Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Kejujuran Firmansyah


__ADS_3

"Ting........ Tong..........!!


"Ting........ Tong..........!!


Suara bunyi bel pintu hotel terdengar oleh seorang pemuda yang sedang sibuk dengan smartphone nya sambil membaringkan tubuhnya di atas sopa empuk.


"Ting.......... Tong.........!! Tong........... Ting............!!


Bunyi pun terdengar kembali, pemuda itu pun bangkit langsung berjalan untuk membukakan pintu kamar hotel 303 yang Ia pesan malam Minggu ini.


"Massss. Gaantenggggg......... !! Ketika pintu hotel terbuka suara mirip perempuan yang sengaja di paksakan karena sejatinya mereka berdua adalah lelaki tulen, terlihat dari postur tubuh dan mukanya.


"Masuk.!!


Pemuda yang membukakan pintu itu menyuruh mereka berdua untuk masuk di ikuti oleh seorang gadis yang tadi mereka bawa untuk di permak penampilan nya.


Sekilas pemuda itu terpesona dengan gadis yang tadi pertama lihat penampilan kampungan dan lusuh serta dekil, tetapi setelah di permak menggunakan ketok magic oleh dua manusia jadi jadian, kini gadis itu seperti bidadari yang turun dari kahyangan.


Terpesona.......... Yaa........ Firmansyah tergiur dan terpesona dengan seluruh yang ada dalam tubuh gadis itu. Tapi hanya sebuah imej atau pun sebuah kata gengsi dan punya kedudukan tinggi dari gadis dan kedua manusia itu, hingga Ia mengacuhkan dan terlihat cuek serta dingin kepada gadis yang ingin menjual kegadisannya.


Setelah gadis itu dan mereka berdua berada di dalam hotel tepatnya di ruangan tengah, salah satu dari mereka berdua yang bekerja menjadi tukang permak gadis gadis yang ingin menjadi lebih cantik itu pun berkata.


"Masss............. Bagaimana hasilnya. Pekerjaan kita berdua.?" Tanya salah satu dari mereka berdua manja.


"Hmmmmmmmm.!! Lumayan.!!


"Sial.!! Hanya lumayan." Batin mereka berdua mengumpat pedas, kalau bukan di hadapannya punya sosialisasi yang tinggi sudah saya maki maki.!!


Firmansyah lalu mengeluarkan ponselnya dari saku celananya. Ia pun langsung membuka M - Banking BCA dan mengklik angka dalam mode transfer.

__ADS_1


"Saya sudah puas dan melihat hasil nya, lumayan. Kalian berdua sudah boleh pergi cek saja di rekening sudah saya transfer uang nya kerja kalian." Kata pemuda itu dengan tatapan dingin.


"Baik. Mas ganteng......!! Silahkan bersenang senang malam ini....... Bila ada order dan pekerjaan lagi jangan lupa untuk mengontrak kita berdua." Kata satu dari mereka berdua terlihat senang dan senyuman sumringah di wajahnya.


Pemuda itu hanya mengangguk tatapannya menatap kearah gadis yang di hadapannya, lalu mengibaskan tangannya, tanda menyuruh untuk segera pergi kepada dua manusia tersebut.


*************


..................... Siapa nama mu.?" Tanya pemuda itu membuka percakapan setelah dua orang yang telah mendandani gadis itu pergi keluar dari kamar hotel.


"Lisa.............." Jawab nya pelan wajahnya tertunduk tak berani menatap kepada pemuda itu.


"Apakah kau sudah siap.?" Tanya Firmansyah.


Lisa tak menjawab diam dan bergeming tapi kepalanya mengangguk.


Dengan memberanikan diri dan bermodal kan nekat serta keyakinan dirinya, walaupun jalan yang Ia tempuh salah dan dosa besar tapi dengan niat berbakti kepada kedua orang tuanya, mungkin Tuhan juga akan memaklumi apa yang akan di lakukan oleh gadis itu.


Lisa pun langsung bangkit dari duduknya dan membuka seluruh pakaian yang menempel pada tubuhnya hingga Ia kini bertelanjang bulat di hadapan pemuda yang akan memangsa nya malam ini.


