Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Pembagian Kerangka Kerja Anugerah Awan Sentosa


__ADS_3

Ruangan rapat di kantor pusat Anugrah Awan Sentosa mendadak hening ketika seorang pemuda mengenakan jas hitam dan kaca mata hitam memasuki ruangan dengan wajah kusut dan terlihat kecapaian.


Bagaimana tidak kecapean hari ini, karna dari kemarin kurang nya istrahat dan banyaknya aktivitas yang di kerjakan oleh pemuda berusia 16 tahun yang baru satu bulan itu.


Malam itu yang melakukan perjalanan jauh menuju pondok pesantren Darul hikmah setelah selesai dengan maksud dan tujuan nya langsung menuju kawasan puncak Bogor menemui Abah Aden Haruman yang hanya tidur beberapa jam saja. Setelah selesai dengan urusannya dengan Abah Aden Haruman. Awan pemuda itu namanya langsung kembali menuju rumahnya untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang pelajar sekolah menengah atas.


Setelah pulang dari sekolah bukan beristirahat, tetapi Ia harus menjemput murid murid dari pondok pesantren Darul hikmah yang akan menjadi pengawal bayangan dirinya karna akan menjaga misi yang sangat besar, menjaga keselamatan seorang istri dan anak dari perusahaan terbesar di negaranya dan menjadi orang terkaya di dunia nomor dua puluh itu.


Kini seorang pemuda bernama Muhammad Awan Pratama sudah berada di ruangan rapat bersama seorang gadis berhidung mancung dan bibir tipis serta mata yang begitu bening memancarkan aura kecantikan nya itu.


Semua yang hadir di ruangan itu saat ini berdiri menyambut kedatangan pemuda berusia 16 tahun itu.


Pemuda yang baru tiba itu kini berjalan kearah kursi yang sedikit lebih tinggi dari yang lainnya. Dia berdiri sejenak sambil memperhatikan kesekeliling nya dan mulai mengatur letak alat pengeras suara nya agar lebih dekat dan mulai berucap.


"Selamat malam semua yang ada di sini. Yang saya hormati. Ibu Dewi selaku direktur perusahaan Anugrah Awan Sentosa, Bapak Kohar, Bapak, Arianto, Hendra dan Hendri, Iyus Saputra, Asep Sunandar Tuan Tang Tang Dor serta staf dan direksi Tang Tang Group dan yang lainnya tanpa bisa saya sebutkan satu persatu.

__ADS_1


"Sebelum saya memulai rapat kali ini, terlebih dahulu saya memohon maap karena telah membuat kalian semua menunggu terlalu lama. Ada beberapa hal yang tidak bisa saya jelaskan di sini.


Baiklah..., Untuk mempersingkat waktu, saya ingin membentang kan beberapa kerangka kerja yang akan kita jalankan di mulai setelah mendapatkan persetujuan dari semua hadirin yang berada dalam rapat ini.


Poin pertama dalam rapat kita kali ini. Adalah membentang kan masalah masalah penting dari dua bulan terakhir semenjak perusahaan Anugrah Awan Sentosa berdiri.


Dewasa ini semua tahu bahwa Anugrah Awan Sentosa telah melebarkan sayapnya ke berbagai pasar pasar yang ada di kawasan propinsi Jawa barat dan beberapa kesepakatan kerjasama dengan perusahaan perusahaan pengsuvlai makanan dan bahan bahan pokok lainnya dan dukungan penuh dari perusahaan Tang Tang Group dengan kucuran dana yang cukup pantastis di perusahaan yang baru dua bulan ini beroperasi.


Untuk bagian supermarket yang baru berdiri hanya ada lima supermarket yang itu juga berdirinya baru di lokasi kota kita, belum merancah ke kota kota lainnya, menurutku itu sangat luar biasa dalam kurun waktu yang singkat itu sudah memenuhi beberapa supermarket yang lumayan terbilang mewah di kota kita. Ini semua berkat kerja keras Ibu Dewi dan Bapak Kohar.


