan." Ucapnya.


"Ok. Lalu Bu Dewi pun keluar dari mobil nya. Dan langsung menuju Alfa Mart. Sementara Awan langsung menelepon seseorang yang mungkin sudah sampai di lokasi nya, karna tadi pagi dia mengabarkan akan berangkat pukul 9 pagi.


*************


Sementara di jalan utama Ciranjang menuju Bandung tepatnya jalan labuan Cianjur. Motor Honda Beat cw sedang melajukan kendaraannya dengan sangat cepat. Seorang pemuda yang memakai helm putih kini mata nya pokus kedepan dan dua tangannya pokus pada dua stang motor matic tersebut.


Perjalanan dari kota Cisarua Bogor menuju Raja Mandala kurang lebih dua jam tiga puluh menit ia tempuh dengan mengendarai motor di atas 60 km perjam.


Beberapa kali suara panggilan telepon bergetar dan terdengar di saku nya ia hiraukan terlebih dahulu sampai Ia tiba tepat di lokasi yang dia tuju.


Tidak lama kemudian tepat di salah satu supermarket di kota Rajamandala. Motor Beat cw pun berhenti di samping mobil Pajero sports berwarna putih tersebut.

__ADS_1


!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.


Bersambung.


__ADS_2