"Hmmmmmmmmm''.!! Apakah kau sudah benar benar yakin tentang malam ini yang akan kau lakukan kepada ku.!! Apakah kau tidak akan menyesal.?" Tanya Firmansyah menghilangkan keterkejutan nya, ketika gadis itu dengan beraninya membuka seluruh pakaiannya.


"Iya.......... Balas nya singkat.!!


"Ayo ikut aku kita ke kamar." Ajak Firmansyah dengan suara tertahan berat dan serak menahan gejolak birahi yang datang secara tiba tiba saat melihat keindahan dan kemolekan tubuh gadis yang terpaut lima tahun darinya.


***********************


Malam ini pengalaman pertamaku di sebuah kamar dengan seorang wanita. Kalau boleh jujur aku belum pernah sama sekali berduaan dengan wanita, atau pun seperti layaknya seorang lelaki mengenal kata cinta.

__ADS_1


Hidupku dari kecil sudah di ajarkan bagaimana cara nya puncak kekuasaan menjadi milikku. Jadi tidak ada sama sekali dalam kamus dan pikiran ku mengenal dengan mahluk yang bernama wanita." Kata Firmansyah. Ia menatap lekat tubuh Lisa dengan tatapan tajam.


"Apakah kau percaya dengan kata yang barusan saya ucapkan.?" Tanya Firmansyah, kini pemuda itu mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang ia pakai.


"Entahlah........... Aku tidak bisa menjawab nya.!!


"Kenapa.? Apakah aku terlihat bajingan di mata mu.?" Tanya Firmansyah.


"Bukan begitu.!! Aku tak menyangka saja.!! Gadis itu berjalan kearah pemuda itu membantu melepaskan kancing kancing yang melekat dalam pakaian pemuda tampan menurut versi gadis bernama Lisa.


Ketika tangan gadis itu mulai menyentuh bagian kancing paling akhir, Firmansyah lalu memegang kedua tangan gadis itu dan berkata.'


"Jelaskan kepada ku, apa yang tidak menyangka bagi dirimu.!! Firmansyah menatap lekat wajahnya, Ia mulai menadahkan kepalanya bergerak ke depan, Lisa terpenjam matanya menerima sebuah ciuman lembut dari pemuda itu, yang sama sama kaku dan tak bergerak.


Karna keduanya tidak ada pergerakan sama sekali dari kedua bibir yang sudah menempel. Gadis itu pun langsung melepaskan nya.


"Aku kira aku akan menjual mahkota ku kepada seorang lelaki yang sudah berumur dan main seruduk saja dan bajingan.'' Lirih manja gadis itu ke telinga pemuda itu.


"Hahahaha........... Hahahaha.......... Bukan aku sama aja bajingan." Tawa lepas Firmansyah, hingga Lisa memasang wajah cemberut dan langsung membalikkan badannya.


"Hmmmmmmmm. Pemuda itu langsung memeluk gadis itu yang tengah membelakangi nya. Ia sudah tak kuat Ia sudah tak tahan, pusaka nya menjulang tinggi dan berasa berdenyut denyut ingin memuntahkan lava panas dari dalam pusaka warisan tersebut.


Walaupun ini pengalaman pertama nya bagi seorang Firmansyah Ferdiansyah putra sulung dari Agus Ferdiansyah melakukan hubungan badan dengan lawan jenisnya, tapi Ia tidak bodoh, Ia juga pernah sekolah dan kuliah, tahu titik mana saja yang bisa merangsang wanita yang ada dalam pelukannya.


Kini tangan dari pemuda itu mulai merangkak menyusuri setiap inci demi inci kulit mulus gadis itu, dengan penuh perasaan, sentuhan sentuhan yang di berikan oleh pemuda itu mampu membuat gadis itu melenguh manja.


"Ahk.....................!! Suara nya merdu terdengar oleh pemuda itu, Hingga Ia mulai melancarkan serangan serangan melalui mulut nya, dari arah belakang menuju tengkuk lehernya, Yang membuat gadis itu bagaikan cacing kepanasan berkelojotan dalam permainan yang di lakukan oleh pemuda tampan tersebut.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2