Untuk lokasi supermarket di kota kota lain. Saat ini kita telah banyak menerima permintaan bahwa setelah setiap bangunan supermarket telah di bangun dan siap di operasikan. Para pengusaha garmen dan elektronik serta furniture meminta kerjasama dengan perusahaan Anugrah Awan Sentosa dengan jangka waktu yang lumayan panjang dan dana yang siap di kucurkan kepada perusahaan kita dan ini adalah perkembangan yang bagus untuk sebuah perusahaan yang masih seumur jagung seperti Anugrah Awan Sentosa. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Dewi dan Bapak Kohar.


"Harap Tenang.!!


"Kesuksesan yang kita capai ini memang sangat membanggakan. Namun bukan tanpa pengorbanan. Kesuksesan ini terjadi berkat kerjasama dari berbagai pihak. Aku Muhammad Awan Pratama tidak akan berkompromi bila ada penghianatan dan kecurangan baik dalam internal perusahaan atau pun di luar perusahaan.

__ADS_1


"Ok. Baik. Itu adalah pengembangan yang di alami perusahaan. Kini mari kita bahas tentang keamanan di perusahaan. Kita telah tahu bahwa beberapa bangunan supermarket yang sedang di bangun tersiar kabar tanpa ada pengamanan sama sekali karna banyak nya yang sedang kita bangun.


"Kini dengan banyaknya proyek yang kita miliki di lokasi yang berbeda. Membuat pokus kita akan terpecah dan aku tidak ingin pesaing kita memanfaatkan peluang ini untuk bermain curang dengan cara mengganggu kemajuan kerja kerja di lokasi yang akan di jadikan supermarket.


Dengan ini aku ingin bertanya dan membagi bagi tugas kepada kalian semua yang hadir di sini untuk bertanggung jawab terhadap kemajuan pembangunan supermarket yang ada di kota kota lain dan bertanggung jawab terhadap proyek yang kalian tangani setelah pembagian penempatan ini selesai di diskusikan.


"Baik untuk di kota ini dan kota Sukabumi. Aku serahkan kepada Bu Dewi sebagai Direktur perusahaan. Ini mencakup pada beberapa kios yang ada di pasar induk dan pasar kecamatan, serta supermarket supermarket yang sudah beroperasi dan yang masih dalam tahap pembangunan..!


Untuk Hendra dan Hendri, aku akan memberikan tugas khusus kepada kalian berdua, untuk memantau dan menyelesaikan proyek proyek yang ada di kota Bandung Barat. Purwakarta dan Bandung Kota. Apakah anda mampu melakukannya.? Ini karena Asep Sunandar akan ada pekerjaan terlebih dahulu dengan saya sampai pekerjaan pun selesai.


"Kami berdua siap mengemban tugas dari anda Bos Besar. Kata Hendra dan Hendri bersamaan.


"Baik. Saat ini Iyus Saputra yang menjabat sebagai Manager umum untuk wilayah Bogor akan saya kasih tugas tambahan sebagai Manager pemasaran untuk wilayah Depok Bekasi Karawang, untuk segera menyelesaikan beberapa bangunan dan kios kios di pasar untuk segera beroperasi dengan di bantu oleh Opan. Ini karena di daerah Bogor kota dan kabupaten Bogor hampir 80 % Sudah siap beroperasi, maka dengan itu anda berdua bersama beberapa pegawai yang sudah siap di kerjakan di wilayah yang tadi saya sebutkan harus lebih giat lagi mengejar ketinggalan bangunan bangunan yang ada di kota kota lainnya.


"Untuk Bapak Kohar sendiri. Sisa nya saya serahkan kepada anda, yaitu Cirebon. Tasik, Garut, Sumedang, dan Subang serta Majalengka dengan di bantu Bapak Arianto selaku Advokad hukum perusahaan Anugrah Awan Sentosa dan beberapa para pegawai yang sudah ahli dalam bidangnya. Apakah ada bantahan.? Tanya Awan sambil menatap kearah mereka berdua.

__ADS_1


"Ikut Apa kata Bos besar saja." Kata Arianto dan Pak Kohar secara bersamaan.


Bersambung.


__ADS_2